Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HISTOGAME NUSANTARA: GAMIFIKASI PEMBELAJARAN IPS BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK SISWA SMPN 7 MAPPAKASUNGGU Ulul Azmi Mustari; Hasni Hasni; Sagita Ramadhana; Asmaul Husnah Amiruddin; Muh Irshan Sachrir
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.83927

Abstract

Di era digital, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) khususnya materi sejarah sering kali dianggap membosankan dan terlalu berfokus pada hafalan, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi dan literasi digital siswa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan model "HistoGame Nusantara", sebuah inovasi pembelajaran berbasis gamifikasi yang mengintegrasikan kearifan lokal Nusantara ke dalam mekanik permainan digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis situasi, workshop pelatihan bagi guru dan siswa, pendampingan implementasi, serta evaluasi hasil. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan HistoGame Nusantara memberikan dampak positif yang signifikan dan holistik. Secara kognitif, terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam memahami dan menganalisis peristiwa sejarah melalui mekanisme penyelesaian misi dan investigasi digital. Secara afektif, integrasi narasi budaya lokal berhasil memperkuat identitas nasional dan minat belajar siswa. Selain itu, program ini berhasil mentransformasi kompetensi pedagogik guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai fasilitas utama pembelajaran. Secara keseluruhan, sinergi antara teknologi digital, mekanisme gamifikasi, dan konten kearifan lokal terbukti mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif, interaktif, dan relevan untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.
Pengaruh Persepsi Mahasiswa tentang Pendidikan Berbasis Nilai terhadap Sensitivitas Sosial Asmaul Husnah Amiruddin; Hasni Hasni; Nurazizah Rahmi; Sagita Ramadhana; Ulul Azmi Mustari
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 16 No. 1 (2026): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol16No1.pp21-30

Abstract

This study aims to analyze the perceptions of students in the Social Studies Education Study Program at Makassar State University toward value-based learning, the level of students’ social sensitivity, and the relationship between these two variables. This research employed a quantitative approach with a correlational design. Data were collected through a closed-ended questionnaire distributed to 165 Social Studies Education students at Universitas Negeri Makassar and were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques assisted by IBM SPSS. The results indicate that students’ perceptions of value-based learning fall within the moderate to high category, with a predominance of the moderate category, suggesting that value-based learning has been implemented and reasonably well received, although not yet optimal. Students’ social sensitivity is in the moderate category, particularly in the indicators of critical awareness, social concern, and sensitivity to the social environment. Furthermore, the analysis reveals a very strong and significant relationship between students’ perceptions of value-based learning and their social sensitivity. These findings conclude that value-based learning plays a strategic role in enhancing students’ social sensitivity; therefore, it needs to be developed in a more integrated, reflective, and contextual manner in Social Studies learning at the higher education level.