Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Joule (Journal of Electrical Engineering)

Studi Karakteristik Hubung Singkat Simetris Berbasis Hybrid Generator Energi Terbarukan dan Termal Fatmawati Azis; Akbar Naro Parawangsa; Sulistyaningsih Nur Fitri
Joule (Journal of Electrical Engineering) Vol 3, No 1: Februari 2022
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.7 KB) | DOI: 10.1234/joule.v3i1.242

Abstract

Sumber energi listrik saat ini tidak hanya di suplai dari energi fosil,, namun juga disuplai dari energi terbarukan. Mulai dari energi air, matahari, angin, panas bumi, dan bio massa baik yang stand-alone maupun on-grid. Sistem on-grid yang saling terinterkoneksi satu sama lain seringkali mengalami kendala dalam hal gangguan baik dari internal maupun eksternal. Gangguan pada sistem kelistrikan telah banyak dikaji pada beberapa penelitian sebelumnya. Gangguan tersebut berupa hubung singkat tiga fasa seimbang, dan gangguan tiga fasa tidak seimbang. Penelitian ini dilakukan pada sistem9 bus IEEE. Fokus penelitian pada perubahan-perubahan parameter saat terjadi hubung singkat seimbang dengan mempertimbangkan hibrid pembangkit. Sistem hibridnya memperalelkan 3 jenis generator yang berbeda yaitu termal, air dan angin. Hasil penelitian ini memperlihatkan Sk” tertinggi berada pada bus 1 1496,1 MVA dengan Sb 1207,11 MVA,sementara yang terendah berada pada bus 6 yaitu 547,97 MVA dengan Sb 547,97 MVA. Parameter arus setiap bus dengan Ik, Ik”, Ith, Ib tertinggi masing-masing 52,35 kA, 52.35 kA, 53.57 kA, 42.24 kA, dan terendah berada pada bus 6  masing- masing  1.38 kA, 1.38 kA, 1.39 kA, 1.38 kA.  Kesimpulannya, daya kompleks ketika terjadi gangguan tertinggi berada pada bus 1 dan terendah berada pada bus 6. Begitu pula arus gangguan yang terjadi pada sistem 9 bus IEEE ini, tertinggi berada pada bus 1 dan terendah berada pada bus 6.
Rancang Bangun Pemanas Bearing Dengan Metode Induksi Untuk Pemasangan Bearing Akbar Naro Parawangsa; Nanang Roni Wibowo
Joule (Journal of Electrical Engineering) Vol 2, No 2: Agustus 2021
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.134 KB) | DOI: 10.1234/joule.v2i2.198

Abstract

Bearing adalah bagian dari elemen mesin yang terbuat dari logam yang berfungsi untuk mengurangi gesekan antara poros dan rumahnya atau sebaliknya yang salah satunya berputar. Produsen bearing dari Swedia, menunjukan bahwa kasus kerusakan awal bearing yang disebabkan oleh pemasangan bearing secara sederhana (dengan cara dipukul tanpa menggunakan alat Special service tools) menyumbang 16 % dari total kerusakan pada bearing. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan awal  pada saat pemasangan bearing terhadap  poros dengan menggunakan metode pemanasan induksi pada in ner ring bearing. Selain itu, pemanasan bearing dilakukan pada suhu 90 - 110℃ dengan menggunakan pengendali sistem kontrol Arduino nano. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pemasangan bearing teerhadap poros dengan cara induksi dan juga untuk menambah kelengkapan media praktikum bearing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan alat ini bearing NF 211 dengan suhu 90°C dapat memuaikan inner ring sebesar 0.01 mm, suhu 100°C  sebesar ,110°C sebesar , bearing 7213 dengan suhu 90°C dapat memuaikan inner ring sebesar  0.04 mm, suhu 100°C sebesar  0.05 mm, suhu 110°C sebesar 0.97 mm, dan bearing  6015 dengan suhu 90°C  dapat memuaikan inner ring sebesar 0.06 mm, suhu 100°C sebesar  0.16 mm, suhu 110°C sebesar 0.18 mm. Pada saat di panasi secara merata dan suhunya terkontrol dengan baik, sehingga efisien pada saat pemasangan bearing terhadap poros dan mengurangi kerusakan awal pada saat pemasangan bearing.