Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERANCANGAN ULANG INTERIOR COWORKING CO&CO HUB BANDUNG DENGAN PENDEKATAN PERILAKU Fakhriyah, Asmahan; Liritantri, Widyanesti; Palupi, Fajarsani Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coworking space adalah ruang terbuka (public area) yang digunakan oleh pekerja dengan gaya kolaboratif/modern. Seiring berjalannya waktu, tren transformasi cara bekerja, teknologi, dan budaya pada suatu daerah meningkatkan kebutuhan manusia akan tempat kerja atau workspace dengan tumbuhnya bisnis startup. Dengan meningkatnya pertumbuhan bisnis ini, maka diperlukannya fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhannya, salah satunya adalah coworking space. Tujuan dari perancangan coworking space ini adalah untuk menciptakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan standar atau prasyarat coworking untuk meningkatkan kenyamanan serta produktivitas demi mendukung kegiatan sosial dan berinteraksi atar pengguna. Untuk mengetahui hal tersebut, metode yang digunakan dalam perancangan ini meliputi wawancara, observasi, studi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Berdasarkan hasil pengolahan data yang ada, ketersediaan fasilitas coworking belum sepenuhnya dapat menunjang kebutuhan para penggunanya khususnya dalam nilai interaksi dan kolaborasi. Untuk itu perancangan ulang perlu dilakukan yang dapat memperhatikan kebutuhan para penggunanya guna menunjang aktivitas yang ada dalam coworking space.Kata kunci: coworking space, workspace, interaksi, kolaborasi
PERANCANGAN BARU CIREBON ARTS AND CULTURE CENTER DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS Utami, Anissa Syavira; Salayanti, Santi; Palupi, Fajarsani Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cirebon Arts and Culture Center dirancang sebagai sebuah pusat seni dan budayayang menggabungkan kekayaan lokal dan keunikan budaya Cirebon. Pendekatan lokalitasmenjadi landasan utama dalam perancangan ini, dengan fokus pada memahami danmenghormati nilai-nilai tradisional serta mempromosikan partisipasi masyarakat dalampengembangan dan pemeliharaan pusat kebudayaan ini. Proses perancangan melibatkanstudi mendalam terhadap seni hingga tradisi lokal Cirebon. Desain bangunanmencerminkan arsitektur khas Cirebon dengan sentuhan modern. Pemilihan material danwarna dilakukan dengan cermat untuk menciptakan kesan harmonis yang sesuai denganestetika lokal. Selain itu, Cirebon Arts and Culture Center akan menjadi pusat kegiatan senidan budaya yang melibatkan masyarakat secara aktif. Program-program pendidikan danpelatihan diadakan untuk melestarikan dan mengembangkan keterampilan tradisionaldengan adanya ruang pameran, studio workshop, hingga auditorium untukmengeksplorasi dan menghargai warisan budaya Cirebon. Partisipasi masyarakat lokaldalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan fasilitas menjadi kunci keberlanjutanproyek ini. Dengan pendekatan lokalitas yang kuat, diharapkan Cirebon Arts and Culture Center tidak hanya menjadi destinasi wisata budaya, tetapi juga menjadi pusat kehidupanbudaya yang mewadahi berbagai ekspresi dan kreativitas masyarakat Cirebon. Kata kunci: Cirebon, pusat seni dan budaya, seni, budaya, lokalitas
Konfigurasi Layout Area Kerja Berdasarkan Preferensi Pengguna (Studi Kasus : Area Kerja Dosen Desain Interior, Universitas Telkom) Palupi, Fajarsani Retno
Waca Cipta Ruang Vol. 10 No. 1 (2024): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v10i1.12277

Abstract

The typical workday lasts between eight and nine hours, with employees spending a significant portion of their time at the office. This makes the office a second home for many, where they spend their productive time. Therefore, it is crucial to ensure that the office space is well-organized and comfortable, as it plays a vital role in supporting the physical comfort of its users. The layout of the office space and the furniture arrangement must be carefully considered to accommodate the various activities that take place within it. This arrangement can be analysed in several ways in order to obtain the most efficient results according to the activities of office work area users. This research was conducted in the workspace of interior design lecturers at Universitas Telkom, with a kasus studi approach, using data collection techniques in the form of direct observation of ongoing activities and data collection of types of cubicle layout arrangements in the work area. The research focuses on three key areas: the arrangement of the work area, the circulation of the work area, and the primary activities that occur in the workspace. The study revealed that each user organises their work area according to their personal needs and comfort, in accordance with the activities that take place in their respective workspaces. Keywords: Layout, working area, cubicle type, efficiency