Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KAJIAN PEDAGANG KAKI LIMA DI TAMAN TEGALEGA, BANDUNG, JAWA BARAT Sudarisman, Irwan
Arsir Vol 1, No 2 (2017): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v1i2.867

Abstract

Fenomena pedagang kaki lima telah ada di Indonesia sejak lama hingga sekarang dan permasalahan-permasalahan yang diakibatkan oleh aktivitasnya masih belum mendapatkan solusi yang tepat. Pemerintah mencoba menerapkan beberapa solusi namun belum mampu menyelesaikan permasalahan dengan baik, ditandai dengan kembalinya pedagang kaki lima ke lokasi awal, tindakan demonstrasi dan anarkis. Taman Tegalega berlokasi di jalan Peta, kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia memiliki arti penting bagi warga kota Bandung. Khususnya bagi warga kota yang tinggal di kawasan bagian Selatan, taman ini memiliki ikatan emosional dan historis yang kuat. Sebagai sebuah ruang publik, Taman Tegalega tidak lepas dari permasalahan kehadiran pedagang kaki lima baik di luar maupun di dalam taman. Taman Tegalega dibangun sejak jaman penjajahan Belanda dan bertahan hingga kini telah beberapa kali mengalami renovasi, selama itu pula pedagang kaki lima beserta segala persoalan yang diakibatkannya tidak terselesaikan bahkan cenderung bertambah kompleks. Berdasarkan kajian terhadap pedagang kaki lima dari waktu ke waktu dapat diambil kesimpulan bahwa pedagang kaki lima telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Taman Tegalega. Masyarakat menjadikan kehadiran pedagang kaki lima selain sebagai sarana memenuhi kebutuhan sehari-hari, juga sebagai sarana berekreasi. Selain itu, pedagang kaki lima memiliki tingkat adaptasi yang tinggi terhadap beragam perubahan yang memaksanya untuk menyesuaikan diri.
CO-WORKING SPACE SEBAGAI SOLUSI KEBUTUHAN RUANG KERJA BERDASARKAN KARAKTERISTIK STARTUP KREATIF Refyanti Dwi Pramedesty; Djoko Murdowo; Irwan Sudarisman; Andreas D. Handoyo
Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Idealog Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/idealog.v3i1.1782

Abstract

Creative startup are currently growing rapidly in Indonesia, as well as in the city of Bandung. The main user characteristics of the creative startup have a unique and space preference that can develop fresh and new ideas. The characteristics of the user will affect the design especially on the character of the design. This paper will analyze the relevance of interior design that can accommodate users with creative startup characteristics and how to present interior design that can stimulate and create creative ideas for users. The research method is qualitative research, by doing field observation and questionnaire dissemination. This paper uses a sample of co-working space users in Bandung, as well as creative startup that stand in 5 dominant sector in Bandung. The results showed the required space of co-working space with preference on interior element.
PATTERN OF SPACE DAN PERILAKU BERMAIN ANAK SEKOLAH SELAMA PENDIDIKAN JARAK JAUH (PJJ) Tita Cardiah; Irwan Sudarisman; Egha Fauzia Natasya; Amelya Rahmadani Putri; Alif Nurrahiim Senawianto; Andiyan Andiyan
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 5, No 3 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2021
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v5i3.799

Abstract

Abstract: Learning activities for school children during the Covid-19 pandemic were carried out using the Distance Learning method. Distance learning indirectly changes children's behavior both while studying and playing. The restriction of activities and play space for school children during Distance Learning method is a change that all children must face, including children living in housing. Pattern of Space and environmental settings, especially the residential environment, have a major influence on children's playing behavior. This study uses a qualitative descriptive method, which is to analyze through comparison of survey data and direct observation from two different residential environment settings. The result of the research is that different spatial patterns will affect children's play behavior patterns during distance learning, children's responses to spatial patterns, structure and character of environmental settings in play activities. The behavior and responses of different children become the design reference and produce basic data about the effect of pattern of greeting on children's playing behavior. Subsequent research on elements of the playroom in the New Normal.Abstrak: Kegiatan pembelajaran anak-anak sekolah pada masa pandemik Covid 19 ini dilaksanakan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).  Pembelajaran Jarak Jauh secara tidak langsung merubah perilaku anak baik saat belajar maupun saat bermain. Pembatasan kegiatan dan ruang bermain anak-anak sekolah selama Pembelajaran Jarak Jauh merupakan suatu perubahan yang harus dihadapi  semua anak-anak termasuk anak-anak yang tinggal di Perumahan. Pattern of Space dan setting lingkungan khususnya lingkungan perumahan berpengaruh besar terhadap perilaku bermain anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu menganalisis melalui komparasi data hasil survey dan observasi langsung dari dua setting lingkungan perumahan yang berbeda. Hasil penelitian adalah pola ruang yang berbeda akan mempengaruhi pola perilaku bermain anak-anak selama pembelajaran jarak jauh, respon anak-anak terhadap pola ruang, struktur dan karakter setting lingkungan dalam kegiatan bermain. Perilaku dan respon anak-anak yang berbeda menjadi acuan desain dan menghasilkan dasar data tentang pengaruh pattern of sapace terhadap perilaku bermain anak.  Penelitian selanjutnya mengenai elemen ruang bermain dimasa New Normal. 
PELATIHAN PENGOLAHAN KEMBALI LIMBAH KERTAS BEKAS Fajarsani Retno Palupi; Irwan Sudarisman; Rizka Rachmawati
PROSIDING: SENI, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT No 1 (2016): Seni, Teknologi, dan Masyarakat #1
Publisher : LP2MP3M, INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah merupakan sebuah permasalahan bersama, tidak hanya yang ada di Indonesia akan tetapi juga menjadi permasalahan global. Limbah kertas banyak ditemui dilingkungan manapun, contoh terkecilnya rumah tinggal, hingga dilingkungan yang lebih luas. Dengan mengolahnyaakan membantu mengurangi timbunan limbah /sampah anorganik yang sekarang ini semakin banyak. Padahal, ketika dialih-fungsikan atau diproses kembali, limbah dapat menjadi barang yang lebih berguna dan bernilai ekonomis. Pelaksana melihat adanya peluang pengolahan limbah kertas dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu limbah rumahan, berupa kertas dari buku, koran, kertas flyer dan lain-lain. Peserta pelatihan diajarkan untuk mengolah limbah kertas dengan menggunakan alat-alat sederhana yang dapat ditemukan di lingkungan rumah atau mudah didapatkan dengan membeli ditoko. Sehingga, potensi yang dimiliki oleh peserta serta bahan mentah yang ada dapat dimanfaatkan dengan optimal.
KAJIAN KENYAMANAN HALTE SATRIA TANGERANG BERDASARKAN KEBUTUHAN PENGGUNA Arifah Putri Salsaqilah; Asventania Putri Rahmawati; Irwan Sudarismani
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Vastukara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/vastukara.v3i2.2730

Abstract

Pada zaman serba maju seperti saat ini, bertambahnya jumlah penduduk dan tingginya mobilitas membuat kebutuhan dan kepemilikan kendaraan bermotor juga ikut meningkat. Hal ini mengakibatkan kemacetan terutama di kota – kota besar seperti kota Tangerang. Untuk dapat meminimalisir kemacetan, masyarakat dapat menggunakan kendaraan umum. Salah satunya adalah penggunaan bus. Bersamaan dengan hal ini, penggunaan Halte juga meningkat. Halte sendiri memiliki fungsi sebagai tempat menunggu datangnya angkutan umum dari berbagai jalur. Pada penelitian ini akan membahas salah satu Halte, yaitu Halte Satria di Tangerang. Pemilihan Halte Satria didasari oleh letaknya yang strategis, karena dekat dengan banyak sekolah, rumah sakit, pasar, alun-alun, dan satu jalur dengan Bandara Soekarno-Hatta. Karena penggunaan nya meningkat, tentunya sebuah halte harus memperhatikan kenyamanan sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kenyamanan halte berdasarkan kebutuhan pengguna. Manfaat penelitian dapat dijadikan referensi dalam merancang sebuah halte yang nyaman dan aman bagi semua pengguna. Metoda penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pencarian data observasi secara langsung ke lokasi, mewawancarai 6 pengguna Halte Satria, dan studi literatur. Hasil penelitian menyebutkan bahwa kenyamanan pengguna bisa tercapai dengan fasilitas duduk dan sirkulasi yang baik.
Bus stop design strategy based on visual comfort level in Bandung City Kania, Nada Elfira Dwi; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Sudarisman, Irwan; Belasunda, Riksa
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur Vol 9 No 2 (2024): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | Mei 2024 ~ Agustus 2024
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/arteks.v9i2.3187

Abstract

High sunlight and poor air quality in the city of Bandung affect the level of visual comfort. In designing bus stops, space is needed that has visual comfort so that the facilities are maintained and can function well. This research was conducted to determine visual comfort as measured using the Daylight Factor (DF) at bus stops in Bandung. The method used is a quantitative experiment using Drajmarsh and Ladybug software. To identify a bus stop design with stable visual comfort, analysis was conducted at various times and places. The results of the study are guidelines for creating publicly accessible spaces, such as bus stops, in Bandung that make utilization of natural light from the sun from morning to night. This light is crucial for visual information, thermal comfort, and building energy efficiency.
Experimentation of BIM and AI software to support Adaptive Learning System in interior design course Ismiranti, Athifa Sri; Sudarisman, Irwan; Rusyda, Hana Faza Surya; Akhmadi, Akhmadi
International Journal of Visual and Performing Arts Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : ASSOCIATION FOR SCIENTIFIC COMPUTING ELECTRICAL AND ENGINEERING (ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/viperarts.v6i2.1538

Abstract

Current undergraduate students, particularly Generation Z, are digital natives who have grown up with digital technology and exhibit unique learning characteristics that necessitate new approaches in higher education. An Adaptive Learning System in education involves leveraging technology to accommodate individual students' unique needs and preferences. This research aims to enhance learning effectiveness and design processes in interior design courses, with the case study Interior Design II course at Telkom University, Indonesia. The course currently offers limited software options for interior layout design, which may hinder students' abilities and preferences. This study compares three software tools—Autodesk AutoCAD, Building Information Modeling (BIM) software Autodesk Revit, and Artificial Intelligence (AI)-based plugin PlanFinder—to determine which is most effective in improving students' understanding and simplifying the design process. The research methodology employs a mixed-method approach, integrating qualitative methods such as literature reviews and Focus Group Discussions (FGDs) with quantitative methods like experimentation workshops and pre-test and post-test questionnaires analyzed using SPSS software. The results demonstrate that Autodesk Revit, a BIM software, notably enhances the design process's effectiveness, particularly within the Interior Design II course context. Consequently, the study recommends the implementation of Adaptive Learning Systems that allow students to select software based on their capabilities and preferences. The three software tools/plugins examined in this study can be considered for integration into interior design courses. Furthermore, future research should seek to broaden the sample size and evaluate additional AI tools in interior design courses for comparative analysis
PATTERN OF SPACE DAN PERILAKU BERMAIN ANAK SEKOLAH SELAMA PENDIDIKAN JARAK JAUH (PJJ) Cardiah, Tita; Sudarisman, Irwan; Natasya, Egha Fauzia; Putri, Amelya Rahmadani; Senawianto, Alif Nurrahiim; Andiyan, Andiyan
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2021
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Learning activities for school children during the Covid-19 pandemic were carried out using the Distance Learning method. Distance learning indirectly changes children's behavior both while studying and playing. The restriction of activities and play space for school children during Distance Learning method is a change that all children must face, including children living in housing. Pattern of Space and environmental settings, especially the residential environment, have a major influence on children's playing behavior. This study uses a qualitative descriptive method, which is to analyze through comparison of survey data and direct observation from two different residential environment settings. The result of the research is that different spatial patterns will affect children's play behavior patterns during distance learning, children's responses to spatial patterns, structure and character of environmental settings in play activities. The behavior and responses of different children become the design reference and produce basic data about the effect of pattern of greeting on children's playing behavior. Subsequent research on elements of the playroom in the New Normal.Abstrak: Kegiatan pembelajaran anak-anak sekolah pada masa pandemik Covid 19 ini dilaksanakan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).  Pembelajaran Jarak Jauh secara tidak langsung merubah perilaku anak baik saat belajar maupun saat bermain. Pembatasan kegiatan dan ruang bermain anak-anak sekolah selama Pembelajaran Jarak Jauh merupakan suatu perubahan yang harus dihadapi  semua anak-anak termasuk anak-anak yang tinggal di Perumahan. Pattern of Space dan setting lingkungan khususnya lingkungan perumahan berpengaruh besar terhadap perilaku bermain anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu menganalisis melalui komparasi data hasil survey dan observasi langsung dari dua setting lingkungan perumahan yang berbeda. Hasil penelitian adalah pola ruang yang berbeda akan mempengaruhi pola perilaku bermain anak-anak selama pembelajaran jarak jauh, respon anak-anak terhadap pola ruang, struktur dan karakter setting lingkungan dalam kegiatan bermain. Perilaku dan respon anak-anak yang berbeda menjadi acuan desain dan menghasilkan dasar data tentang pengaruh pattern of sapace terhadap perilaku bermain anak.  Penelitian selanjutnya mengenai elemen ruang bermain dimasa New Normal. 
PERANCANGAN ULANG DESAIN INTERIOR INSTALASI REHABILITASI NAPZA RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI JAWA BARAT KECAMATAN CISARUA KABUPATEN BANDUNG BARAT DENGAN PENDEKATAN THERAPEUTIC SPACES Putri, Indah Nabiila; Gunawan, Ahmad Nur Sheha; Sudarisman, Irwan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan desain interior yangmendukung proses rehabilitasi pecandu Napza di Instalasi Rehabilitasi Rumah Sakit JiwaProvinsi Jawa Barat. Permasalahan utama adalah bagaimana menciptakan lingkunganyang kondusif untuk mendukung pemulihan residen, mengurangi stigma, danmeningkatkan kenyamanan untuk mempercepat pemulihan residen. Tujuan penelitianadalah merancang interior berbasis pendekatan healing environment therapeutic spacesdan sesuai standar nasional, seperti SNI 8807:2022. Metode yang digunakan meliputiobservasi lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna, wawancara dengan stafmedis untuk memperoleh masukan praktis, studi literatur, dan studi banding fasilitasserupa. Hasil analisis data diterapkan dalam desain yang fokus pada aspek psikologis,material alami, fasilitas distraksi positif dan fasilitas interaksi keluarga. Media yangdihasilkan mencakup tata ruang yang mendukung pembelajaran kelompok (grouptherapy), furnitur anti-ligatur untuk keamanan residen, penggunaan warna alami yangdapat mengurangi kecemasan, serta ruang khusus untuk distraksi positif dan interaksikeluarga. Manfaat desain ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi residen menjalanirehabilitasi, mengurangi risiko kekambuhan, dan mempercepat proses pemulihan. Kata kunci: rehabilitasi, pecandu napza, therapeutic spaces
Perancangan Ulang Interior Madrasah Aliyah Assakinah Di Kota Cimahi Dengan Pendekatan Psikologi Ruang Rizky Wiguna, Gani; Haryotedjo, Tri; Sudarisman, Irwan
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the evolution of the concept of school from informal activities during children's leisure time to a formal institution for teaching and learning. The primary focus is on Madrasah Aliyah (MA) Assakinah, established in 2012, which aims to meet the standards of the Merdeka curriculum. The research identifies challenges in creating an optimal learning environment, particularly concerning existing furniture. Physical discomfort, such as non-ergonomic furniture, inadequate lighting, and unhelpful room layout, may affect students' psychology and learning effectiveness. This study emphasizes the importance of redesigning the interior with a spatial psychology approach to enhance student comfort. Improvements in design elements such as furniture, layout, and lighting are expected to create a more harmonious learning environment that supports the Merdeka curriculum and enhances students' academic performance. Keywords: furniture, madrasah aliyah, psychology