Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kinerja Operasional dan Pemeliharaan WWTP Industri Susu Berdasarkan Parameter Kualitas Effluent dan Manajemen Operasional (Studi Kasus: PT. CC) Tsani, Alya Mutia; Yustiani, Yonik Meilawati
INFOMATEK Vol 27 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v27i2.40838

Abstract

Industri pengolahan susu merupakan salah satu sektor agroindustri yang menghasilkan limbah cair dengan karakteristik beban organik tinggi, terutama berasal dari sisa bahan baku, tumpahan produk, serta aktivitas pencucian peralatan produksi. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah cair tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan perairan dan menurunkan kualitas ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional dan pemeliharaan Wastewater Treatment Plant (WWTP) di PT. CC dalam mengolah limbah cair industri susu agar memenuhi baku mutu lingkungan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung terhadap unit-unit pengolahan WWTP, analisis data hasil pemantauan kualitas air limbah sebelum dan sesudah pengolahan, serta evaluasi sistem pemeliharaan berdasarkan standar operasional perusahaan dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Parameter kualitas air limbah yang dianalisis mencakup pH, Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS), minyak dan lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem WWTP PT. CC telah mampu menurunkan konsentrasi parameter pencemar hingga berada di bawah baku mutu yang ditetapkan, melalui penerapan tahapan pengolahan fisika, kimia, dan biologi yang terintegrasi. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala teknis seperti penyumbatan pada unit screening, penumpukan sludge, serta kendala non-teknis berupa keterbatasan jumlah operator dan belum optimalnya jadwal pembersihan rutin. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa kinerja WWTP PT. CC telah berjalan efektif dalam mengendalikan pencemaran limbah cair industri susu, namun diperlukan peningkatan aspek pemeliharaan dan manajemen operasional untuk menjamin keberlanjutan sistem pengolahan dalam jangka panjang.
Evaluasi Kinerja Operasional dan Strategi Pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Minum Berbasis Kepatuhan Regulasi (Studi Kasus: IPA X) Rezaldie, Wahyu Novian; Yustiani, Yonik Meilawati
INFOMATEK Vol 27 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v27i2.41585

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan manusia, sehingga penyediaannya harus memenuhi aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Instalasi Pengolahan Air (IPA) X merupakan salah satu fasilitas penyedia air minum di daerah perkotaan di Pulau Jawa. Agar instalasi dapat beroperasi secara optimal, diperlukan sistem operasional dan pemeliharaan yang baik serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi sistem operasional dan pemeliharaan IPA X serta menilai kesesuaiannya dengan Permen PUPR Nomor 4 Tahun 2020. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, pengumpulan data primer melalui pengamatan kegiatan operasional dan pemeliharaan unit pengolahan, serta pengumpulan data sekunder berupa dokumen teknis, standar operasional prosedur (SOP), dan hasil pengujian kualitas air. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi eksisting terhadap standar dan regulasi yang berlaku. Hasil studi menunjukkan bahwa secara umum sistem operasional dan pemeliharaan IPA telah berjalan cukup baik dan mampu mendukung proses pengolahan air dari unit intake hingga reservoir. Namun demikian, masih ditemukan beberapa permasalahan teknis dan nonteknis, seperti penumpukan sampah pada intake, kondisi fisik unit yang mulai mengalami penurunan, serta keterbatasan pemeliharaan berkala. Selain itu, terdapat beberapa aspek yang belum sepenuhnya memenuhi ketentuan Permen PUPR Nomor 4 Tahun 2020. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa operasional dan pemeliharaan IPA X telah berjalan cukup optimal, namun masih memerlukan peningkatan terutama pada pemeliharaan preventif dan kepatuhan terhadap regulasi guna menjamin keberlanjutan pelayanan air bersih.
OPERASIONAL BANK SAMPAH UNIT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PERKOTAAN Yonik Meilawati Yustiani
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 2 No. 2 (2019): Environmental
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.014 KB)

Abstract

Bank sampah saat ini telah menjadi salah satu solusi pemerintah untuk menangani sampah di perkotaan. Beberapa bank sampah bahkan telah memiliki cabang untuk memperluas jangkauan pelayanan. Cabang bank sampah tersebut sering disebut sebagai bank sampah unit. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui sistem operasional bank sampah unit dalam membantu pengelolaan sampah perkotaan dan hubungannya dengan bank sampah induk. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah observasi langsung di salah satu kota yang memiliki bank sampah induk serta kajian literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil observasi dan penelaahan diperoleh bahwa ikatan bisnis antara bank sampah induk dan unit tidak rumit. Bank sampah induk memberikan cara dan prosedur transaksi di bank sampah unit beserta harga penukaran sampah. Jenis unit antara lain bank sampah perkantoran, sekolah, dan warga. Walaupun terdapat standar operasi yang ditetapkan oleh bank sampah induk, namun tiap unit memiliki praktek operasional yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing unit, antara lain untuk sistem pemilahan, penyimpanan, penyerahan ke bank sampah induk dan jam operasi.