Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Humanistik Perbantuan Teknologi Interaktif Bagi Guru di Sekolah Dasar Zose Wirawan; Nurfaizah Sahib; Rampeng Rampeng; Fatma Fatma
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4285

Abstract

Dalam era digital, guru sekolah dasar dituntut mampu mengembangkan bahan ajar yang inovatif, humanistik, dan berbasis teknologi interaktif. Namun, masih banyak guru yang menggunakan bahan ajar konvensional serta mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan teknologi. Keunikan penelitian ini terletak pada pengintegrasian pendekatan humanistik dan teknologi interaktif dalam pelatihan pengembangan bahan ajar bagi guru sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengembangkan bahan ajar berbasis humanistik berbantuan teknologi interaktif melalui kegiatan pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental) melalui model one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah guru sekolah dasar yang mengikuti pelatihan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, angket, dan observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat peningkatan kompetensi guru sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai posttest dibandingkan dengan pretest. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar. Pendekatan humanistik yang diterapkan dalam pelatihan mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan guru. Selain itu, penggunaan teknologi interaktif membantu guru dalam memahami materi secara lebih mudah dan aplikatif. Meskipun terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan, pelatihan tetap berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang positif. Dengan demikian, Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji penerapan bahan ajar berbasis humanistik berbantuan teknologi interaktif pada jenjang pendidikan yang berbeda dengan cakupan sampel yang lebih luas guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Interactive Multimedia as Innovation Islamic Religious Education Learning in Increase Understanding Moderation Religious Based on SDGs 4: Quality Education Ahmad Safi'ie Hadi; Sucipto Sucipto; Muhajir Muhajir; Fiena Saadatul Ummah; Abdul Wafi; Fatma Fatma
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 11 No. 2 (2025): Vol. 11 No.2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v11n2.p146-168

Abstract

Educational transformation in the digital era demands existence innovation aligned learning with the goal of Sustainable Development Goals (SDGs) 4, namely education quality. The world of education, including Islamic Religious Education, must adapt with a more learning model contextual, interactive, and collaborative because progress technology 21st century. Research This aim for describe implementation interactive multimedia- based Islamic Education learning in increase understanding moderation religious student as well as analyze the impact to achieving quality education. Research methods use approach qualitative with design studies case. Data collected through interview with teachers, students, and principal school; observation of the learning process, as well as analysis document supporters. Triangulation sources and methods used guard data validity. Research results show that using interactive media in Islamic Education learning improves involvement cognitive, affective, psychomotor, and spiritual aspects of students. Students more believe self-motivated, enthusiastic, and active in conversations and presentations. Visualization of worship through videos, animations, and simulations help people more understand draft religious moderation and internalization principle like tolerance, togetherness, and responsibility answer social.