Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gerakan Inovatif Mahasiswa untuk Menciptakan Lingkungan Kampus yang Lebih Baik Rio Saputra; Seftia Ayuningsih; Rommy Hardyansah; Febrian Dirgantara; Didit Darmawan
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 5 No. 01 (2026): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2721

Abstract

Kegiatan bercocok tanam dan membersihkan area kampus merupakan upaya strategis dalam menumbuhkan kesadaran serta kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa sejak awal perkuliahan. Melalui kegiatan rutin ini, mahasiswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam perawatan tanaman, penataan ruang terbuka hijau, serta pembersihan area kampus. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), yaitu metode yang melibatkan kelompok sasaran sebagai bagian dari proses penelitian. Melalui metode ini, peneliti bekerja sama dengan peserta untuk mengidentifikasi masalah, merencanakan tindakan, melaksanakan solusi, dan mengevaluasi hasil kegiatan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam aksi nyata lingkungan mampu meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Selain memperbaiki kondisi fisik lingkungan kampus, kegiatan ini juga berperan dalam membentuk karakter, tanggung jawab, dan perilaku peduli lingkungan mahasiswa. Dengan demikian, program bercocok tanam dan pembersihan kampus tidak hanya berkontribusi terhadap keindahan dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter serta pembentukan budaya kampus hijau yang berkelanjutan.
KEGIATAN BERSIH-BERSIH LINGKUNGAN KAMPUS DAN PENGELOLAAN SAMPAH DALAM MEMBANGUN KESADARAN KEBERSIHAN MAHASISWA Febrian Dirgantara; Muhammad Putra Alaikassalam; Didit Darmawan; Rafadi Khan Khayru; Alfa Thoyibah
INCIDENTAL : Journal Of Community Service and Empowerment Vol 5 No 1 (2026): INCIDENTAL : Journal of Community Service And Empowerment
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/ijcse.v5i1.2480

Abstract

This Community Service (PkM) activity aimed to enhance students’ awareness of the importance of maintaining campus environmental cleanliness through a collective campus clean-up program. The main issue addressed was the low level of students' concern for campus cleanliness, which negatively affects comfort, health, and the overall quality of the academic environment. The activity employed the Participatory Action Research (PAR) approach, involving students actively in the planning, implementation, reflection, and evaluation stages. Through this participatory approach, students acted not only as participants but also as key stakeholders who identified problems and collaboratively formulated appropriate solutions. The activities included campus clean-up actions, waste collection and sorting, and educational sessions on environmental cleanliness and proper waste management. The results indicated increased awareness, responsibility, environmental concern, and teamwork among students in maintaining campus cleanliness, thereby fostering a clean, healthy, comfortable, and sustainable academic culture.
Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Pelatihan Public Speaking dan Manajemen Diri untuk Meningkatkan Soft Skills Didit Darmawan; Febrian Dirgantara; Mujito Mujito; Arif Rachman Putra; Suwito Suwito; Sunoto Sunoto; Rio Saputra; Rommy Hardyansah; Rafadi Khan Khayru
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan generasi muda melalui pelatihan public speaking dan manajemen diri di Desa Jumputrejo Sukodono Sidoarjo bertujuan untuk meningkatkan soft skills peserta. Pelatihan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) untuk melibatkan generasi muda dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan akan keterampilan komunikasi dan manajemen diri. Pelatihan mencakup teknik dasar public speaking dan manajemen diri yang efektif, serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk praktik berbicara di depan umum dan mengelola emosi. Evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan yang menggembirakan pada kepercayaan diri dan kemampuan organisasi peserta. Meskipun ada kebutuhan untuk latihan secara kontinu, program ini telah sukses memberdayakan generasi muda di desa, membekali mereka dengan soft skills penting yang dapat membuka peluang dalam kehidupan sosial dan profesional.  
Penyuluhan Gaya Hidup Sehat Secara Personal di Kawasan Kota Tua Surabaya untuk Meningkatkan Kesadaran dan Kesehatan Anak Muda Didit Darmawan; Rio Saputra; Adi Herisasono; Novritsar Hasitongan Pakpahan; Sarwo Waskito; Agung Satryo Wibowo; Febrian Dirgantara
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku hidup sehat pada anak muda melalui penyuluhan secara personal di kawasan Kota Tua Surabaya. Permasalahan gaya hidup tidak sehat yang marak ditemukan di kalangan remaja dan dewasa muda mendorong perlunya pendekatan yang lebih langsung, terbuka, dan adaptif terhadap kebutuhan mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan dialogis, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi yang disesuaikan dengan karakteristik sasaran. Edukasi diberikan melalui interaksi personal, pembagian pamlet sembilan tips hidup sehat, serta pemberian produk air minum sebagai stimulan perilaku sehat. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan pemahaman peserta terkait pentingnya gizi, aktivitas fisik, kesehatan mental, serta perilaku hidup sehat lainnya. Evaluasi melalui observasi dan wawancara menunjukkan model pengabdian masyarakat berbasis personal efektif membangun komunikasi dua arah, partisipatif, sekaligus aplikatif terhadap kebutuhan anak muda di ruang publik. Model ini diharapkan dapat diadaptasi dan direplikasi dalam program serupa di komunitas anak muda lainnya.