Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Juridical Analysis of Criminal Liability for Perpetrators of Child Neglect in Indonesia Mujito, Mujito; Suwito, Suwito; Darmawan, Didit; Inama, Inama; Saadi, Nailil Izzati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18330

Abstract

Child neglect is a form of human rights violation that has a serious impact on the growth and development of children, both in terms of physical, psychological, and social aspects. This study aims to analyze the criminal liability of perpetrators of child neglect based on Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection and identify obstacles in law enforcement of this case. The method used in this research is a normative legal approach by analyzing relevant laws and regulations as well as doctrinal studies of applicable legal practices. The results showed that although the regulation has regulated criminal sanctions for perpetrators, in its implementation there are still obstacles in proving the elements of intent and negligence. In addition, the weak supervision system and the low level of reporting from the public cause many cases of child neglect not to receive maximum legal handling. Therefore, stronger efforts are needed in the aspects of supervision, increasing legal awareness, and optimizing coordination between institutions in handling child neglect cases in order to provide more effective protection for children in Indonesia.
Nilai-Nilai Pendidikan dan Kebersamaan dalam Tradisi Perayaan Isra Mikraj di Kecamatan Krian Samsul Arifin; Tri Marfiyanto; Adi Herisasono; Muhammad Zakki; Wakid Efendi; Mujito Mujito; Muhammad Wihdatun Nafiin; Didit Darmawan
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perayaan Isra Mikraj merupakan tradisi keagamaan yang memiliki nilai-nilai pendidikan dan kebersamaan bagi umat Islam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggali dan memperkuat nilai-nilai tersebut melalui rangkaian acara, seperti pengajian, sholawatan, khataman Al-Qur’an, dan pembacaan doa. Dilaksanakan di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, kegiatan ini melibatkan ratusan masyarakat dari berbagai kalangan. Pengajian dan tausiyah menekankan pentingnya keimanan, ketaatan, dan tanggung jawab, dengan merujuk pada perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Kegiatan sholawatan dan khataman Al-Qur’an memperkuat kebersamaan, sementara pembacaan doa menjadi refleksi spiritual untuk memperdalam hubungan dengan Allah SWT. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai pendidikan dalam Isra Mikraj, terutama pentingnya shalat sebagai pondasi akhlak mulia. Partisipasi aktif masyarakat, termasuk generasi muda, berhasil mempererat hubungan sosial dan spiritual. Kegiatan ini tidak hanya menjaga tradisi keagamaan tetapi juga memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan kualitas keimanan dan kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk pelaksanaan perayaan keagamaan yang lebih bermakna dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Pelatihan Public Speaking dan Manajemen Diri untuk Meningkatkan Soft Skills Didit Darmawan; Febrian Dirgantara; Mujito Mujito; Arif Rachman Putra; Suwito Suwito; Sunoto Sunoto; Rio Saputra; Rommy Hardyansah; Rafadi Khan Khayru
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan generasi muda melalui pelatihan public speaking dan manajemen diri di Desa Jumputrejo Sukodono Sidoarjo bertujuan untuk meningkatkan soft skills peserta. Pelatihan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) untuk melibatkan generasi muda dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan akan keterampilan komunikasi dan manajemen diri. Pelatihan mencakup teknik dasar public speaking dan manajemen diri yang efektif, serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk praktik berbicara di depan umum dan mengelola emosi. Evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan yang menggembirakan pada kepercayaan diri dan kemampuan organisasi peserta. Meskipun ada kebutuhan untuk latihan secara kontinu, program ini telah sukses memberdayakan generasi muda di desa, membekali mereka dengan soft skills penting yang dapat membuka peluang dalam kehidupan sosial dan profesional.  
Pengembangan Keterampilan Sosial Melalui Lomba Futsal Remaja di Desa Panjunan Kecamatan Sukodono untuk Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Rio Saputra; Anasro Anasro; Asrori Mahmud; Didit Darmawan; Arif Rachman Putra; Pratolo Saktiawan; Fachruddin Arrozi; Bagus Firmansyah; Samsul Arifin; Mujito Mujito
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan lomba futsal remaja di Desa Panjunan Kecamatan Sukodono diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tujuan dari lomba ini adalah untuk mengasah keterampilan sosial remaja melalui olahraga tim, yang mencakup kerja sama, komunikasi, dan sikap sportif. Dengan melibatkan para remaja, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan sosial mereka, memperkuat rasa kebersamaan, serta mengingatkan pentingnya nilai-nilai kemerdekaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) yang melibatkan kolaborasi dengan karang taruna setempat. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi, kerja sama, dan penyelesaian konflik di antara peserta. Selain itu, lomba ini juga berhasil menciptakan hubungan sosial yang lebih baik antar remaja dan memberikan alternatif positif untuk menghabiskan waktu luang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan keterampilan sosial remaja di desa-desa lain.
Penguatan Nilai Keislaman dan Sosial Melalui Program Qotmil Qur’an di Balai Rehabilitasi Sosial PMKS Sidoarjo Masfufah Masfufah; Fayola Issalillah; Mujito Mujito; Suwito Suwito; Rahayu Mardikaningsih; Didit Darmawan; Arif Rachman Putra
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat Qotmil Qur’an Universitas Sunan Giri Surabaya di Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PRS PMKS) Sidoarjo bertujuan memperkuat aspek spiritual, sosial, dan psikologis penghuni balai melalui pembinaan keagamaan yang partisipatif dan humanis. Program ini menerapkan metode partisipatif dan kualitatif dengan melibatkan civitas akademika, staf, penghuni, serta mitra sosial secara aktif dalam pembacaan Al-Qur’an bersama, doa, tausiyah, dan dialog interaktif. Hasilnya menunjukkan adanya perubahan positif berupa peningkatan motivasi spiritual, kepercayaan diri, dan rasa kebersamaan di antara peserta. Selain memberikan manfaat bagi penghuni balai, kegiatan ini juga menjadi wadah aktualisasi diri serta pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dan dosen. Kolaborasi berkelanjutan antara UNSURI dan mitra eksternal membuktikan efektivitas sinergi dalam pemberdayaan kelompok rentan, sehingga program ini layak direplikasi di lembaga sosial sejenis untuk mendukung pembangunan karakter dan kesejahteraan spiritual masyarakat secara berkelanjutan.
Peningkatan Literasi dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat Melalui Penyuluhan dan Pendampingan Berbasis Komunitas Suwito Suwito; Mujito Mujito; Pratolo Saktiawan; Rafadi Khan Khayru; Agung Satryo Wibowo; Mohamad Farid; Rommy Hardyansah; Dharma Setiawan Negara
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat menghadapi berbagai tantangan di tingkat masyarakat akar rumput, terutama terkait rendahnya literasi dan ketidaktepatan distribusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat Kecamatan Mojoagung terkait zakat melalui pendekatan penyuluhan dan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, simulasi penghitungan zakat, serta pembentukan kader zakat di tingkat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman masyarakat mengenai jenis, hukum, serta mekanisme distribusi zakat. Selain itu, tumbuh partisipasi aktif yang terwujud dalam pembentukan forum edukasi dan kolaborasi antara masyarakat, tokoh agama, serta lembaga pengelola zakat. Tantangan yang diidentifikasi meliputi keterbatasan akses literasi, tradisi yang belum sepenuhnya sesuai syariat, serta fragmentasi koordinasi lembaga pengelola zakat. Program pendampingan berkelanjutan menjadi faktor penting untuk mengatasi permasalahan tersebut dan memastikan keberlanjutan edukasi zakat melalui pelibatan kader lokal dan penggunaan media informasi yang mudah dijangkau masyarakat. Kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi zakat secara sistematis, sinergi lintas sektor, dan integrasi teknologi dalam optimalisasi pengelolaan zakat berbasis komunitas demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan
Edukasi Green Campus Sebagai Strategi Institusi Dalam Menjaga Lingkungan Kampus Suwito Suwito; Ahmad Fadil Zarkasyi; Mujito Mujito; Elly Christanty; Sulani Sulani
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.15191

Abstract

Kampus ini berfungsi sebagai landasan strategis bagi lembaga pendidikan tinggi dalam upaya melestarikan dan menjaga lingkungan kampus secara berkelanjutan. Konsep Kampus Hijau tidak hanya berfokus pada pengembangan fisik yang ramah lingkungan, tetapi juga melibatkan pendidikan lingkungan. Program ini menerapkan metode Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD), yang menekankan eksplorasi potensi individu, kelompok, dan lingkungan sekitar di Universitas Sunan Giri Surabaya. Program ini juga mendorong kemandirian mahasiswa dalam menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan menjadi teladan bagi masyarakat. Kegiatan Kampus Hijau dilaksanakan pada pagi hari, di mana seluruh mahasiswa penerima beasiswa semester pertama berkumpul di depan gedung baru untuk mendengarkan instruksi dari dosen sebelum memulai program. Kegiatan ini memotivasi dan melatih mahasiswa untuk menjadi lebih mandiri dalam berbagai aspek, dengan tujuan menciptakan kampus yang bersih dan nyaman. Kampus yang bersih dan nyaman mendukung proses pembelajaran yang lebih baik. Sebagai hasil dari kegiatan ini, kampus menjadi lebih bersih, dan mahasiswa mengembangkan kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan menerapkan kegiatan pembersihan rutin di sekitar kampus, mahasiswa menjadi lebih sadar akan kebutuhan untuk merawat lingkungan sekitar, terutama lingkungan kampus. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan ini diadakan sekali seminggu untuk terus menjaga kebersihan dan kenyamanan kampus.  
Peran Kerja Bakti Kolaboratif Mahasiswa dan Masyarakat dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Peduli Lingkungan di Sekitar Kampus A Afif Amrullah; Khabib Maulana; Mujito Mujito; Sirojuddin Abror; Muhammad Yusron El-Yunusi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2591

Abstract

Synergy and mutual cooperation (gotong royong) between students and the community are important factors in maintaining environmental quality around the university site. This article discusses community service involving collaboration between students and the surrounding community to increase awareness and participation in maintaining environmental cleanliness, particularly in addressing waste accumulation and river blockages caused by water hyacinth. This activity is a PAR-based community service (PAR), which positions students and the community as subjects of social change through planning and concrete action stages. The results of this community service show significant changes in physical and social indicators, namely: (1) the restoration of smooth river drainage flow after removing water hyacinth sedimentation; (2) the creation of roadside areas that are clean from wild garbage and vines; and (3) increasing active participation of residents in flood risk mitigation through a culture of mutual cooperation. The main conclusion is that community service with participatory methods is effective not only for physical cleanliness, but also as a means of knowledge transfer and the formation of sustainable environmental care characters.ABSTRAKSinergi dan kerja sama timbal balik (gotong royong) antara mahasiswa dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar kampus. Artikel ini membahas pengabdian masyarakat yang melibatkan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam mengatasi penumpukan sampah dan penyumbatan sungai akibat eceng gondok. Kegiatan ini adalah pengabdian masyarakat berbasis PAR (participatory action research), yang menempatkan mahasiswa dan masyarakat sebagai subjek perubahan sosial melalui tahapan perencanaan dan aksi konkret. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan perubahan signifikan pada indikator fisik dan sosial, yakni: (1) pulihnya kelancaran aliran drainase sungai setelah pengangkatan sedimentasi eceng gondok; (2) terciptanya kawasan bahu jalan yang bersih dari sampah liar dan tanaman rambat; serta (3) meningkatnya partisipasi aktif warga dalam mitigasi risiko banjir melalui budaya gotong royong. Kesimpulan utamanya adalah pengabdian masyarakat dengan metode partisipatif efektif tidak hanya untuk kebersihan fisik, tetapi juga sebagai sarana transfer pengetahuan dan pembentukan karakter kepedulian lingkungan yang berkelanjutan.
AKSI GOTONG ROYONG GENERASI MUDA UNTUK MENGURANGI GULMA DEMI KELESTARIAN KAMPUS Mujito Mujito; Muhamad Ricky Tirta Jagad Dhita; Suwito Suwito; Sulani Sulani; Jahroni Jahroni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2033

Abstract

The presence of weeds in the campus environment not only reduces aesthetics but also inhibits the growth of main plants through nutrient competition. This program aims to restore the beauty and aesthetics of the campus, as well as foster an environmentally conscious character in the younger generation through this collective action. The method used in this activity is Participatory Action Research (PAR), which involves active participation from students in planning, action, and observation. This technical implementation is carried out through a mutual cooperation mechanism that includes manual weed removal, sweeping, containerization into trash bags, weed waste processing, and weed transportation to the final disposal site. The results of the activity resulted in significant changes in the campus area environment looking neater, cleaner, and more beautiful. And it can be concluded that the participatory approach is effective in campus environmental management, and it is recommended that this action be carried out regularly to realize the vision of a green campus.