Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS RESEPSI PENGGEMAR DI INDONESIA TERHADAP REPRESENTASI QUARTER-LIFE CRISIS DALAM MUSIC VIDEO BOOSEOKSOON “CBZ (PRIME TIME)” Rania Almanda Wahyuningtyas; Fitri Norhabiba
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.78290

Abstract

Penelitian ini menganalisis resepsi penggemar Generasi Z di Indonesia terhadap representasi quarter-life crisis dalam music video “CBZ (Prime Time)” milik BooSeokSoon.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan teori analisis resepsi Stuart Hall yang membagi posisi pemaknaan audiens ke dalam kategori hegemonic-dominant, negotiated, dan oppositional. Informan penelitian berjumlah lima orang penggemar BooSeokSoon yang termasuk dalam rentang usia Generasi Z di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga informan berada pada posisi hegemonic-dominant dengan menerima secara utuh representasi quarter-life crisis yang disampaikan dalam music video, sementara dua informan berada pada posisi negotiated dengan menerima makna utama namun memberikan kritik terhadap aspek estetika dan kedalaman pesan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemaknaan audiens terhadap representasi isu kesehatan mental dalam K-pop dipengaruhi oleh pengalaman personal, latar belakang sosial, serta kedekatan emosional dengan idola.
PENINGKATAN KETERLIBATAN ALUMNI FISIPOL UNESA DALAM PENGISIAN TRACER STUDY Fitri Norhabiba; Sri Murtini; Deby Febrian Eprilianto
Jurnal Pesona Nusantara Vol. 1 No. 2 (2025): Vol.1 No.2 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/peson.v1i2.19

Abstract

Tracer studies are an important tool for universities to evaluate the relevance of their curriculum to the needs of the workforce. Unfortunately, alumni participation in completing tracer studies remains low, resulting in less than representative data. Therefore, efforts are needed to increase alumni engagement to ensure more accurate tracer study results and to improve educational quality. The goal of this activity is to increase alumni awareness and involvement in completing tracer studies and utilize the results for curriculum development and graduate quality improvement. Specific targets include increased alumni participation in completing tracer studies and more accurate tracer study data analysis that can be used for educational development. The method used is the formation of an active alumni community to encourage participation. All study programs consistently show progress in completing tracer studies each quarter. The Communication Studies Study Program held an alumni association formation event to facilitate alumni networking, alumni canvassing, and job vacancy information.
PENDAMPINGAN TRACER STUDY DARING ALUMNI UNTUK PENGUATAN SDGs 4, 8, DAN 17 Deby Febriyan Eprilianto; Raden Roro Nanik Setyowati; Sri Murtini; Pamnudi Handoyo; Hendri Prastiyono; Fitri Norhabiba
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6883

Abstract

Artikel pengabdian kepada masyarakat ini mendeskripsikan pendampingan tracer study terintegrasi secara daring bagi alumni Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara Universitas Negeri Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjawab sebaran domisili alumni yang beragam, rendahnya pengisian tracer study, serta kebutuhan basis data alumni yang lebih terintegrasi untuk mendukung layanan karier dan kolaborasi kelembagaan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi daring, demonstrasi login dan pengisian, pendampingan oleh tim, evaluasi pretest dan posttest, serta fasilitasi tindak lanjut pembentukan forum komunikasi alumni. Evaluasi melibatkan 47 responden alumni. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengisian tracer study dari 1 responden pada pretest menjadi 47 responden pada posttest. Pengetahuan alumni mengenai sistem tracer terintegrasi, manfaat tracer study, dokumen yang perlu disiapkan, dan prosedur pengisian juga meningkat secara nyata. Kegiatan ini berkontribusi pada SDGs 4 melalui penguatan pembelajaran sepanjang hayat berbasis data, SDGs 8 melalui penguatan kesiapan karier alumni, dan SDGs 17 melalui kemitraan program studi, alumni, dan jejaring profesional. Tindak lanjut kegiatan adalah pembentukan Forum IKA Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara Program RPL.
PENGARUH LIVE STREAMING TIKTOK SHOP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEPATU AEROSTREET PADA MAHASISWA SURABAYA Moh Ikhsanus Shobach; Fitri Norhabiba
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81433

Abstract

Perkembangan era digital telah mendorong perusahaan untuk memanfaatkan platform media sosial untuk memasarkan produk mereka, salah satunya melalui strategi live streaming tiktok shop. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live streaming tiktok shop terhadap keputusan pembelian produk sepatu aerostreet pada mahasiswa Surabaya. Teori yang digunakan adalah S-O-R (Stimulus-Organisme-Response). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan paradigma positivisme dan melalui metode survei. Sampel terdiri dari 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk memahami sejauh mana pengaruh live streaming tiktok shop terhadap Keputusan pembelian. Hasil analisis menunjukkan bahwa live streaming tiktok shop memberikan pengaruh sebesar 60,9% dan sisanya 39,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Indikator invorativennes memiliki nilai tertinggi pada variabel live streaming tiktok shop, sedangkan kemantapan pada produk paling dominan pada variabel Keputusan pembelian. Hasil penelitian ini mengimplementasikan bahwa efektivitas live streaming sebagai strategi komunkasi pemasaran perlu terus dioptimalkan melalui penyampaian informasi yang jelas, interkatif dan kredibel, guna meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Sehingga temuan ini dapat memberikan kontibusi berharga bagi pelaku bisnis khususnya brand sepatu aerostreet dalam megembangkan strategi pemasaran digital yang lebih efektif melalui live streaming tiktok shop.
STRATEGI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION PT INDO BISMAR DALAM MEMBANGUN LOYALITAS PELANGGAN PRODUK ELEKTRONIK Sofia Nuzula Fahriza; Fitri Norhabiba
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81852

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan persaingan industri ritel elektronik mendorong perusahaan menerapkan strategi komunikasi pemasaran terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi pemasaran terintegrasi PT Indo Bismar dalam membangun loyalitas pelanggan produk elektronik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menggunakan konsep STP dan komunikasi pemasaran terintegrasi dari Andrews dan Shimp sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Indo Bismar telah menerapkan strategi komunikasi pemasaran terpadu melalui penerapan segmentasi, penentuan sasaran, dan penetapan posisi pasar sebagai dasar penyusunan komunikasi pemasaran. Selain itu, enam unsur komunikasi pemasaran terpadu yang terdiri atas periklanan, promosi penjualan, penjualan personal, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, dan pemasaran digital saling terintegrasi dalam menyampaikan pesan yang konsisten sehingga mampu mendorong terbentuknya loyalitas pelanggan.
Always Checking: Constant Connectivity and Fear of Missing Out among Generation Z Social Media Users Fitri Norhabiba; Hasna Nur Lina; Mutiah
Jogjakarta Communication Conference (JCC) Vol. 4 No. 1 (2026): The 7th Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Publisher : Jogjakarta Communication Conference (JCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social media's rapid proliferation has engendered a pervasive culture of constant connectivity, particularly among Generation Z—digital natives immersed in hyper-connected environments from birth. Although perpetual online presence facilitates instantaneous communication and information access, it simultaneously precipitates psychological distress, including fear of missing out and digital anxiety. This study rigorously examines the causal relationship between constant connectivity and FOMO among Generation Z social media users, addressing a critical gap in understanding the emotional toll of digital nativity. A quantitative survey of 130 university students in Indonesia, was analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling, which robustly delineates structural paths and causal influences among latent constructs. Empirical results unequivocally confirm that constant connectivity exerts a significant positive effect on FOMO, with path coefficients indicating strong predictive power. A substantial majority (more than 70%) of respondents exhibited compulsive notification-checking and persistent online vigilance—emblematic of an entrenched "always-on" digital imperative. Correspondingly, prevalent reports of acute anxiety arising from disconnection or missing peer updates substantiate heightened emotional vulnerability. These findings compellingly demonstrate how unrelenting connectivity pressures amplify FOMO, eroding psychological well-being and distorting social perceptions. From a communication vantage point, this illuminates the transformative—and often maladaptive—role of digital platforms in reshaping Generation Z's behavioral norms and affective responses. By furnishing novel empirical evidence on these dynamics, the study advances digital communication scholarship and urgently advocates evidence-based interventions to foster healthier, more balanced social media engagement. Furthermore, the study provides a strategic framework for developers and policymakers to mitigate the deleterious psychological effects inherent in current platform design architectures. Future research should investigate the long-term cognitive implications of these habitual engagement patterns, particularly regarding degradation of attention span and sleep quality.
ANALISIS ISI POSTINGAN INSTAGRAM @DISBUDPARJATIMPROV nabilla alhawa miadinar; Fitri Norhabiba
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk isi postingan akun Instagram @disbudparjatimprov pada periode Juni hingga Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan teori Uses and Gratification sebagai landasan teori. Data diperoleh dari enam postingan festival budaya yang dikode oleh enam coder menggunakan 26 indikator yang terbagi ke dalam kategori gratification sought dan gratification obtained. Hasil penelitian menunjuckkan bahwa postingan dengan konten visual kuat dan ajakan partisipatif memiliki pengaruh lebih tinggi. Uji reliabilitas Holsti menunjukkan tingkat kesepakatan antar coder yang tinggi, dengan nilai tertinggi sebesar 97% pada postingan “Pekan Kebudayaan Daerah”, dan nilai terendah sebesar 80% pada postingan “Reog Ponorogo”. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis dalam bidang komunikasi digital serta rekomendasi praktis bagi pengelola akun @disbudparjatimprov dalam merancang strategi konten yang lebih interaktif dan menarik.
Produksi Pesan Nonverbal dalam Praktik Quiet Quitting pada Pekerja Generasi Z di Agensi Digital Marketing Ainayah Siskirana; Fitri Norhabiba
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.82160

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman pekerja Generasi Z di agensi digital marketing dalam memproduksi pesan nonverbal melalui praktik quiet quitting. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan paradigma interpretif. Tujuh informan dipilih melalui purposive sampling berdasarkan pengalaman bekerja atau pernah bekerja di agensi digital marketing serta pengalaman membatasi keterlibatan kerja. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dokumentasi pendukung, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa quiet quitting bukan penolakan terhadap pekerjaan utama, melainkan pengaturan ulang keterlibatan kerja. Informan tetap menyelesaikan tugas pokok, tetapi membatasi pekerjaan tambahan, komunikasi di luar jam kerja, diskusi yang berpotensi menambah beban, dan tanggung jawab di luar jobdesk. Pembatasan tersebut memproduksi pesan nonverbal melalui kronemik, diam atau employee silence, pengurangan inisiatif, textual paralanguage, dan penarikan diri. Bentuk yang paling kuat adalah diam, pengurangan inisiatif, dan penarikan diri, sedangkan kronemik paling jelas tampak pada pembatasan respons di luar jam kerja. Temuan ini memperlihatkan bahwa quiet quitting dapat menjadi pesan mengenai batas waktu, batas jobdesk, ketidaknyamanan, protes halus, dan perlindungan diri dalam relasi kerja.