Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Peran Kader Surabaya Hebat (KSH) dan Keluarga dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Reproduksi di Masa Menopause di Kecamatan Banyu Urip Surabaya Khairiyatul Afiyah; Farida Umamah; Rusdianingseh Rusdianingseh
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.24841

Abstract

ABSTRAK Beratnya perubahan psikologis yang dialami ibu menopause disebabkan oleh buruknya pengalaman ibu dalam menghadapi menopause. Selain itu dukungan keluarga khususnya dukungan suami juga kurang baik terhadap perubahan psikologis ibu menopause, keluarga tidak membantu ibu menghadapi segala permasalahan yang terjadi pada ibu menopause, keluarga tidak membantu ibu untuk selalu menjaga dirinya. Oleh karena itu, pendekatan terhadap fungsi keluarga sangat diperlukan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi perempuan pada masa menopause. Keluarga merupakan unit pelayanan dasar dalam masyarakat yang sekaligus menjadi pengasuh utama bagi anggota keluarga. Keluarga akan memegang peranan besar terutama dalam menentukan jenis perawatan yang dibutuhkan oleh anggota keluarga. Sebagai suatu sistem di dalam keluarga, maka akan terjadi interaksi, interelasi, dan saling ketergantungan antar sub-sub dalam sistem keluarga. Dengan kata lain, jika salah satu keluarga mengalami gangguan maka seluruh sistem keluarga akan terganggu. Tujuan kegiatan ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peran Kader Surabaya Hebat dan keluarga dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi di masa menopause. Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah model edukasi dan memberikan keterampilan kepada kader dan keluarga dan setelah satu bulan dievaluasi hasil pre dan post pemberian edukasi. Hasil analisa data dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan hasil p value 0,05 yang berarti ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan pre dan post pemberian edukasi dan keterampilan. Hasil dari kegiatan didapatkan bahwa pengetahuan dan keterampilan KSH dan keluarga tentang pentingnya peran Kader Surabaya Hebat dan keluarga dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi di masa menopause sebelum diberikan intervensi Tingkat pengetahuan KSH dan keluarga sebelum edukasi sebagian besar (70%) mempunyai pengetahuan kurang dan setelah edukasi sebagian besar (68,7%) mempunyai pengetahuan baik. Pemberian edukasi dan keterampilan tentang pentingnya peran Kader Surabaya Hebat dan keluarga dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi di masa menopause. Peran keluarga dan KSH serta  Pengetahuan merupakan faktor utama dalam merubah perilaku untuk mencapai derajat kesehatan di masa menopause. Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah pemberian edukasi dan keterampilan dapat mempengaruhi perilaku sehat yaitu KSH dan keluarga dapat berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan di masa menopause.Kata Kunci:  Optimalisasi, KSH, Keluarga, Upaya, Kesehatan, Reproduksi, Masa Menopause.  ABSTRACT The severity of psychological changes experienced by menopausal mothers is caused by the mother's poor experience in dealing with menopause. In addition, family support, especially husband support, is also not good for the psychological changes of menopausal women, the family does not help mothers face all the problems that occur in menopausal women, the family does not help mothers to always take care of themselves. Therefore, an approach to family function is needed in providing health services for women during menopause. The family is the basic service unit in society which is also the main caregiver for family members. The family will play a major role, especially in determining the type of care needed by family members. As a system within the family, there will be interactions, interrelationships, and interdependence between sub-subs in the family system. In other words, if one family is disturbed, the entire family system will be disturbed. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of the role of Surabaya Hebat cadres and families in efforts to improve reproductive health during menopause. The method applied in this community service is an educational model and provides skills to cadres and families and after one month the results of pre and post education are evaluated. The results of data analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test statistical test obtained the results of p value 0.05, which means there are differences in knowledge and skills pre and post the provision of education and skills. The results of the activity found that the knowledge and skills of KSH and families about the importance of the role of Kader Surabaya Hebat and families in efforts to improve reproductive health in menopause before being given the intervention The level of knowledge of KSH and families before education most (70%) had poor knowledge and after education most (68.7%) had good knowledge. Providing education and skills about the importance of the role of Kader Surabaya Hebat and families in efforts to improve reproductive health in menopause. The role of the family and KSH and Knowledge are the main factors in changing behavior to achieve a degree of health in menopause. The conclusion in this activity is that providing education and skills can influence healthy behavior, namely KSH and families can play an important role in improving health status in menopause. Keywords: Optimization, KSH, Family, Efforts, Health, Reproduction, Menopause.
EDUKASI SUPORTIF MELALUI AUDIO VISUAL TENTANG GENTLE BIRTH UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN IBU MENJELANG PERSALINAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Fritria Dwi Anggraini; Nur Zuwariyah; Nur Masruroh; Aldilia Wyasti Pratama; Farida Umamah; Fariska Zata Amani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38305

Abstract

Kesiapan dalam menghadapi persalinan adalah suatu proses perencanaan persalinan serta antisipasi tindakan yang diperlukan untuk mempersiapkan fisik, psikologis, serta finansial ibu khususnya untuk ibu primigravida yang belum memiliki pengalaman persalinan dan sering merasa takut dan cemas dalam menghadapi persalinan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi suportif tentang gentle birth dengan menggunakan media audiovisual untuk meningkatkan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Kesiaoan dalam hal ini bukan hanya kesiapan fisik namun juga kesiapan psikologis. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 minggu dan diikuti oleh 28 ibu hamil dan pendamping/keluarga. Sebelum diberikan edukasi, dilakukan pre test dan post test mengenai kesiapan persalinan menggunakan RCS (Readiness Childbirth scale). Sebelum diberikan edukasi ddapatkan 67,8% ibu hamil memiliki kesiappan yang baik, setelah dilakukan edukasi jumlah ibu hamil dengan kesiapan yang baik meningkat menjadi 82,1%, dengan skor rata-rata kesiapan meningkat dari 34 menjadi 55. edukasi suportif juga memberikan dukungan kepada ibu untuk melaksanakan persalinan secara gentle birth. Untuk dapat menerapkan gentle birth ibu harus memiliki perencanaan persalinan dan kesiapan diri baik dari segi fisik maupun psikologis ibu sejak kehamilannya.