a:1:{s:5:"en_US";s:32:"Universitas Pendidikan Indonesia";}

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PESRSEPSI GURU SD TERHADAP PENGGUNAAN MEDIAPEMBELAJARAN DIGITAL ; Ghullam Hamdu; Erwin Rahayu Saputra
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/47aa7f42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi guru SD terhadap penggunaan media pembelajaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk mengumpulkan data dan metode analisis deskriptif untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar guru SD memiliki persepsi yang positif terhadap penggunaan media pembelajaran digital dalam proses pembelajaran. Guru-guru melihat bahwa media pembelajaran digital dapat meningkatkan daya Tarik pembelajaran dan membantu meningkatkan pemahaman murid terhadap konsep yang diajarkan. Namun, beberapa guru masih memiliki kekhawatiran tentang penggunaan media pembelajaran digital dalam kelas. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya pelatihan dan dukungan untuk guru dalam penggunaan media pembelajaran digital dalam proses pembelajaran.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER TRADISI ZIARAH MAKAMSYEKH ABDUL MUHYI DAN RELEVANSINYA TERHADAPPEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR ; Cece Rakhmat; Syarif Hidayat
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/4a285p51

Abstract

Pendidikan karakter dapat dilakukan melalui berbagai media salah satunya dengan media kearifan lokal Tradisi yang dimiliki suatu daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Tradisi Ziarah Makam Syekh Abdul Muhyi di Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya dan relevansinya terhadap pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Dengan teknik ini yang menjadi informan atau subjek penelitian adalah Kuncen Makam Syekh Abdul Muhyi, Kepala Sekolah, Guru serta Siswa Kelas 6 SDN Pamijahan. Sedangkan objek penelitiannya adalah Situs Makam Syekh Abdul Muhyi. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan informan sementara data sekunder diperoleh dari observasi, arsip dan dokumen, Untuk anisis data penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam tradisi Ziarah Makam Syekh Abdul Muhyi memuat nilai-nilai karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan dan memiliki relevansi terhadap pembentukan karakter siswa sekolah dasar seperti karakter religius, disiplin, tanggung jawab, hormat dan santun, dan toleransi. Kata Kunci: pendidikan karakter, tradisi Ziarah, makam Syekh Abdul Muhyi
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN BOY-BOYAN DAN KARET GELANG TERHADAP MINAT MEMBACA PERMULAAN DI SEKOLAH DASAR ; Heri Yusuf Muslihin; Lutfi Nur
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/phxjrq81

Abstract

Penggunaan permainan tradisional sebagai media pembelajaran semakin popular dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dalam konteks pendidikan membaca permulaan di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi permainan boy-boyan dan karet gelang terhadap minat membaca permulaan siswa sekolah dasar. Metode studi literatur digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis artikel-artikel terkait yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan boy-boyan dan karet gelang yang dimodifikasi dapat memiliki pengaruh positif terhadap minat membaca permulaan siswa sekolah dasar. Namun, penggunaan permainan sebagai media pembelajaran harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan tidak mengabaikan aspek penting lain dalam proses pembelajaran. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjelajahi jenis-jenis permainan dan modifikasi yang lebih luas. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan permainan tradisional dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan membaca permulaan di sekolah dasar
Analysis of the Needs for the Development of Mobile Learning Applications with the SDG's Zero Hunger Theme in Elementary Schools
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/cg8d2829

Abstract

In this modern era, human needs are affected by various activities that often damage the environment and disrupt the balance between population and natural resources, thus threatening the availability of food and nutrition. Indonesia faces a significant hunger problem, ranking third highest in Southeast Asia in 2021. The SDG's by the United Nations targets to end hunger, improve food security and balanced nutrition. Learning that contains SDG's needs to be applied from an early age, especially since children step on elementary school. In teaching something, especially to elementary school children, it is necessary to use media as a communication tool, the SDG's based Mobile Learning application is considered effective in teaching these values in an interesting and interactive way. Therefore, this study focuses on analyzing the needs for the development of Mobile Learning applications containing the Sustainable Development Goals (SDG's) theme of Zero Hunger for elementary school students. This study uses a qualitative descriptive method, collecting data through documentation studies and interviews with educators in Ciamis Regency, Tasikmalaya Regency, and Tasikmalaya City. The results of the interview show that the use of digital media in the form of Mobile Learning applications in learning is welcomed by educators and students, especially visual and audio-visual media. However, knowledge about the SDG's and Zero Hunger theme is still lacking among educators and learners. In the development of an application, it is expected to be able to explain the concept of the SDG's and the Zero Hunger theme in detail and easy to understand, with content that includes E-Modules, E-LKPD, assessments, and additional features such as games to attract students' interest. The designed app should also pay attention to an attractive design that is easy for children to use. This research provides guidance for learning media developers and encourages innovations in technology-based learning methods that can be widely applied.
Exploring Mood and Pedagogical Implications of The Student’s Descriptive Text: A Systemic Functional Linguistic (SFL) Analysis
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/dpz75x44

Abstract

The issue in elementary school students' written communication lies in the urgent recognition of proficient writing as a critical factor for academic and personal development. Utilizing a Systemic Functional Linguistics (SFL) framework, the study investigates the mood system in descriptive text writing, particularly honing in on a 5th-grade student's work. The findings shed light on a notable gap in existing literature, emphasizing the scarcity of studies applying SFL to explore the mood system in the context of elementary school students' descriptive text writing. The research seeks to bridge this void by examining how young learners employ mood and subsequently provides valuable insights for tailored writing instruction. The methodology section outlines a qualitative approach and textual analysis, employing SFL to categorize linguistic elements to understand mood choices comprehensively. The results reveal a predominant use of the indicative mood, specifically the declarative subtype, and strategic tense variations contributing to overall coherence and temporal nuances. Understanding interpersonal grammar proves indispensable for language instruction, enriching language expression, and empowering students to articulate positions, navigate power dynamics, and construct critical responses. In conclusion, the study recommends that educators capitalize on students' inclination towards declarative statements and strategically use tenses to enhance temporal narratives, enriching language instruction in elementary schools.