Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi PHBS Berbasis Pendekatan Epidemiologi Sosial pada Petani dan Nelayan di Desa Bolangat Hairil Akbar; Ahmad Farid; Besse Rismayani; Sarman Sarman; Riti Azzahra Putri Damopolii; Alfarezi Muda; Stevania Pricilia Timbuleng; Dio Alief Saputra Paputungan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1228

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan strategi penting dalam upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan dan pekerjaan, khususnya pada kelompok petani dan nelayan yang memiliki paparan risiko tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani dan nelayan di Desa Bolangat Kecamatan Sang Tombolang melalui edukasi PHBS berbasis pendekatan epidemiologi sosial. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan tanya jawab dengan menekankan hubungan antara faktor individu, lingkungan kerja, dan determinan sosial sebagai faktor risiko kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan pengukuran perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan PHBS, kesadaran risiko penyakit akibat kerja, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, penggunaan alat pelindung diri, serta pengelolaan sanitasi rumah tangga. Pendekatan epidemiologi sosial terbukti efektif dalam membangun pemahaman komprehensif dan mendorong komitmen perubahan perilaku berbasis konteks sosial masyarakat. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya pendampingan berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat implementasi PHBS secara konsisten di lingkungan petani dan nelayan.
Sosialisasi Model Promosi Kesehatan Partisipatif pada Komunitas Petani untuk Mewujudkan Desa Sehat di Desa Ayog Sarman Sarman; Hairil Akbar; Fachry Rumaf; Abimayu Abudzar Alghifari R; Meisy Sazkia; Nadira Aulia Mokoagow; Nastiti Lestari Mokodongan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1325

Abstract

Promosi kesehatan merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya pada komunitas petani yang rentan terhadap penyakit akibat kerja (PAK) seperti paparan pestisida, dermatitis, dan rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Permasalahan ini diperparah oleh rendahnya pengetahuan kesehatan, perilaku kerja yang kurang aman, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan model promosi kesehatan partisipatif kepada komunitas petani di Desa Ayog, Kotamobagu. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan 20–30 petani. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui pengamatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap petani terhadap pentingnya kesehatan kerja, seperti meningkatnya penggunaan alat pelindung diri, kebiasaan mencuci tangan, dan penyimpanan pestisida yang lebih aman. Pendekatan partisipatif yang melibatkan petani sebagai subjek utama terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku sehat yang berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan komunitas petani memperkuat implementasi program. Model ini tidak hanya berkontribusi pada penurunan risiko penyakit akibat kerja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan sosial dan produktivitas petani. Demikian, promosi kesehatan berbasis partisipatif direkomendasikan sebagai pendekatan strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.
Peningkatan Kesadaran Gizi dan Aktivitas Fisik Remaja Melalui Senam Bersama di Lingkungan Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika Kotamobagu Moh Rizki Fauzan; Hairil Akbar; Sarman Sarman; Henny Kaseger; Gilang Saputra Bida; Ririn Damopolii; Sinta Dugian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1331

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pola makan tidak sehat dan rendahnya aktivitas fisik, sehingga berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan seperti obesitas dan penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat pada remaja melalui edukasi gizi dan senam bersama. Kegiatan ini dilaksanakan di Lingkungan Institut Teknologi dan Kesehatan Graha Medika dengan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Edukasi gizi diberikan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, sedangkan senam bersama dilakukan sebagai bentuk implementasi aktivitas fisik secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya menjaga pola makan sehat, sementara kegiatan senam bersama memberikan pengalaman langsung mengenai manfaat aktivitas fisik bagi kebugaran tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong interaksi sosial dan meningkatkan motivasi peserta untuk menerapkan gaya hidup sehat secara rutin. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku remaja menuju pola hidup sehat. Oleh karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan dari berbagai pihak, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat, aktif, dan produktif serta mendukung terbentuknya generasi yang berkualitas.  
Penyuluhan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Penggunaan Pestisida Untuk Petani Desa Solimandungan II Sarman Sarman; Hairil Akbar; Hafsia Khairun Nisa Mokodompit; Besse Rismayani; Fachry Rumaf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1395

Abstract

Petani merupakan kelompok pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), terutama akibat penggunaan pestisida yang tidak sesuai prosedur. Rendahnya penggunaan alat pelindung diri (APD), kurangnya pengetahuan tentang bahaya pestisida, serta kebiasaan kerja yang tidak aman menjadi faktor utama meningkatnya risiko keracunan dan gangguan kesehatan pada petani. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada petani di Desa Solimandungan II, dimana sebagian besar petani masih menggunakan pestisida tanpa memperhatikan prinsip-prinsip K3. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap petani mengenai penerapan K3 dalam penggunaan pestisida. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan evaluasi melalui pretest dan posttest kepada 30 petani di Desa Solimandungan II. Materi penyuluhan meliputi bahaya pestisida terhadap kesehatan dan lingkungan, penggunaan APD, teknik penyimpanan dan pencampuran pestisida yang aman, tanda-tanda keracunan pestisida, serta budaya kerja aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap petani setelah diberikan penyuluhan. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 6,52 menjadi 11,68, sedangkan sikap meningkat dari 5,52 menjadi 7,64. Petani juga menunjukkan antusiasme yang baik selama kegiatan berlangsung melalui diskusi dan tanya jawab. Penyuluhan K3 terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran petani terhadap pentingnya keselamatan kerja dalam penggunaan pestisida. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk perilaku kerja yang lebih aman sehingga mampu mengurangi risiko penyakit akibat kerja pada petani.