Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Edukasi Gizi Seimbang pada Remaja dalam Upaya Pencegahan Stunting Novi Maya Sari; Sandra Ilona; Afrah Diba Faisal; Rahmi Melfa Widodo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/pengabmaskes.v3i2.410

Abstract

This community service activity aimed to improve adolescents’ knowledge and awareness of balanced nutrition as an effort to prevent stunting from an early age. The program targeted 100 female students at SMA Negeri 13 Padang, who were selected due to their higher risk of anemia and their important role in preventing stunting in future generations. The implementation method consisted of four stages: program socialization, a pre-test to assess participants’ initial knowledge, interactive health education using presentations and leaflets on balanced nutrition, clean and healthy living behaviors, and the distribution of iron supplementation tablets, followed by a post-test evaluation. The results showed an increase in participants’ knowledge regarding stunting prevention and balanced nutrition. Most participants demonstrated a good level of knowledge (87%) and a positive attitude toward stunting prevention (68%). However, behavioral changes were not yet fully optimal, with the majority of participants still categorized at a moderate level. In conclusion, balanced nutrition education was effective in improving adolescents’ knowledge and attitudes toward stunting prevention. Therefore, continuous implementation through school support and adolescent health programs is necessary to achieve sustainable behavioral change.
EFEKTIVITAS EDUKASI PIJAT IBU DAN BAYI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN BIDAN: STUDI KUASI-EKSPERIMEN Rima wirenviona; Fani Syinthia Rahmi; Fitri Ramadhaniati; Rahmi Melfa Widodo; Anak Agung Istri Dalem Cinthya Riris
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1989

Abstract

Pijat ibu dan bayi merupakan bagian dari asuhan kebidanan komplementer yang memiliki manfaat fisiologis dan psikologis bagi ibu dan bayi. Bidan berperan penting dalam memberikan edukasi pijat ibu dan bayi secara tepat dan aman, sehingga diperlukan tingkat pengetahuan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi pijat ibu dan bayi terhadap peningkatan pengetahuan bidan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 52 bidan yang memberikan pelayanan antenatal dan intrapartum di fasilitas pelayanan kesehatan di kota Padang, dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang pijat ibu dan bayi yang telah diuji validitas dan reabilitas. Edukasi diberikan secara terstruktur melalui metode ceramah dan diskusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan bidan dari 87,50 pada pretest menjadi 94,52 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan bidan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi pijat ibu dan bayi efektif dalam meningkatkan pengetahuan bidan. Edukasi ini direkomendasikan untuk dikembangkan sebagai bagian dari program pelatihan dan pendidikan berkelanjutan guna meningkatkan kompetensi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan komprehensif berbasis evidence-based practice.
HUBUNGAN BODY IMAGE, POLA MAKAN, PENGETAHUAN GIZI , DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI REMAJA : STUDI CROSS-SECTIONAL DI KECAMATAN BASA AMPEK BALAI TAPAN Rahmi Melfa widodo; Sukmayenti; Rima Wirenviona; Fani Syinthia Rahmi
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1991

Abstract

Status gizi remaja merupakan faktor penting yang berhubungan dengan kecerdasan, produktivitas, dan kesehatan jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi anak sekolah menengah di Tapan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskripsi analitik dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian dilaksanakan bulan september - oktober tahun 2017 di SMP N I dan SMA N I Basa Ampek Balai Tapan dengan jumlah sampel 137 responden, pengambilan sampel dengan teknik Proportional Stratified random sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan pada tahun 2017 dan dianalisis kembali pada tahun 2026 sebagai bagian dari analisis data sekunder untuk mengeksplorasi hubungan variabel yang belum dianalisis secara mendalam pada penelitian sebelumnya. Analisis data dengan menggunakan distribusi frekuensi, uji chi-square, dan Regresi logistik. Hasil uji Bivariat diketahui Pengetahuan (p= 0,489), pola makan (p=0,011; OR= 2.639), aktifitas fisik (p= 0.671), Body Image (p= 0,000; OR = 4.032), hasil multivariat diketahui faktor yang paling berpengaruh tehadap status gizi adalah Body image (P=0,01; Ex.B 3.548). Kesimpulan penelitian ini adalah, terdapat hubungan antara pola makan dan Body Image dengan status Gizi, tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan aktivitas fisik dengan status Gizi. Faktor yang paling berpengaruh pada status gizi adalah Body image.
Perbedaan Kadar Hemoglobin pada Remaja Stunting dan tidak Stunting di Posyandu Remaja Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Dian Eka Nursyam; Irwadi Irwadi; Rahmi Melfa Widodo
Jurnal Sehat Mandiri Vol 19 No 2 (2024): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 19 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v19i2.1590

Abstract

Based on data from the World Health Organization (WHO) in 2020, the prevalence of stunting in children worldwide reached 22% or 149.2 million, making it a global issue. Indonesia ranks second highest in Southeast Asia with a stunting prevalence of 31.8%, following Timor Leste at 48.8%. Adolescent girls suffering from anemia are at risk of becoming anemic pregnant women, as well as experiencing protein-energy deficiency. This increases the likelihood of giving birth to low birth weight (LBW) and stunted babies, along with complications during childbirth. The aim of this study was to examine the differences in hemoglobin levels between stunting and non-stunting adolescents. The study was conducted in 2022 at the adolescent health post of the Lubuk Buaya Padang Health Center, using non-probability sampling through consecutive sampling. This observational study employed a cross-sectional approach and involved 42 female adolescents aged 12-21 years. Quantitative data were processed manually and with computer software, and statistical tests were performed using the t-test at a significance level of α = ≤ 0.05. The results indicated that non-stunting adolescents had an average hemoglobin level of 12.8 g/dl, while stunting adolescents had an average level of 12.0 g/dl. The conclusion of this study is that there is no significant difference in hemoglobin levels between stunting and non-stunting adolescents.
Effectiveness of Antenatal Exercise on Reducing Back Pain In Pregnant Women In The Second and Third Trimesters Fani Syinthia Rahmi; Rima Wirenviona; Rahmi Melfa Widodo
Open Access Health Scientific Journal Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v7i1.178

Abstract

Background: The prevalence of back pain in pregnant women in the third trimester in 2019 globally based on a survey conducted in England and Scandinavia, there were 50% of pregnant women in the third trimester suffering from significant back pain, while in Indonesia the prevalence rate of back pain was 68% of pregnant women with moderate intensity and 32% of pregnant women experiencing back pain with mild intensity. The purpose of the study was to determine the effectiveness of antenatal exercise reducing back pain in pregnant women in the second and third trimesters at the Kampung Dalam Community Health Center, Solok Regency in 2025.Methods: This research type is a Quasy Experiment with the One-Group Pretest – Posttest Design method, conducted from August 2024 to April 2025. The population is all pregnant women in the second and third trimesters at the Kampung Dalam Sub-Health Center. In a total of 16 people with a sampling technique of total sampling. The research instrument uses an observation sheet. Univariate and bivariate analysis using the dependent t-test statistical test.Results: The results of the study showed that the average back pain before antenatal exercise in pregnant women in the second and third trimesters was 7.13, and the average back pain after antenatal exercise in pregnant women in the second and third trimesters was 4.94. The results of the dependent t-test statistical test showed that the p value = 0.000.Conclusion: The conclusion of the study is that there is effectiveness of antenatal exercise in reducing back pain in pregnant women in the second and third trimesters at the Kampung Dalam Sub-Health Center in Solok Regency in 2025. It is recommended that health workers improve the quality of health services and educate mothers and families more so that they can be more enthusiastic and routine in doing antenatal exercise in order to provide comfort in the form of reducing back pain in pregnant women.