Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pemahaman Thaharah dalam Membentuk Kesadaran Beribadah Anak Usia 5-12 Tahun di Desa Kedungrejo, Waru, Sidoarjo Tyas Arjanti Salsabilla
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin Vol. 3 No. 2 (2026): JUPENGEN - Mei
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jupengen.v3i2.1404

Abstract

Thaharah merupakan syarat sah ibadah yang sangat penting dikenalkan sejak dini, namun pada kenyataannya masih banyak anak usia 5-12 tahun di Desa Kedungrejo yang belum memahami praktik bersuci secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya thaharah sebagai persiapan ibadah serta menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan dan kesucian diri pada anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang mencakup tahapan observasi, koordinasi, hingga pelaksanaan edukasi interaktif melalui penyampaian materi dan praktik langsung tata cara wudu serta tayamum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak mengenai konsep thaharah dan kemampuan mempraktikkan tata cara bersuci dengan benar dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini terbukti efektif dalam membentuk karakter disiplin serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan kesadaran beribadah sejak dini di lingkungan masyarakat.
Pelaksanaan Program Berbagi Takjil di Bulan Ramadan untuk Meningkatkan Solidaritas dan Spiritualitas Masyarakat di Desa Gedongan, Kecamatan Waru Miftahur Rohmah; Lina Luthfiyyah; Hilya Andini; Zakiatun Nafisah Zainafa; Ayu Hanik Tri Wahyuni; Pratiwi Fadia Sholihah; Tyas Arjanti Salsabilla; Nisfi Oktafiyanti; Rahayu Mardikaningsih; Masfufah
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya solidaritas sosial dan optimalisasi nilai-nilai spiritual masyarakat selama bulan Ramadan di Desa Gedongan, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Tujuan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya ini adalah meningkatkan solidaritas dan spiritualitas masyarakat melalui pelaksanaan program berbagi takjil pada bulan Ramadan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan identifikasi masalah, analisis akar masalah, perumusan solusi, penyusunan program, dan implementasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berbagi takjil yang dikawal oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya berhasil meningkatkan kepedulian sosial serta mendongkrak kesadaran spiritual warga melalui praktik berbagi dan sedekah secara langsung. Keterlibatan aktif mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya dan warga setempat terbukti efektif memperkuat kebersamaan, kohesi sosial, dan suasana religius di lingkungan Desa Gedongan.