Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengajaran Kosa-Kata Bahasa Arab dengan Metode Inovasi dan Kreatif di Masjid Nurul Rohmah Kampung Dabatan Distrik Misool Selatan Kabupaten Raja Ampat Juang Setiawan; Siti Jamila Soltief; Utna Ombaier; Raudatul Janna; Robi Hilmy Maulana; Rabea Rahakbauw; Yeni Wali; Nursyabila Tamrin; Putri Syamry; Rosmawati Wotheysen; Anisa Rumakat; Sandy Aulia Putri; Khatipah; Abdullah
La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 18 No. 1 (2026): La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/latahzan.v18i1.2198

Abstract

Arabic is the primary language in Islamic teachings, serving as a means to understand the Qur’an, hadith, and various Islamic scholarly sources. However, teaching Arabic in remote areas still faces numerous challenges, particularly the lack of appropriate teaching methods for children and the limited introduction of Arabic vocabulary from an early age. This situation also occurs in Kampung Dabatan, South Misool District, where children generally learn to recite the Qur’an at home without being taught Arabic vocabulary. Consequently, the children had no basic knowledge of Arabic vocabulary before the learning program was implemented. This study aims to describe the innovation of teaching Arabic vocabulary through the singing method conducted at Nurul Rohmah Mosque. This research employs a qualitative method with a fenomenologis. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed narratively. The results indicate that the singing method, supported by audio and visual media, can improve Arabic vocabulary mastery, enhance pronunciation, and foster motivation and enthusiasm for learning among children. Therefore, the singing method can be an effective and relevant alternative for teaching Arabic vocabulary in communities that have never received systematic Arabic instruction.
Pengaruh Discovery Learning Berbasis Praktikum terhadap Keterampilan Berpikir Analitis Peserta Didik Sekolah Dasar Rosmawati Wotheysen; Rabiudin Rabiudin; Riska Latifatul Husna
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8883

Abstract

Observasi awal pada pembelajaran IPAS kelas V SD Inpres 63 Kabupaten Sorong menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, dan menarik kesimpulan secara logis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir analitis peserta didik setelah penerapan metode discovery learning berbasis praktikum pada materi sifat-sifat bunyi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pra-eksperimen dan desain one group pretest -posttest. Subjek penelitian terdiri atas 15 peserta didik kelas V yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes uraian keterampilan berpikir analitis. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir analitis peserta didik setelah penerapan metode discovery learning berbasis praktikum. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai t(14) = -14,051 dengan p < 0,001. Tanda negatif menunjukkan bahwa perhitungan dilakukan dengan urutan pretest dikurangi posttest, sehingga nilai posttest lebih tinggi daripada pretest . Besaran peningkatan juga ditunjukkan oleh mean difference sebesar 38 poin dan effect size Cohen’s dz sebesar 3,63, yang mengindikasikan peningkatan dengan magnitude praktis yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan discovery learning berbasis praktikum berpotensi mendukung peningkatan keterampilan berpikir analitis peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Namun, karena penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen satu kelompok tanpa kelas kontrol, jumlah sampel terbatas, dan memungkinkan adanya testing effect, hasil penelitian perlu ditafsirkan secara hati-hati. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol dan sampel yang lebih luas