Vivi Yuderna
Departemen Keperawatan, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Negeri Padang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Jiwa pada Pasien dengan Resiko Perilaku Kekerasan di Wisma Cendrawasih RSJ Prof. Dr. HB. Sa’anin Padang Windy Suryaningsih Amazihono; Dwi Happy Anggia Sari; Vivi Yuderna; Ramaita .
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i1.1849

Abstract

The risk of violent behavior is one of the common nursing problems found in patients with mental disorders and has the potential to harm themselves, others, and the environment. This study aims to describe psychiatric nursing care for patients at risk of violent behavior. The method used is a case study of patients, who was treated at Prof. Dr. HB Saanin Mental Hospital in Padang for 5 days, from February 2 to February 7, 2026. The assessment results showed three nursing diagnoses: risk of violent behavior, hallucinations, and self-care deficit. Nursing interventions were carried out using implementation strategies (SP) 1 to 4, which included physical exercises, medication adherence, verbal approaches, and spiritual approaches. The evaluation results indicated a decrease in the signs and symptoms of violent behavior risk; the patient became calmer, was able to control emotions, and showed improved ability to perform self-care independently. It can be concluded that the implementation strategies are effective in helping patients control violent behavior and improve their independence. Additionally, family and environmental support play an important role in maintaining the outcomes achieved by the patient.
TERAPI AFIRMASI POSITIF DAN SUPPORT GROUP UNTUK PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DAN DIABETES: POSITIVE AFFIRMATION THERAPY AND SUPPORT GROUPS FOR STROKE PREVENTION IN ELDERLY WITH HYPERTENSION AND DIABETES Vivi Yuderna; Armaita Armaita; Mike Asmaria; Ramaita Ramaita; Mariza Elvira
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3175

Abstract

Pengelolaan faktor risiko stroke pada lansia belum optimal dan masih terbatas pada pemantauan berat badan serta tekanan darah, tanpa diikuti pengendalian perilaku berisiko seperti merokok, kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, obesitas, hiperglikemia, dan dislipidemia. Nagari Pakandangan merupakan wilayah dengan prevalensi faktor risiko stroke yang tinggi, terutama hipertensi dan diabetes melitus pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat. Tujuan: mengendalikan faktor risiko stroke melalui terapi afirmasi positif dan support group. Metode: Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2025 dengan sasaran 17 orang lansia dengan hipertensi dan diabetes melitus menggunakan pendekatan partisipatif dengan desain pre-post tanpa kelompok kontrol. Intervensi dilakukan selama 4 minggu melalui kegiatan simulasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil:  menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam melakukan terapi afirmasi positif serta perubahan perilaku pencegahan stroke. Selain itu, terjadi penurunan proporsi lansia dengan tekanan darah tinggi dari 100% menjadi 45,45% dan kadar gula darah tinggi dari 100% menjadi 50% setelah intervensi. Kesimpulan: terapi afirmasi positif dan support group berkontribusi dalam meningkatkan perilaku kesehatan serta menurunkan faktor risiko stroke pada lansia. Keterlibatan kader dan tenaga kesehatan berperan dalam mendukung keberlanjutan intervensi di masyarakat.
TERAPI AFIRMASI POSITIF DAN SUPPORT GROUP UNTUK PENCEGAHAN STROKE PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DAN DIABETES: POSITIVE AFFIRMATION THERAPY AND SUPPORT GROUPS FOR STROKE PREVENTION IN ELDERLY WITH HYPERTENSION AND DIABETES Vivi Yuderna; Armaita Armaita; Mike Asmaria; Ramaita Ramaita; Mariza Elvira
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3175

Abstract

Pengelolaan faktor risiko stroke pada lansia belum optimal dan masih terbatas pada pemantauan berat badan serta tekanan darah, tanpa diikuti pengendalian perilaku berisiko seperti merokok, kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, obesitas, hiperglikemia, dan dislipidemia. Nagari Pakandangan merupakan wilayah dengan prevalensi faktor risiko stroke yang tinggi, terutama hipertensi dan diabetes melitus pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat. Tujuan: mengendalikan faktor risiko stroke melalui terapi afirmasi positif dan support group. Metode: Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2025 dengan sasaran 17 orang lansia dengan hipertensi dan diabetes melitus menggunakan pendekatan partisipatif dengan desain pre-post tanpa kelompok kontrol. Intervensi dilakukan selama 4 minggu melalui kegiatan simulasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil:  menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam melakukan terapi afirmasi positif serta perubahan perilaku pencegahan stroke. Selain itu, terjadi penurunan proporsi lansia dengan tekanan darah tinggi dari 100% menjadi 45,45% dan kadar gula darah tinggi dari 100% menjadi 50% setelah intervensi. Kesimpulan: terapi afirmasi positif dan support group berkontribusi dalam meningkatkan perilaku kesehatan serta menurunkan faktor risiko stroke pada lansia. Keterlibatan kader dan tenaga kesehatan berperan dalam mendukung keberlanjutan intervensi di masyarakat.
Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Ny.M dengan Halusinasi Pendengaran Tasya Aulia Putri Tasya; Vivi Yuderna; Ridhyalla Afnuhazi
Jurnal Keperawatan Medika Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v4i2.435

Abstract

Halusinasi adalah gangguan persepsi sensori, di mana individu merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan, atau penciuman. Berdasarkan pengambilan data yang didapatkan dari RSJ Prof. HB Saanin padang diagnosa keperawatan terbanyak pada tahun 2024 adalah halusinasi dengan jumlah 6.206 pasien. Studi ini bertujuan untuk menerapkan Asuhan Keperawatan Jiwa pada Ny. M dengan Halusinasi di Wisma Melati Rumah Sakit Jiwa Prof. HB Saanin Padang. Penerapan Asuhan Keperawatan pada Ny.M dilakukan tanggal 25 Maret s/d 29 Maret 2025 dengan kunjungan sebanyak lima hari pertemuan. Pasien yang ditangani berjumlah satu orang dengan inisial Ny. M. Metode Karya Tulis Ilmiah ini adalah berupa Studi Kasus. Hasil dari pemberian Asuhan Keperawatan Jiwa didapatkan Ny. M mampu mengontrol Halusinasi secara mandiri dengan menggunakan Strategi Pelaksanaan (SP) yaitu SP 1 latihan menghardik, SP 2 minum obat dengan secara teratur, SP 3 bercakap-cakap dan SP 4 melakukan kegiatan harian terjadwal. Pada diagnosa defisit perawatan diri dilakukan strategi pelaksanaan melatih cara menjaga kebersihan diri ( mandi, dan ganti pakaian, sikat gigi, cuci rambut, potong kuku), melatih cara berdandan (sisir rambut, cukuran, potong rambut), melatih cara makan dan minum dengan baik, melatih BAB dan BAK dengan baik. Hasil evaluasi tindakan yaitu masalah halusinasi dan defisit perawatan diri sudah teratasi. Kesimpulan dari penerapan terapi ini didapatkan hasil bahwa pasien mampu mengontrol halusinasi secara mandiri dengan cara yang telah diajarkan oleh perawat. Diharapkan agar dapat menambah wawasan sebagai acuan dalam memberikan Asuhan Keperawatan Jiwa secara optimal.