Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Dampak Persepsi Resiko dan Kemudahan Penggunaan terhadap Kepuasan Pelanggan melalui Persepsi Kenyamanan pada Aplikasi Tokopedia Albert Budiyanto
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v9i2.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Dampak Persepsi Resiko dan Kemudahan Penggunaan terhadap Kepuasan Pelanggan melalui Persepsi Kenyamanan pada Aplikasi Tokopedia. Metode Penelitian yang akan digunakan adalah metode penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna aplikasi tokopedia. Hasil penelitian Persepsi Resiko tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan penggunaan Aplikasi Tokopedia, Persepsi Resiko berpengaruh terhadap Persepsi Kenyamanan penggunaan Aplikasi Tokopedia, Kemudahan Pengguna berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan penggunaan Aplikasi Tokopedia, Kemudahan Pengguna berpengaruh terhadap Persepsi Kenyamanan penggunaan Aplikasi Tokopedia, Persepsi Kenyamanan berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan penggunaan Aplikasi Tokopedia, Persepsi Resiko berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan penggunaan Aplikasi Tokopedia melalui Persepsi Kenyamanan dan Kemudahan Pengguna berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan penggunaan Aplikasi Tokopedia melalui Persepsi Kenyamanan
Perancangan Aplikasi Pembukuan Keuangan Warung Sembako Jakarta Timur Berbasis Manajemen Keuangan dengan Android Albert Budiyanto
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v7i1.650

Abstract

Penggunaan aplikasi android pada saat ini dapat digunakan masyarakat umumnya dalam mengelola informasi menjadi sebuah penunjang keputusan. Terutama dalam Sektor perdagangan, khususnya warung sembako. Aplikasi pembukuan Berbasis android ini dapat membantu para pelaku usaha untuk mengelola data Transaksi menjadi sebuah laporan keuangan yang berguna sebagai alternatif solusi penunjang keputusan. Aplikasi ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman Java yang terdapat pada perangkat lunak Android Studio. Aplikasi ini berisi informasi kegiatan harian toko yang diinput oleh pelaku usaha antaralain data transaksi dan stok barang yang tersedia. Sehingga pemilik usaha dapat melihat informasi tersedianya stok barang secara langsung dan dapat memutuskan untuk menjaga ketersediaan stok barang. Adanya pembukuan bisa mengetahui berapa keuntungan yang dihasilkan selama berjalannya usaha tersebut.
Evaluasi Usability Aplikasi E-Learning Edlink Menggunakan SUS Questionnaire pada Institut Bisnis Nusantara Albert Budiyanto; Muhammad Muslim; Elisabeth Sudarmi
Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Informasi dan Sistem Komputer Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Institut Bisnis Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55886/infokom.v10i1.485

Abstract

Penelitian ini untuk mengukur tingkat usability Aplikasi E-Learning Edlink  pada Insitut Bisnis Nusantara dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat usability Aplikasi E-Learning Edlink  yang diterapkan di Insitut Bisnis Nusantara dalam meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa serta untuk mengevaluasi usabilitasnya berdasarkan persepsi pengguna. Metodologi yang digunakan adalah studi kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa pengguna Aplikasi E-Learning Edlink  pada Insitut Bisnis Nusantara. Penelitian ini menemukan bahwa  skor SUS sebesar 79,32 yang didapat dari sampel mahasiswa Institut Bisnis Nusantara. Pada Grade Scale skor SUS tersebut dapat diketahui berada pada Grade B yang menunjukkan skor tersebut tergolong baik dikarenakan berada diatas rata-rata. Pada Adjectives Rating dapat dikelompokkan bahwa penggunaan Aplikasi Edlink pada Institut Bisnis Nusantara menurut responden tergolong baik (Good). Pada Acceptability penggunaan Aplikasi Edlink yang telah diterapkan pada Institut Bisnis Nusantara dapat diterima dan digunakan secara umum oleh responden. Pada Net Promoter Score (NPS) berada dalam klasifikasi promoter dimana Responden dalam penelitian ini kemungkinan besar akan mempromosikan atau memberitahukan Aplikasi Edlink kepada teman yang lain untuk dapat menggunakan aplikasi ini. Kata kunci: System Usability Scale; Aplikasi E-Learning Edlink, Institut Bisnis Nusantara
THE MEDIATING ROLE OF OCB IN THE RELATIONSHIP BETWEEN COMMITMENT, SATISFACTION, AND PERFORMANCE Albert Budiyanto
Acitya Wisesa: Journal of Multidisciplinary Research Vol. 4 Issue 4 (2025)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/jmr.v4i4.881

Abstract

The present inquiry endeavors to examine the extent to which organizational commitment and job satisfaction influence employee performance, designating Organizational Citizenship Behavior (OCB) as a mediating construct within PT. Prasida Arta Begja Kamayangan. The study adopts an associative research framework, wherein primary data were elicited through self-administered questionnaires distributed among 75 personnel. The analytical outcomes disclose that organizational commitment manifests a statistically significant bearing on employee performance, whereas job satisfaction exerts no direct measurable influence, yet demonstrates a meaningful contribution to the enhancement of OCB. Additionally, OCB is found to exert a pronounced and favorable effect on performance outcomes. The investigation further substantiates that OCB functions as an intermediary conduit linking organizational commitment and organizational culture with employee performance, thereby reinforcing its pivotal role within organizational behavioral dynamics.
Governance Pressure or Financial Performance? Debt Policy as a Moderator of ESG Disclosure in Indonesian Manufacturing Firms MF Christiningrum; Aloysius Harry Mukti; Evy Roslita; Tiwi Herninta; Albert Budiyanto
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2026): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v8i2.407

Abstract

Background: ESG disclosure has become a central instrument of corporate accountability, yet reporting practice in emerging markets remains uneven despite the mandate of OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017, leaving firm level determinants of disclosure unresolved. Objective: This study examines the determinants of ESG disclosure by analyzing the roles of profitability, institutional ownership, and firm size, and evaluating whether debt policy moderates these relationships. Methods: Using secondary data from manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange over the period 2021–2023, this study employs purposive sampling and analyses 108 firm year observations. ESG disclosure is measured by the Sustainability Report Disclosure Index (SRDI) based on the 91 item GRI G4 checklist, and the hypotheses are tested using multiple regression and moderated regression analysis. Results: Profitability has a significant negative effect on ESG disclosure, institutional ownership a positive effect significant at the 5% level, and firm size a positive effect significant only at the 10% level. Debt policy does not significantly moderate any of the three relationships. Ownership based monitoring and firm visibility therefore explain disclosure better than financial performance or capital structure, although governance is proxied here by institutional ownership alone. Conclusion: This study contributes to the ESG literature by providing evidence from an emerging market context and offers insights for regulators, investors, and corporate managers in enhancing sustainability practices. The findings support tighter item level reporting standards under the OJK sustainable finance framework, independent verification of sustainability reports, and stronger institutional investor engagement.