Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Krisis Etika Dalam Tata Kelola Perusahaan: Analisis Kasus Korupsi Perizinan Ekspor Minyak Sawit Pada Wilmar Group Dalam Perspektif Good Corporate Governance Riza Indriani; Yohana Br Sinaga; Irvan Aldi Marpaung; Jelita Febrianti Tampubolon; Sabrina Theresia Sukma; Lasria Sitorus
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8603

Abstract

Kasus dugaan korupsi perizinan ekspor Crude Palm Oil (CPO) yang melibatkan Wilmar International Limited menjadi salah satu isu strategis yang mencerminkan krisis etika dalam tata kelola perusahaan di Indonesia. Sebagai perusahaan agribisnis besar dengan peran penting dalam rantai pasok global minyak sawit, Wilmar Group seharusnya mengimplementasikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten. Namun, berbagai laporan media menunjukkan adanya penyimpangan dalam proses perizinan ekspor yang diduga melibatkan manipulasi data, pelanggaran kewajiban Domestic Market Obligation (DMO), serta indikasi praktik suap yang berdampak pada kerugian negara hingga Rp11,8 triliun. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis krisis etika dalam tata kelola perusahaan melalui analisis kasus tersebut dengan menggunakan perspektif Good Corporate Governance. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa conceptual review dan analisis data sekunder yang bersumber dari laporan media nasional, dokumen hukum, serta literatur akademik yang relevan dengan etika bisnis dan GCG. Hasil pembahasan dalam artikel ini menunjukkan bahwa telah terjadi pelanggaran terhadap seluruh prinsip Good Corporate Governance, yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran. Pelanggaran tersebut mencerminkan lemahnya sistem pengendalian internal perusahaan serta adanya kegagalan dalam membangun budaya organisasi yang berlandaskan integritas. Selain itu, keterlibatan aktor eksternal dalam proses pengawasan menunjukkan bahwa krisis etika yang terjadi bersifat sistemik dan melibatkan relasi antara sektor bisnis dan institusi negara. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini menegaskan bahwa krisis etika dalam tata kelola perusahaan tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi negara, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap dunia usaha dan sistem hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi Good Corporate Governance yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga diwujudkan dalam praktik nyata melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta komitmen etika yang berkelanjutan.
Strategi Pengelolaan Human Capital dalam Mengatasi Stres Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan di PT Garuda Indonesia Cabang Bali Hilma Harmen; Yohana Br Sinaga; Ariel Immanuel Panjaitan; Al Ikhwan; Jelita Tampubolon; Lasria Sitorus; Sabrina Theresia Sukma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to formulate an effective human capital management strategy to address work stress and improve the work environment to enhance employee performance at PT Garuda Indonesia Bali Branch in the post pandemic period. This study uses a qualitative approach in the form of a conceptual review and primary data analysis sourced from previous research, statistical data, and contextual information from national media reports. The research results of this article indicate that work stress has a negative and significant effect on employee performance, while the work environment has a positive influence. Based on these findings, this article integrates empirical data with theoretical studies to produce an evidence-based human capital strategy framework consisting of four main pillars: improving employee well-being and mental health, strengthening work culture and internal communication, developing a potential based performance management system, and enhancing competency through continuous training. These four strategies complement each other and are designed to build organizational resilience while continuously improving employee performance. This article contributes a conceptual model that can be used as a basis for formulating human resource management policies in service organizations, particularly the aviation industry.
Analisis Peran Peer Influence terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Generasi Z Jelita Febrianti Tampubolon; Karisa Kusumadewi Saputri; Lasria Sitorus; Sabrina Theresia Sukma; Yohana Br Sinaga; Saidun Hutasuhut
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru, namun minat berwirausaha di kalangan mahasiswa generasi Z masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh teman sebaya terhadap minat berwirausaha mahasiswa generasi Z usia 18–22 tahun dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner skala Likert. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, yang mengindikasikan bahwa semakin besar dukungan, dorongan, dan teladan dari lingkungan pertemanan, semakin tinggi minat mahasiswa untuk memulai usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan sosial yang mendukung memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan mahasiswa, sehingga perguruan tinggi perlu membangun ekosistem yang dapat mendorong munculnya ide kreatif serta aktivitas kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Manajemen Risiko Produksi pada Agribisnis Tanaman Hias: Analisis Mitigasi Dampak Cuaca dan Hama terhadap Efisiensi Usaha Hendra Saputra; Al Ikhwan; Jelita Febrianti Tampubolon; Lasria Sitorus; Sabrina Theresia Sukma; Yohana Br Sinaga
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.6371

Abstract

Agribisnis tanaman hias (Bunga Proyek) memiliki potensi ekonomi tinggi namun rentan terhadap ketidakpastian iklim dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko produksi, menganalisis dampak risiko terhadap efisiensi usaha, serta merumuskan strategi mitigasi pada usaha budidaya bunga di Tanjung Morawa. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif, penelitian dilakukan pada lahan seluas ±1.216 m² dengan sistem produksi open field (tanpa naungan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama bersumber dari curah hujan tinggi dan serangan hama ulat daun, yang menyebabkan tingkat kerusakan (loss rate) mencapai 30%. Analisis finansial menunjukkan usaha masih layak dengan R/C Ratio 1,6, namun simulasi mitigasi menunjukkan bahwa penurunan tingkat kerusakan dari 30% menjadi 15% dapat meningkatkan R/C Ratio menjadi 1,94. Strategi mitigasi direkomendasikan melalui tiga tahapan: low cost (perbaikan drainase dan naungan sederhana), medium (penggunaan mini greenhouse dan PHT), serta strategic (digitalisasi pemasaran). Implementasi manajemen risiko terpadu terbukti krusial untuk meningkatkan ketahanan dan profitabilitas usaha tani skala kecil.