Yarniwa Gulo
Universitas Nias

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kearifan Lokal Masyarakat Nias Amstrong Harefa; Haris Joshua Hia; Antonius Zai; Penataran Lase; Perdamaian Zega; Alvian Putri Gulo; Asniar Windi Tafonao; Yarniwa Gulo; Daria Darmawati Gea; Ardius Zai
Jurnal Sains, Teknik, Ekonomi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2026): SATEDIK - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/satedik.v2i1.941

Abstract

This study examines the local wisdom of the Nias people by placing it within the framework of pluralism, social harmony, and cultural values passed down from generation to generation. The Nias people are a pluralistic community ethnically and religiously, consisting of the Nias tribe and various immigrant groups such as Chinese, Batak, Padang, Javanese, as well as adherents of Protestant Christianity, Catholicism, Islam, and Buddhism. This plurality is integrated in a social system supported by local wisdom such as banua-fatalifusöta, emali dome si so ba lala, and sebua ta’ide’ide’ö which play a role in maintaining social cohesion, tolerance, and conflict resolution within the family. This study uses a qualitative method with a historical-normative approach through literature and document analysis, in order to trace the historical construction and normative meaning of these local wisdom values. The results show that the local wisdom of the Nias people functions as an effective social mechanism for maintaining inter-religious and inter-ethnic harmony, and makes a significant contribution to the creation of social-communitarian stability that is rarely found in other plural societies in Indonesia. This study strengthens the understanding that traditional values and local wisdom are determining factors in the formation of social harmony in Nias society.
Analisis Penerapan Literasi Membaca Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di SMP Negeri 1 Hiliduho 2026/2027 Yarniwa Gulo; Adrianus Bawamenewi; Berkat Persada Lase; Syukur Kasieli Hulu
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1448

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi membaca dalam mendukung pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Pancasila, sementara kondisi di SMP Negeri 1 Hiliduho masih diwarnai rendahnya minat baca sebagian siswa dan keterbatasan bahan bacaan pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan literasi membaca pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, pelaksanaan dan kendala, serta upaya yang dilakukan guru dan sekolah pada penerapan literasi membaca pada pembelajaran , dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta melibatkan kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila, dan siswa sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi membaca telah diterapkan melalui pembiasaan membaca sebelum pembelajaran, diskusi kelompok, tanya jawab, serta pemberian tugas berbasis bacaan, sehingga siswa menjadi lebih aktif, lebih mudah memahami materi, dan lebih mampu menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan sehari-hari, meskipun pelaksanaannya belum sepenuhnya maksimal. Pelaksanaan ini di lakukakan melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk membaca, memahami, dan mengolah informasi dari berbagai sumber belajar.Kendala berupa rendahnya minat baca sebagian siswa, keterbatasan bahan bacaan yang bervariasi, perbedaan kemampuan membaca antarsiswa, serta pengaruh penggunaan gawai dan media sosial yang mengurangi waktu membaca. Upaya yang dilakukan guru dan sekolah meliputi pembiasaan membaca rutin, optimalisasi perpustakaan, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi seperti diskusi dan Problem Based Learning, pemberian motivasi kepada siswa, serta kerja sama dengan orang tua agar kebiasaan membaca juga terbentuk di rumah.