Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Artikel Review : Pengaruh Penyalutan Terhadap Karakteristik Fisikokimia Tablet Salut Gula atau Enterik Nisful Lailatun Nadiroh; Dwi Roisiyah; Salsabiila Wina Delia; Najwa Firida Rahma; Adela Gerlani Bria; Rusdiana Tri Septiarini; Jihan Fahiroh Nur Arifin; Dewi Rahmawati; Yani Ambari; Dzakiya Zhihrotul Wida
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v4i1.4596

Abstract

Tablet coating is one of the pharmaceutical technologies that plays an important role in improving the physicochemical characteristics and stability of tablet preparations. This study aims to comprehensively review the effect of coating processes on the physicochemical characteristics and stability of tablets, including mechanical properties, dissolution profiles, and active substance stability during storage. The method used is a literature review of 8 scientific journals obtained from Google Scholar, PubMed, PerpusNas, and ResearchGate databases, published within the last 5–10 years. The results showed that the coating process significantly affected physicochemical characteristics including hardness, friability, disintegration time, dissolution profile, and drug release. In terms of stability, coating protected active substances from environmental influences such as humidity, oxidation, and gastric acid degradation. Among the types of coating studied, enteric coating proved to be the most effective method as it provided maximum protection for acid-sensitive drugs and specifically controlled drug release in the intestine, thereby positively impacting bioavailability and therapeutic efficacy. Sugar coating also contributed to improving physical properties and protecting tablets during storage and distribution. Therefore, selection of appropriate coating type and composition is a critical factor in producing quality, stable, and therapeutically effective tablet preparations.
Artikel Review Fitokimia: Efektifitas Dekokta Sebagai Metode Ekstraksi Novita Fitriana Ikfar; Fina Salsabila Nur Aini; Seylin Zavira Ananta; Anisa Khanif Khusnia; Wilda Tsabitah Jafnah Mahmud; Najwa Firida Rahma; Salsha Bila Dwi Lestari; Angelita Maulya Cantika Putri; Alya Miladiyah Chayani; A’Yunil Hisbiah; Ivan Charles S.Klau; Arista Wahyu Ningsih
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v4i1.862

Abstract

Dekokta merupakan salah satu metode ekstraksi konvensional yang banyak digunakan dalam pengolahan tanaman obat karena prosesnya sederhana, efektif, dan mampu menghasilkan senyawa bioaktif dalam jumlah tinggi. Penelitian dan pengembangan mengenai metode ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuannya dalam mengekstraksi senyawa aktif serta mengevaluasi aktivitas biologis dari berbagai tanaman obat. Proses dekokta dilakukan dengan merebus simplisia tanaman dalam air pada suhu dan waktu tertentu untuk mengekstraksi komponen aktif, dan telah diterapkan pada berbagai tanaman seperti daun iler, daun singkong, krokot, Gracilaria verrucosa, daun mengkudu, serta sabut kelapa muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini mampu mengekstraksi senyawa penting seperti flavonoid, tanin, polifenol, alkaloid, saponin, dan terpenoid, menghasilkan rendemen serta kadar fenolik yang tinggi, dan menunjukkan aktivitas biologis signifikan seperti antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, aktivitas antioksidan kuat, serta aktivitas antiinflamasi dengan nilai IC₅₀ yang kompetitif terhadap kontrol positif. Selain itu, dekokta juga berperan dalam pembentukan supramolekul dan partikel nano homogen yang meningkatkan efektivitas fitokimia, seperti pada Mahuang Fuzi Decoction (MGF). Dengan berbagai keunggulan tersebut, dekokta menjadi metode penting dalam pengembangan obat herbal modern dan berpotensi menjadi dasar inovasi untuk meningkatkan stabilitas, bioaktivitas, serta nilai komersial produk fitofarmaka.