Iir Nikmatul Fathonah
Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Sekolah Dasar: Pembentukan Karakter dan Identitas Nasional di Era Globalisasi Iir Nikmatul Fathonah; Elvani Hertati; Dessy Setyowati
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2026): Januari
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i3.77205

Abstract

 Pembentukan karakter siswa sekolah dasar di era globalisasi menghadapi tantangan akibat pengaruh budaya asing dan perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai-nilai Pancasila dalam perilaku siswa serta peran sinergi antara sekolah, guru, dan keluarga dalam penguatan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila diinternalisasikan melalui pembiasaan spiritual, kepedulian sosial, kerja sama, musyawarah, dan penerapan keadilan di lingkungan sekolah. Keberhasilan pendidikan karakter ditentukan oleh keteladanan guru, konsistensi pembiasaan di lingkungan keluarga, serta pemanfaatan teknologi sebagai pendukung pembelajaran. Disimpulkan bahwa pendidikan karakter berbasis Pancasila yang dilakukan secara terpadu mampu memperkuat moralitas dan identitas nasional siswa sekolah dasar.
Integrating West Kalimantan Local Wisdom, Educational Games, and Artificial Intelligence for Pancasila Education in Elementary Schools Iir Nikmatul Fathonah; Syf. Rizekia Zulaikha Assegaf; Dita Septiana
Journal of Contemporary Pedagogy and Learning Science Vol. 1 No. 2 (2026): : May: Scientia Causa: Journal of Contemporary Pedagogy and Learning Science
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/6ewead67

Abstract

Digital transformation has created opportunities to develop more interactive and meaningful Pancasila Education; however, current digital learning practices still emphasize content delivery rather than integrating students’ cultural contexts. West Kalimantan local wisdom contains values aligned with Pancasila, including mutual cooperation, deliberation, responsibility, tolerance, and social care, which can serve as contextual learning resources. This study aims to analyze the integration of West Kalimantan local wisdom into educational games supported by digital technology and Artificial Intelligence (AI) for elementary school Pancasila Education. Using a qualitative library research approach, this study analyzed relevant literature on Pancasila Education, local wisdom, educational games, digital learning, and AI through thematic classification and conceptual synthesis. The findings indicate that cultural practices such as the Saprahan tradition, Dayak Longhouse (Rumah Panjang), Customary Deliberation, Cap Go Meh Festival, and Dayak customary forests can be transformed into educational game content to strengthen students’ understanding and practice of Pancasila values. The proposed conceptual model positions local wisdom as learning content, educational games as pedagogical strategies, and AI as adaptive technological support for creating contextual, engaging, and value-oriented learning experiences.
Strategi Guru Dalam Membentuk Disiplin Kelas Pada Siswa Kelas IV di SDN 51 Sungai Raya Rahma Fazira; Yunika Afryaningsih; Iir Nikmatul Fathonah
MEDIA DAN STRATEGI PEMBELAJARAN Vol 3 No 3 (2026): International Journal of Teaching
Publisher : YAYASAN CENDEKIA CITRA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/ijt.v3i3.1250

Abstract

Kedisiplinan kelas menjadi unsur penting bagi terciptanya pembelajaran yang kondusif. Namun, pergantian guru di awal tahun ajaran menyebabkan munculnya berbagai persoalan disiplin pada siswa kelas IV SDN 51 Sungai Raya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam membangun disiplin kelas, dengan menitikberatkan pada tahap keempat teori disiplin proaktif Colvin (2008), yakni mempertahankan perilaku positif melalui keteladanan informal dan pemberian penghargaan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara dengan guru kelas IV, observasi dua kali pertemuan, serta dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Creswell, mencakup pengolahan, koding, kategorisasi, penyajian, dan interpretasi data. Temuan menunjukkan bahwa guru menerapkan dua strategi yang saling menunjang. Pertama, keteladanan informal, tercermin dari kedisiplinan waktu guru, sikap hormat dan perhatian terhadap siswa, penyelesaian masalah secara positif, serta keterlibatan siswa dalam menyusun kesepakatan kelas. Kedua, pemberian penghargaan yang terencana, berupa pujian, tepuk tangan, hadiah kecil, dan tambahan nilai, baik untuk individu maupun kelas secara keseluruhan. Kombinasi kedua strategi ini berhasil membentuk kesadaran disiplin siswa secara bertahap, ditandai dengan peningkatan ketertiban dari pertemuan pertama ke pertemuan kedua.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 07 SUNGAI RAYA Elin Arsita; Dessy Setyowati; Iir Nikmatul Fathonah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18854

Abstract

This study was motivated by the low mathematics learning outcomes of fourth-grade students at SDN 07 Sungai Raya, which were associated with teacher-centered learning that made students less active and had difficulty solving problems. This study aimed to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model on the mathematics learning outcomes of fourth-grade students on area measurement material. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a nonequivalent control group design. The sample consisted of 52 students, with 26 students in the experimental class and 26 students in the control class. Data were collected using tests and observations and analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, Levene homogeneity test, independent-samples t-test, and normalized gain (N-Gain). The mean pretest scores were 53.27 for the experimental class and 54.81 for the control class, while the mean posttest scores were 79.23 and 70.38, respectively. The independent-samples t-test produced a significance value of 0.004 < 0.05, indicating a significant effect of PBL on students' mathematics learning outcomes. The N-Gain score was 0.567 for the experimental class and 0.329 for the control class; both were categorized as moderate. The findings indicate that PBL can be used as an alternative learning model for mathematics instruction in elementary school, particularly for area measurement.