Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Curriculum-Based Strategies for Strengthening Social Analysis Skills among Tafsir Students Nur Rofiah; Iwan Satiri; Ahmad Juraidi; Salman Faris; Ahmad Zulki; Tri Kurnia Revul Andina
ZAD Al-Mufassirin Vol. 8 No. 1 (2026): ZAD Al-Mufassirin June 2026 [In Progress]
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v8i1.375

Abstract

Research conducted by tafsir students on social problems requires strong social analysis skills in order to trace the roots of injustice and ensure that the resulting Qur’anic exegesis is appropriately directed. This study aimed to identify curriculum-based strategies for strengthening the social analysis skills of tafsir students. It employed a qualitative approach based on library research. Relevant literature was analyzed using the theory of the integration of general and religious sciences in order to demonstrate the importance of integrating tafsir studies with the social sciences and to formulate strategies for strengthening students’ social analysis through the curriculum. The study identified four curriculum-based strategies for strengthening social analysis: an embedded approach, namely inserting social analysis into existing courses; a parallel approach, namely offering a specific course on social analysis; an extracurricular approach, namely organizing social analysis training; and a transdisciplinary approach, namely enabling students to take relevant courses in other faculties or universities. The findings affirm the urgency of integrating tafsir studies with the social sciences and offer four alternative strategies that may be useful for heads of Qur’anic and Tafsir Studies programs in strengthening students’ social analysis skills.
Pemahaman Masyarakat Desa Rato Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat Tentang QS. Al-Ikhlas/112 dalam Tradisi Zikir Peta Kapanca Gina Rodatul; Nur Rofiah; Nurbaiti
Rahmad : Jurnal Studi Islam dan Ilmu Al-Qur'an Vol 3 No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71349/rahmad.v3i1.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang Pemahaman Masyarakat Desa Rato Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat Tentang QS. Al-Ikhlas/112 dalam Tradisi Zikir Peta Kapanca. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sosiologis. Sumber data primer berasal dari dokumen-dokumen penting yang dimiliki oleh lembaga kemasyarakatan, sekaligus jawaban dari pihak-pihak terkait yang diwawancarai. Sumber sekunder berasal dari berbagai referensi ilmiah yang berkaitan dengan pembahasan. Studi tentang tafsir Qur`an tidak hanya memberikan gambaran deskriptif tentang praktik-praktik keagamaan, tetapi juga mengeksplorasi dinamika kompleks di balik interaksi manusia dengan Al-Qur`an. Masyarakat Desa Rato memiliki pemahaman yang kuat terhadap Surah Al-Ikhlas, yang diyakini sebagai dasar iman dan takwa, terutama dalam konteks pernikahan dan kemudahan urusan pengantin. Secara Qur’anik, Surah Al-Ikhlas menegaskan keesaan Allah, sebagai tempat bergantung semua makhluk dan tidak memiliki sekutu, sebagaimana dijelaskan dalam tafsir Ibnu Katsir. Keyakinan ini tercermin dalam tradisi spiritual seperti zikir Peta Kapanca, yang meskipun dilandasi pemahaman terbatas terhadap tafsir Al-Qur’an, tetap mencerminkan ajaran Islam. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman Al-Qur’an diharapkan dapat memperdalam makna spiritual dalam tradisi ini.
Islam dan Kearifan Lokal Menyikapi Pembacaan Surah Yasin dalam Tradisi Doa Bola Masyarakat Bima Ayu Mariyati; Nur Rofiah; Nurbaiti
Rahmad : Jurnal Studi Islam dan Ilmu Al-Qur'an Vol 3 No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71349/rahmad.v3i1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang pembacaan surah Yasin dalam tradisi Doa Bola di Bima, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sosiologis. Sumber data primer berasal dari dokumen-dokumen penting yang dimiliki oleh lembaga kemasyarakatan, sekaligus jawaban dari pihak-pihak terkait yang diwawancarai. Sedangkan sumber sekunder berasal dari berbagai referensi ilmiah yang berkaitan dengan pembahasan. Studi tentang living Qur`an tidak hanya memberikan gambaran deskriptif tentang praktik-praktik keagamaan, tetapi juga mengeksplorasi dinamika kompleks di balik interaksi manusia dengan Al-Qur`an. Hal ini mencakup analisis terhadap peran Al-Qur`an dalam kehidupan individu dan komunitas, serta bagaimana makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diinterpretasikan dan diterapkan dalam konteks yang spesifik. Temuan penelitian ini menunjukkan juga bahwa pemaknaan sosial pembacaan surah Yasin dalam tradisi Doa Bola pada masyarakat Bima merupakan salah satu bentuk usaha atau ikhtiar masyarakat untuk mendekatkan diri dan mendapatkan ridha Allah. Selain itu juga masyarakat Bima meyakini bahwa pembacaan surah Yasin dalam tradisi Doa Bola yaitu sebagai dzikir, karena dengan membaca surah Yasin membuat hati menjadi tenang. Kemudian sebagai doa keselamatan, mengingat kematian, serta membaca Al-Qur’an dalam dalam kehidupan sehari-hari merupakan ibadah.
The Curriculum-Based Strategies for Strengthening Social Analysis Skills among Tafsir Students Nur Rofiah; Iwan Satiri; Ahmad Juraidi; Salman Faris; Ahmad Zulki; Tri Kurnia Revul Andina
ZAD Al-Mufassirin Vol. 8 No. 1 (2026): ZAD Al-Mufassirin June 2026 [In Progress]
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v8i1.375

Abstract

Research conducted by tafsir students on social problems requires strong social analysis skills in order to trace the roots of injustice and ensure that the resulting Qur’anic exegesis is appropriately directed. This study aimed to identify curriculum-based strategies for strengthening the social analysis skills of tafsir students. It employed a qualitative approach based on library research. Relevant literature was analyzed using the theory of the integration of general and religious sciences in order to demonstrate the importance of integrating tafsir studies with the social sciences and to formulate strategies for strengthening students’ social analysis through the curriculum. The study identified four curriculum-based strategies for strengthening social analysis: an embedded approach, namely inserting social analysis into existing courses; a parallel approach, namely offering a specific course on social analysis; an extracurricular approach, namely organizing social analysis training; and a transdisciplinary approach, namely enabling students to take relevant courses in other faculties or universities. The findings affirm the urgency of integrating tafsir studies with the social sciences and offer four alternative strategies that may be useful for heads of Qur’anic and Tafsir Studies programs in strengthening students’ social analysis skills.