Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Dakwah Kultural Walisongo dalam Membangun Peradaban Islam di Nusantara Devita Putri Amalia; M. Imron Rosadi; Abdur Rohman Makarim; Anang Sholikhudin
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan sejarah peradaban Islam di Nusantara, khususnya pada era Walisongo, sebagai landasan dalam memahami konsep Islam Nusantara yang moderat. Kajian ini penting untuk memberikan perspektif historis di tengah perdebatan mengenai identitas keislaman Indonesia. Melalui penelitian kepustakaan dengan pendekatan sejarah ketersediaan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi serta analisis isi, penelitian menemukan bahwa Walisongo berhasil mengislamkan Jawa melalui dakwah damai dan akulturatif. Pendekatan mereka memadukan aspek saintek, seni, etika, dan spiritualitas sehingga dapat menjangkau masyarakat tanpa paksaan. Media budaya seperti wayang, gamelan, dan pesantren yang diadaptasi dari tradisi lokal menjadi instrumen penting. Penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan Walisongo mengharmonikan ajaran Islam dengan nilai-nilai lokal membentuk karakter Islam Nusantara yang moderat (tawassuth), seimbang (tawazun), adil (i’tidal), dan toleran (tasamuh), yang tetap relevan hingga kini. Kata kunci: Walisongo, Peradaban Islam, Islam Nusantara, Strategi Dakwah, Akulturasi Budaya
Pendampingan Karang Taruna dalam Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Aplikasi SADARI di Desa Dringu, Probolinggo Nuriyanto; Miftahul Huda; Afrikatul Maulidiyah; Faishol Amrulloh; M. Imron Rosadi; M. Sulhan; Subchan Asy’ari; Nur Ajizah
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.4236

Abstract

Flood disasters frequently occur in Dringu Village, Probolinggo Regency, due to geographical conditions and the lack of an effective early warning system. This community service program aims to enhance the capacity of youth organizations (Karang Taruna) in flood mitigation through the utilization of the SADARI (Dringu Flood Early Warning System) application based on IoT technology. The beneficiaries of this program are members of Karang Taruna who serve as community-based disaster response teams. The method applied is a participatory empowerment approach, including problem identification, socialization, training, technology implementation, and mentoring and evaluation. The results indicate a significant increase in participants’ knowledge from 38% to 88%, as well as their ability to independently operate the SADARI application. The system is capable of providing early warnings 15–30 minutes before potential flooding, improving communication and coordination effectiveness among community members. Furthermore, the establishment of disaster response teams, development of standard operating procedures, and implementation of digital communication systems reflect strengthened institutional capacity. This program contributes to enhancing community preparedness and resilience through technology and has the potential to be replicated in other flood-prone areas.