Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Systematic Literature Review : UI/UX Design Methods for Government Applications Rifqi Fahrudin; Petrus Sokibi; Ridho Taufiq Subagio; Irfan Dwiguna Sumitra; Irawan Afrianto; Estiko Rijanto
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v5i1.254

Abstract

Digital transformation in the public sector requires the implementation of user interface and user experience (UI/UX) design that ensures government services are effective, inclusive, and easy to use. However, numerous studies indicate that government applications continue to face challenges related to usability, accessibility, and misalignment between system design and user needs. This study aims to map UI/UX evaluation and design approaches in the context of government applications through a Systematic Literature Review (SLR) guided by the PRISMA framework. The literature search was conducted in the Scopus database using the keywords (“user interface” OR “user experience”) AND (“government application” OR “e-government”) AND (“method” OR “model” OR “framework”), resulting in 275 records. Following a rigorous screening and eligibility assessment, 10 articles met the inclusion criteria and were analyzed further. The findings indicate that the most commonly employed evaluation methods include Heuristic Evaluation, Cognitive Walkthrough, Usability Testing, and the Think-Aloud Protocol, while frequently used measurement instruments include the System Usability Scale (SUS) and ISO 25022/25023 standards. Recurrent issues identified across studies include non-intuitive navigation, limited system feedback, and accessibility barriers for users with special needs. This study highlights the importance of integrating expert-based and user-centered evaluations to enhance the quality of digital government services.
IMPLEMENTASI METODE K-NEAREST NEIGHBOR (K-NN) DAN FORWARD CHAINING UNTUK MONITORING TUMBUH KEMBANG BALITA Petrus Sokibi Sukanto; Rifqi Fahrudin; Ridho Taufiq Subagio; Ednawati Rainarli; Adam Mukharil Bachtiar; Hanhan Maulana; Bobi Kurniawan
Jurnal Digit : Digital of Information Technology Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v16i1.460

Abstract

Pelayanan pelaporan hasil pemeriksaan balita di Posyandu seringkali menghadapi kendala akurasi dan keterlambatan informasi, yang menyulitkan kader serta orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun model sistem informasi berbasis website yang mampu menentukan status gizi dan perkembangan motorik balita secara akurat. Sistem ini mengintegrasikan dua metode kecerdasan buatan: K-Nearest Neighbor (K-NN) untuk klasifikasi status gizi berdasarkan antropometri, dan Forward Chaining untuk mendeteksi tahap perkembangan kemampuan motorik balita. Pengembangan model perangkat lunak dilakukan menggunakan framework CodeIgniter dengan pemodelan sistem menggunakan Unified Modelling Language (UML). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model website ini memiliki performa yang sangat baik dengan tingkat akurasi sebesar 85,71% untuk penentuan status gizi melalui metode K-NN, dan tingkat akurasi mencapai 100% untuk identifikasi perkembangan motorik menggunakan Forward Chaining. Model ini diharapkan dapat menjadi alat monitoring yang handal bagi tenaga kesehatan dan orang tua. Sebagai pengembangan di masa depan, disarankan penambahan fitur switch akun bagi orang tua yang memiliki lebih dari satu balita untuk mempermudah manajemen data perkembangan anak secara personal.Kata kunci: Posyandu, Status Gizi, Perkembangan Balita, K-Nearest Neighbor, Forward Chaining.
ANALISIS KINERJA FUZZY LOGIC DALAM SISTEM PENETASAN TELUR OTOMATIS DENGAN FITUR MONITORING BERBASIS TELEGRAM BOT Rifqi Fahrudin; Ridho Taufiq Subagio; Petrus Sokibi; Zainal Arifin Hasibuan; Bobi Kurniawan; Sri Supatmi
Jurnal Digit : Digital of Information Technology Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v16i1.459

Abstract

Temperatur dan kelembaban merupakan dua faktor utama yang menentukan keberhasilan penetasan telur. Berdasarkan referensi, temperatur optimal dalam mesin tetas yaitu 35-39°C dan kelembaban optimal yaitu 40%- 56%RH. Namun kebanyakan mesin penetas telur konvensional yang ada dipasaran hanya memperhitungkan satu faktor saja yaitu temperatur. Untuk itulah digunakan system fuzzy logic control agar kestabilan suhu dapat terjaga. Dengan menggunakan nodemcu sebagai pengontrolan utama, hasil pembacaan sensor akan diproses sesuai dengan Algortitma Fuzzy Logic yang telah ditanamkan dalam minimum sistem. Lalu akan disesuaikan dengan Set Point yang telah ditetapkan. Output dari alat berupa sinyal digital yang akan mengontrol elemen fan cooller berupa kipas 5V DC. Logika fuzzy akan berjalan sesuai suhu ruangan jika suhu didalam ruangan lebih dari 39°C kipas akan berjalan sesuai output dari fuzzy rulebase. Jika suhu melebihi setting point yaitu 37-39°C maka lampu pijar akan mati, dan akan menyala kembali jika suhu kurang dari 38°C. Dalam hal ini semua aktivitas dalam ruangan penetas telur dalam di monitoring melalui telegram.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem kendali logika fuzzy berbasis parameter suhu dan kelembapan mampu menghasilkan keluaran yang presisi. Sebagai contoh, pada kondisi suhu 32°C dan kelembapan 60%, sistem secara otomatis mengaktifkan lampu dan mengatur kecepatan kipas sebesar 50% (Level 1) untuk menjaga stabilitas kondisi ruangan.Kata kunci: fuzzy logic control, suhu, kelembaban, NodeMCU, Telegram.