Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mindful Parenting dan Emotional Linguistic Input untuk Penguatan Kelekatan Aman dan Pencegahan Gangguan Kesehatan Mental pada Anak Neng Triyaningsih Suryaman; Siti Aminah Alfalathi; Zara Mayra; Marsa Triana Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/abdimasia.v2i1.513

Abstract

Meningkatnya prevalensi permasalahan kesehatan mental pada anak berkaitan dengan pola pengasuhan yang kurang adaptif, lemahnya kelekatan aman (secure attachment), serta keterbatasan komunikasi emosional dalam keluarga. Kondisi tersebut dapat berdampak pada rendahnya kemampuan regulasi emosi, harga diri, dan relasi sosial anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah gangguan kesehatan mental pada anak melalui penerapan mindful parenting dan penguatan emotional linguistic input pada orang tua. Metode pelaksanaan dilakukan melalui psikoedukasi, pelatihan, dan praktik langsung yang meliputi pengenalan prinsip mindful parenting, strategi membangun secure attachment, keterampilan komunikasi emosional, latihan regulasi emosi, pengembangan empati, serta stimulasi bahasa dalam interaksi orang tua dan anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pemantapan pemahaman orang tua mengenai pengasuhan sadar, menguatkan kesadaran emosional, serta kemampuan orang tua dalam merespons kebutuhan emosional anak secara lebih positif dan suportif. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan mindful parenting dan emotional linguistic input dapat memperkuat peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis anak secara preventif.
Analysis of Attachment Styles and Relationship Dynamics in Early Adulthood: Implications for the Need for Premarital Counseling Siti Aminah Alfalathi; Zara Mayra; Neng Triyaningsih Suryaman; Rindang Wahjuningtijas; Dery Saefudin
ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Vol. 6 No. 2 (2025): Progcouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/progcouns.v6i2.90347

Abstract

Premarital counseling is increasingly recognized as important in Indonesia, yet the influence of attachment styles and relationship conditions on counseling needs among young adults is not well understood. This study examined the distribution of attachment styles, relationship conditions, and demographics, and their effect on the perceived need for premarital counseling. A cross-sectional survey was conducted with 480 young adults aged 18–40 using self-report questionnaires, and rare-event penalized logistic regression accounted for the highly unbalanced outcome. Results showed moderate levels of secure, disorganized, anxious, and avoidant attachment, with secure attachment slightly more common. Almost all participants (99.4%) reported needing premarital counseling. Regression analysis indicated that higher secure attachment scores were positively associated with counseling needs (OR = 1.82). Most participants were single, without children, and reported neutral to positive relationship conditions. These findings suggest young adults recognize the value of premarital counseling for emotional preparation and relational skill development, highlighting the need for interventions tailored to individual attachment profiles. Counseling programs should be culturally sensitive, adaptable, and attachment-informed, emphasizing communication, conflict resolution, and self-reflection to support long-term relationship satisfaction. Future research should adopt longitudinal and mixed-method approaches to better understand motivations and counseling needs.