Safitri, Nisrina Ulayya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Porang (Amorphophallus muelleri) Biscuits Fortified with Moringa (Moringa oleifera, Lamk) Leaf Flour on decrease Inflammation in kidney of Obese Wistar Rats (Rattus norvegicus) Safitri, Nisrina Ulayya; Setyawan, Novan Adi; Pesik, Riza Novierta; Budiani, Dyah Ratna
Smart Medical Journal Vol 7, No 2 (2024): August
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/smj.v7i2.81652

Abstract

Introduction: The high incidence of obesity is due to the habit of eating snacks. The habit of eating snacks can be replaced with healthy snacks, one of which is porang biscuits fortified with moringa flour. This study was conducted to determine the effect of intake of porang biscuits fortified with moringa flour on glomerular area and interstitial inflammation of the kidneys of Wistar rats modeled obesity.Methods: Laboratory experimental research with randomized postest control group design. 30 Wistar male rats were divided into 5 groups. The negative control group (KN) was given standard feed, the positive control group (KP) was given high-fat high-fructose feed, the treatment groups (P1, P2, and P3) were given porang biscuits fortified with moringa flour with varying doses of moringa leaf powder 150, 250, and 350 mg/200grBB after induction. Glomerular area was measured with raster image. The results of glomerular area and interstitial inflammation score were analyzed by oneway ANOVA and post hoc Tukey HSD. Correlation of glomerular area and interstitial inflammation score with increasing dose were analyzed by Pearson.Results: There was no significant difference in glomerular area between all groups and no correlation between glomerular area and increasing dose of moringa powder. There were significant differences in interstitial inflammation scores between KN-KP, KN-P1, KN-P2, KN-P3, KP-P3, P1-P3 and P2-KP. The correlation between interstitial inflammation and increasing dose of moringa leaf powder was p=0.000 and r=-0.776Conclusion: There is a difference in the interstitial inflammation score of the kidneys of obese Wistar rats after intake of porang biscuits fortified with Moringa leaf powder at a dose of 350 mg/200 grBB while there is no difference in glomerular area. There is a strong negative correlation between increasing doses of moringa leaf powder and interstitial inflammation.
Edukasi Pencegahan Stunting sebagai Upaya Penekanan Angka Stunting di Desa Trombol Sragen Pakha, Dyonisa Nasirochmi; Bevani, Alzena Primrose; Artasya, Calista Yudhi; Bryan, Christopher; Hanannyndito, Ersalia; Joesan, Izdihar Rahmania; Anwar, Muhammad Adib Fajar; Safitri, Nisrina Ulayya; Hidayat, Salva Nadia; Reswara, Vanesha Ardya; Hananto, Vinsensius Alfi
Smart Society Empowerment Journal Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v5i1.78636

Abstract

Pendahuluan: Hingga saat ini, stunting masih menjadi masalah kesehatan global. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan angka stunting di Indonesia adalah 21,6%, dan angka balita stunting di Kabupaten Sragen pada tahun 2022 adalah 24,3%, dimana terjadi peningkatan sebesar 5,5% dibandingkan tahun 2021. Sehingga, kegiatan pengabdian diperlukan untuk memberikan edukasi terkait stunting dan cara pencegahannya dengan harapan dapat menekan angka stunting.Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan tanggal 7 Agustus 2023 di Posyandu Amanah Desa Trombol, Sragen. Sasaran kegiatan adalah peserta posyandu balita, yaitu ibu dengan balita dengan total 35 peserta. Sebelum penyuluhan, peserta mengerjakan pre-test. Penyuluhan diberikan dengan ceramah interaktif menggunakan PowerPoint dan penggunaan leaflet untuk diskusi lebih dalam. Kegiatan pengabdian diakhiri dengan mengerjakan post-test dan kritik saran terhadap leaflet.Hasil dan pembahasan: Kegiatan pengabdian sudah berjalan dengan lancar. Sasaran peserta yaitu ibu sudah sesuai, mengingat pentingnya peran ibu dalam 1000 hari pertama kehidupan. Kemudian, rerata nilai hasil pre-test adalah 8±1,76 dan post-test adalah 9,4±0,81. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan. Peningkatan pengetahuan peserta diharapkan dapat mengoptimalkan pemberian nutrisi pada anak. Selain itu, mayoritas peserta setuju bahwa leaflet sudah sesuai dan bermanfaat sebagai media penyuluhan, serta kegiatan pengabdian mendapatkan respon positif dari peserta.Kesimpulan: Kegiatan pengabdian sudah berjalan dengan baik sesuai tujuan. Penyuluhan stunting dapat meningkatkan pengetahuan peserta terkait stunting. Selain itu, 90% peserta setuju bahwa leaflet dapat digunakan sebagai media penyuluhan dengan konten yang sudah sesuai dan mudah dipahami.