Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Siswa Terhadap Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Scientific Reading Based Project untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Restiani, Ning Dainty; Suryandari, Kartika Chrysti; Salimi, Moh.
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107394

Abstract

Science literacy is one of the essential competencies of the 21st century that needs to be instilled since elementary school level. However, the facts on the ground show that students' science literacy is still relatively low due to limited learning media and lack of age-appropriate scientific readings. This study aims to analyze the need for developing an electronic module based on the Scientific Reading Based Project (SRBP) that can support the improvement of science literacy. The method used is descriptive qualitative with instruments in the form of questionnaires and interviews with fifth grade students from three elementary schools. Data were analyzed based on six aspects of needs, namely: learning materials, student involvement, methods and media, scientific reading, technology, and evaluation. The results of the study show that the aspects of the need for scientific reading, the use of technology, and the development of project-based teaching materials received a high response. On the other hand, active student participation and the use of learning media are still limited. These findings provide a strong basis for designing an electronic SRBP module that is contextual, interesting, and in accordance with student needs.Literasi sains merupakan salah satu kompetensi esensial abad ke-21 yang perlu ditanamkan sejak jenjang sekolah dasar. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa literasi sains siswa masih tergolong rendah karena keterbatasan media pembelajaran dan kurangnya bacaan ilmiah yang sesuai usia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul elektronik berbasis Scientific Reading Based Project (SRBP) yang dapat mendukung peningkatan literasi sains. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa angket dan wawancara terhadap siswa kelas V dari tiga sekolah dasar. Data dianalisis berdasarkan enam aspek kebutuhan, yaitu: materi pembelajaran, keterlibatan siswa, metode dan media, scientific reading, teknologi, dan evaluasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa aspek kebutuhan terhadap bacaan ilmiah, penggunaan teknologi, dan pengembangan bahan ajar berbasis proyek mendapat respon tinggi. Sebaliknya, partisipasi aktif siswa dan penggunaan media pembelajaran masih terbatas. Temuan ini memberikan dasar yang kuat untuk merancang modul elektronik SRBP yang kontekstual, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Rendahnya Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Analisis Masalah dan Solusi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Suhartono, Suhartono; Restiani, Ning Dainty; Hartini, Kristina Aspri; Sari, Novita Riana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107395

Abstract

Speaking skills are basic competencies that must be mastered by elementary school students, but various studies show that learners' speaking skills are still relatively low. This study aims to identify the factors that cause low speaking skills in elementary school students and formulate effective solutions in learning Indonesian. This research method uses a qualitative descriptive approach through a literature review with thematic analysis of eight selected articles from 2019–2024 obtained from various reputable databases. The results of the study show that low speaking skills are influenced by a lack of self-confidence, monotonous learning methods, minimal use of learning media, lack of support from the social and family environment, and limited opportunities to practice speaking. Effective solutions include building self-confidence and a safe learning environment, using active and varied learning methods, utilizing interesting media, providing regular speaking exercises, and building cooperation between schools and parents. These strategies have been proven to significantly increase students' participation, courage, and verbal abilities.Keterampilan berbicara merupakan kompetensi fundamental yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, tetapi berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya keterampilan berbicara siswa sekolah dasar dan merumuskan solusi efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis tematik terhadap delapan artikel terpilih tahun 2019–2024 yang diperoleh dari berbagai database bereputasi Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya keterampilan berbicara dipengaruhi oleh kurangnya kepercayaan diri, metode pembelajaran yang monoton, minimnya penggunaan media pembelajaran, kurangnya dukungan lingkungan sosial dan keluarga, serta terbatasnya kesempatan berlatih berbicara. Solusi efektif meliputi membangun kepercayaan diri dan lingkungan belajar yang aman, menggunakan metode pembelajaran aktif dan variatif, memanfaatkan media yang menarik, memberikan latihan berbicara secara rutin, serta membangun kerja sama sekolah dan orang tua. Strategi-strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi, keberanian, dan kemampuan verbal siswa secara signifikan.
Permasalahan Konseptual dan Kontekstual dalam Pembelajaran Bangun Datar di Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Literatur Restiani, Ning Dainty; Indrapangastuti, Dewi; Wahyudi, Achmad Basari Eko
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.107685

Abstract

Pembelajaran bangun datar di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membangun dasar pemahaman geometri dan kemampuan berpikir spasial siswa. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan baik secara konseptual maupun kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan dalam pembelajaran bangun datar serta menggali pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas pengajaran bangun datar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur yang dianalisis secara tematik melalui sintesis berbagai sumber ilmiah dari database bereputasi dalam rentang tahun 2021-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang masih berpusat pada guru, minimnya penggunaan media konkret dan interaktif, serta kurangnya integrasi konteks kehidupan sehari-hari menjadi faktor utama yang menghambat pemahaman siswa. Sebagai solusi, beberapa strategi yang direkomendasikan antara lain penggunaan media manipulatif dan digital interaktif, penerapan model pembelajaran kontekstual dan berbasis proyek, serta penguatan pelatihan guru dalam merancang pembelajaran geometri yang bermakna dan sesuai tahap perkembangan kognitif siswa. Simpulan dari kajian ini menegaskan pentingnya pembelajaran yang bersifat aktif, kontekstual, dan berbasis pengalaman nyata untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap bangun datar di sekolah dasar.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Elektronik Interaktif berbasis Scientific Reading Based Project pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Restiani, Ning Dainty; Suryandari, Kartika Chrysti; Hidayah, Ratna
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.88616

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat memunculkan berbagai inovasi teknologi dalam pendidikan, salah satunya yaitu pengembangan modul elektronik sebagai salah satu bentuk media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan awal pengembangan modul elektronik interaktif berbasis scientific reading based project. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kurikulum yang digunakan adalah kurikulum merdeka, (2) bahan ajar yang digunakan hanya memanfaatkan buku dari pemerintah sebagai sumber bacaan, serta (3) belum dilakukannya kegiatan scientific reading sebelum implementasi proyek pembelajaran. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa diperlukan bahan ajar yang dapat memfasilitasi siswa belajar secara mandiri dengan mengintegrasikan keterampilan abad ke-21 yang relevan dengan kebutuhan siswa.