Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Buku Digital IPAS Berbasis Kearifan Lokal dengan Augmented Reality Berorientasi Berpikir Kritis Sari, Novita Riana; Rokhmaniyah, Rokhmaniyah; Indrapangastuti, Dewi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 10, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v10i1.113066

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa serta terbatasnya bahan ajar IPAS yang kontekstual dan interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku digital IPAS berbasis kearifan lokal dengan Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa serta terbatasnya bahan ajar IPAS yang kontekstual dan interaktif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Produk dikembangkan dengan mengintegrasikan kearifan lokal Kabupaten Purworejo, pendekatan Problem Based Learning, dan visualisasi Augmented Reality. Hasil validasi oleh ahli materi, media, bahasa, dan praktisi menunjukkan rata-rata kelayakan sebesar 93% dengan kategori sangat baik. Implementasi produk menunjukkan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dari nilai rata-rata 69,07 menjadi 91,15, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa buku digital IPAS berbasis kearifan lokal dengan Augmented Reality layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar IPAS yang kontekstual dan inovatif untuk mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Development of a local wisdom-based IPAS digital book integrated with augmented reality oriented toward critical thinking skills Abstract: This study was motivated by students’ low critical thinking skills and the limited availability of contextual and interactive IPAS learning materials. The study aimed to develop a local wisdom based IPAS digital book integrated with Augmented Reality (AR) to support the development of critical thinking skills among fifth-grade elementary school students. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model. The product was developed by integrating local wisdom from Purworejo Regency, a Problem Based Learning approach, and Augmented Reality visualization. The validation results from content, media, language experts, and practitioners showed an average feasibility score of 93%, categorized as very good. The implementation results indicated an improvement in students’ critical thinking skills in the experimental class, with the average score increasing from 69.07 to 91.15, which was higher than that of the control class. These findings imply that the local wisdom–based IPAS digital book integrated with Augmented Reality is feasible and effective as a contextual and innovative learning material to support the development of elementary school students’ critical thinking skills.
Rendahnya Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Analisis Masalah dan Solusi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Suhartono, Suhartono; Restiani, Ning Dainty; Hartini, Kristina Aspri; Sari, Novita Riana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107395

Abstract

Speaking skills are basic competencies that must be mastered by elementary school students, but various studies show that learners' speaking skills are still relatively low. This study aims to identify the factors that cause low speaking skills in elementary school students and formulate effective solutions in learning Indonesian. This research method uses a qualitative descriptive approach through a literature review with thematic analysis of eight selected articles from 2019–2024 obtained from various reputable databases. The results of the study show that low speaking skills are influenced by a lack of self-confidence, monotonous learning methods, minimal use of learning media, lack of support from the social and family environment, and limited opportunities to practice speaking. Effective solutions include building self-confidence and a safe learning environment, using active and varied learning methods, utilizing interesting media, providing regular speaking exercises, and building cooperation between schools and parents. These strategies have been proven to significantly increase students' participation, courage, and verbal abilities.Keterampilan berbicara merupakan kompetensi fundamental yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, tetapi berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya keterampilan berbicara siswa sekolah dasar dan merumuskan solusi efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis tematik terhadap delapan artikel terpilih tahun 2019–2024 yang diperoleh dari berbagai database bereputasi Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya keterampilan berbicara dipengaruhi oleh kurangnya kepercayaan diri, metode pembelajaran yang monoton, minimnya penggunaan media pembelajaran, kurangnya dukungan lingkungan sosial dan keluarga, serta terbatasnya kesempatan berlatih berbicara. Solusi efektif meliputi membangun kepercayaan diri dan lingkungan belajar yang aman, menggunakan metode pembelajaran aktif dan variatif, memanfaatkan media yang menarik, memberikan latihan berbicara secara rutin, serta membangun kerja sama sekolah dan orang tua. Strategi-strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi, keberanian, dan kemampuan verbal siswa secara signifikan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Bank Sampah di Desa Jatimalang Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen Santi, Rika Prima; Dewi, Adellia Isfara Nanjar; Zuhdiyanti, Alya; Rosyda, Annisa Luthfiyatur; Salsabila, Annisa; Siwi, Kharina Indah Rastra; Nurrahman, Muhammad; Sari, Novita Riana; Putantri, Rimba Nadi; Ngafiyah, Rofiqotul; Rahayu, Shiva Ayusa Kusumaning; Fitrianingrum, Sivani; Amaningrum, Tanti Kusuma; Mukhit, Mohammad Abdul; Amri, Sinta Ulil; Salimi, Moh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.288 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71139

Abstract

Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh warga Desa Jatimalang dengan metode pelaksanaan yaitu metode pendampingan dengan waktu pelaksanaan selama 6 bulan terhitung sejak bulan Juni-November tahun 2022. Perlu adanya pengelolaan sampah dalam wujud optimalisasi bank sampah yang sudah ada, sehingga terjalin kerjasama atau mitra dengan pihak lain. Tujuan pemberdayaan ini adalah meningkatkan pengelolaan bank sampah secara digital. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pendampingan dengan tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pemberdayaan ini melibatkan perangkat desa, karang taruna, dan warga desa. Hasil pemberdayaan ini meliputi peningkatan secara fisik bank sampah dan pemahaman warga terkait bank sampah. Pertama, bank sampah di desa mengalami perkembangan fasilitas yaitu website bank sampah, banner pemilahan sampah, dan perbaikan bangunan. Kedua, pemahaman warga terkait bank sampah mengalami peningkatan terutama terkait pemahaman pengetahuan tentang sampah, pemahaman pengetahuan tentang bank sampah, dan pengelolaan bank sampah. Berdasarkan hasil tersebut, maka pemberdayaan masyarakat berdampak pada peningkatan fasilitas bank sampah dan pemahaman warga terkait bank sampah.
Analisis Problematika Pembelajaran Bilangan Pecahan dan Alternatif Strategi Pemecahannya di Sekolah Dasar Indrapangastuti, Dewi; Sari, Novita Riana; Wahyudi, Achmad Basari Eko
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107402

Abstract

Mathematics instruction on fractional numbers in elementary schools often poses significant challenges for students due to its abstract nature and limited connection to real-life contexts. These difficulties contribute to poor conceptual understanding and low academic performance among students. This study aims to analyze the problems encountered in the teaching of fractions and to formulate alternative strategies to address them. The research adopts a qualitative descriptive design using a literature review method. The subjects of this study are elementary school students. Data were collected through an extensive review of 14 scientific journals, reference books, and relevant research reports published within the last ten years. The analysis was carried out systematically through stages of abstract screening, comprehensive reading of selected literature, and extraction of relevant information based on the study’s thematic focus. The findings reveal that students’ difficulties in learning fractions are influenced by three main factors: weak understanding of basic fractional concepts, limited instructional methods and media employed by teachers, and psychological and environmental factors that hinder the learning process. Recommended alternative strategies include the implementation of Problem-Based Learning (PBL), the Realistic Mathematics Education (RME) approach, the use of concrete materials and educational games, and the active involvement of parents in supporting the learning process. Innovative, contextual, and interactive instructional approaches have proven effective in enhancing students’ conceptual understanding of fractions in a more meaningful and applicable manner.Pembelajaran matematika pada materi bilangan pecahan di sekolah dasar seringkali menimbulkan kesulitan bagi siswa karena sifatnya yang abstrak dan minimnya keterkaitan dengan konteks nyata. Kesulitan ini berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika dalam pembelajaran bilangan pecahan serta merumuskan alternatif strategi pemecahannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode kajian pustaka. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek kajian adalah siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui penelusuran pustaka dari 14 jurnal ilmiah, buku referensi, dan laporan penelitian yang relevan dalam rentang waktu tahun 2017-2025. Proses analisis dilakukan secara sistematis melalui tahapan telaah abstrak, pembacaan menyeluruh terhadap literatur terpilih, dan penarikan informasi berdasarkan fokus kajian, Hasil kajian menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam pembelajaran pecahan dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu: lemahnya pemahaman konsep dasar pecahan, keterbatasan metode dan media pembelajaran yang digunakan guru, serta faktor psikologis dan lingkungan belajar yang kurang mendukung. Alternatif strategi yang direkomendasikan meliputi penerapan model Problem-Based Learning (PBL), pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), penggunaan media konkret dan permainan edukatif, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung proses belajar. Pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan interaktif terbukti dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan secara lebih bermakna dan aplikatif bagi siswa sekolah dasar.
Pengembangan E-modul IPAS Berbasis Kearifan Lokal Melalui Media Heyzine Flipbook untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Siswa Kelas V Sari, Novita Riana; Suryandari, Kartika Chrysti; Indrapangastuti, Dewi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.88675

Abstract

Pembelajaran dengan mengintegrasikan kearifan lokal penting dilakukan untuk mengenalkan kearifan lokal yang ada di lingkungan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kebutuhan siswa terhadap e-modul berbasis kearifan lokal, (2) Menguji keBaikan e-modul berbasis kearifan lokal, (3) menganalisis keefektifan penggunaan e-modul berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model ADDIE (analyze, design, development,implementation, evaluation). Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, angket, dan tes (pretest dan posttest). Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif, kualitatif, dan uji keefektifan (N-gain dan effect size). Hasil penelitian yaitu pengembangan e-modul IPAS berbasis kearifan lokal melalui tahapan model ADDIE. E-modul IPAS berbasis kearifan lokal ini berhasil dikembangkan, dibuktikan dengan hasil penilaian dari para ahli diperoleh kesimpulan bahwa e-modul IPAS berbasis kearifan lokal yang dikembangkan telah memenuhi kriteria yaitu minimal “Baik”. Hasil perhitungan N-gain pada kelas eksperimen sebesar 76% dengan klasifikasi tinggi. Hasil perhitungan effect size 1,32 dengan klasifikasi sangat besar,dan perbandingan persentase rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari siswa kelas kontrol. Kesimpulan pada penelitian dan pengembangan ini e-modul IPAS berbasis kearifan lokal Baik digunakan dalam pembelajaran dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada siswa kelas V.