Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementation of Sharia Compliance in ZIS Distribution at BSI Maslahat Based on DSN-MUI Fatwas Salma Nadia Salsabilla; Arin Setiyowati; Luluk Latifah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v10i1.19687

Abstract

The implementation of Sharia compliance in the management of zakat, infaq, and sadaqah (ZIS) funds is essential to ensure public trust and institutional accountability. This study aims to examine the extent to which BSI Maslahat, the official amil zakat institution affiliated with Bank Syariah Indonesia (BSI), complies with Sharia principles in distributing ZIS funds, particularly in terms of transparency and accountability. This research uses a qualitative method with a literature and documentary study approach. The data were sourced from BSI Maslahat’s annual reports from 2017 to 2023 and relevant fatwas issued by the National Sharia Council–Indonesian Ulema Council (DSN-MUI). Content analysis was applied to assess the alignment of ZIS distribution with Sharia principles, particularly DSN-MUI Fatwa No. 23/2020 and No. 71/2023. The findings indicate that ZIS distribution during the observed period did not fully comply with Fatwa No. 23/2020, as the riqab category was not included. However, improvements in transparency and reporting were evident in accordance with Fatwa No. 71/2023. These results are analyzed through Monzer Kahf’s Islamic Contract Theory, which emphasizes justice, transparency, and Sharia adherence. This study contributes to Islamic economic discourse by offering strategic recommendations to enhance ZIS fund management and compliance. It also serves as a reference for regulators and Islamic financial practitioners to improve institutional governance and public confidence in Islamic philanthropy.Keywords: BSI Maslahat; Sharia Compliance; ZIS Distribution; DSN-MUI; Islamic Contract Theory
Pembelajaran Halal Lifestyle melalui Media Edutainment dalam Meningkatkan Literasi Siswa Sekolah Dasar Fatkur Huda; Erdin Nadid; Arin Setiyowati; Salma Nadia Salsabilla; Elmi Tri Yuliandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi halal lifestyle pada siswa sekolah dasar melalui media pembelajaran berbasis edutainment digital. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep halal dalam kehidupan sehari-hari dan kurangnya metode pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan (action research) dengan tahapan persiapan, implementasi, dan evaluasi, yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama SD Muhammadiyah 7 Jagir Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media edutainment dalam bentuk video animasi dan game edukatif meningkatkan pemahaman siswa terhadap produk halal, meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta mendukung proses internalisasi nilai-nilai Islami secara menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, media edutainment terbukti efektif dalam menanamkan gaya hidup halal sejak dini dan menjadi solusi inovatif dalam pendidikan karakter Islami Kata kunci: Halal lifestyle;literasi halal;edutainment; pendidikan dasar;media pembelajaran
EDUKASI ZAKAT MELALUI MEDIA AUGMENTED REALITY (AR) UNTUK SISWA SD MUHAMMADIYAH 7 SURABAYA Arin Setiyowati; Muhammad Arfan Muammar; Salma Nadia Salsabilla; Yuliana Permata Sari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.4953-4963

Abstract

Belum adanya media edukasi yang inovatif untuk APE (Alat peraga edukasi) untuk mata pelajaran al-Islam khususnya pada bab Zakat. Sehingga belum memberikan dampak signifikan bagi siswasiswi SDM 7 Surabaya kelas 6. Berangkat dari permasalahan tersebut strategi yang dapat dilakukan yakni pembuatan Media Augmented Reality (AR). Tahapan pengabdian meliputi persiapan, pelaksanaan, mentoring evaluasi dan pelaporaan. augmented reality (ar) mendapatkan respon yang positif dari siswa maupun pihak mitra sd muhammadiyah 7 surabaya. karena dengan adanya media tersebut dapat mengatasi permasalahan yang ada di sd muhammadiyah 7 surabaya
Manajemen Penghimpunan dan Pendistribusian Dana Zis (Zakat, Infaq, dan Shadaqoh) pada Lazisnu, Ujungpangkah, Gresik Arin Setiyowati; Salma Nadia Salsabilla; Nur Azmil Muftaqor; Mochammad Haris Zuhud; Nisa Rahmayani
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i2.24098

Abstract

Berbagai faktor seperti pendidikan, infrastruktur, kesehatan, ekonomi, hingga kebencanaan menjadi permasalahan sehingga melalui dana ZIS dapat menanggulangi berbagai permasalahan tersebut dan dana yang diperoleh dapat didistribusikan dengan baik maka dibentuklah Lembaga Amil Zakat (LAZ). Tujuan penelitian ini membahas seputar upaya Lazisnu dalam menghimpun, mengelola dan mendistribusikan dana ZIS di daerah Ujungpangkah Gresik. Penelitian ini merupakan buah dari kegiatan Tim Abdimas Universitas Muhammadiyah Surabaya selama pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai hasil kerja sama dengan mitra pelaksanaan program edukasi literasi keuangan syariah bersama Lazisnu Ujungpangkah Gresik. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan 2 sumber data yaitu data primer melalui observasi dan wawancara, sedangkan sumber data sekunder diperoleh melalui dokumentasi dan studi pustaka dari referensi terkait. Hasil penelitian menunjukkan lembaga amil zakat, infak, dan sedekah yang memiliki sejarah dan perkembangan yang signifikan. Berbagai program dan kegiatan, NU Care-Lazisnu dalam bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga kebencanaan sebagai satu komitmen dari Lazisnu Kata kunci : Distribusi, Lazisnu, Penghimpunan, ZIS
Empowering Tourism Awareness Groups (Pokdarwis) and Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the Sharia Smart Village Program for Halal Tourism Village Development in Gosari, Gresik: Pemberdayaan Pokdarwis dan UMKM melalui Program Sharia Smart Village untuk Pengembangan Desa Wisata Halal di Wisata Alam Gosari, Gresik Arin Setiyowati; Muhammad Arfan Muammar; Dian Berkah; Rahila Amanatul Ummah; Erdin Nadid; Salma Nadia Salsabilla
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 5 (2026): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v10i5.35091

Abstract

Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, memiliki potensi wisata alam, budaya, dan ekonomi lokal yang dapat dikembangkan sebagai desa wisata halal. Namun, potensi tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, meliputi keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, tata kelola destinasi, literasi halal, pengelolaan keuangan UMKM, legalitas dan sertifikasi halal produk, branding, pemasaran digital, serta fasilitas pendukung wisata halal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas Pokdarwis dan pelaku UMKM melalui pendekatan Sharia Smart Village untuk membangun fondasi ekosistem desa wisata halal yang lebih profesional dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan masyarakat melalui tahapan sosialisasi dan konsolidasi, pelatihan dan edukasi, implementasi teknologi dan solusi inovatif, pendampingan serta evaluasi, dan penyusunan roadmap keberlanjutan. Intervensi meliputi pelatihan hospitality syariah, manajemen keuangan, halal management, service excellence, pendampingan NIB dan sertifikasi halal, pengembangan logo dan packaging UMKM, penyusunan SOP layanan wisata halal, digitalisasi promosi, serta pengembangan Smart Wudhu Station yang mengintegrasikan fasilitas ibadah dengan efisiensi dan pemanfaatan kembali air. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada seluruh materi pelatihan. Rata-rata skor UMKM meningkat dari 33% pada pretest menjadi 89,3% pada posttest, sedangkan Pokdarwis meningkat dari 40,3% menjadi 91,7%. Program juga menghasilkan peningkatan kesiapan UMKM dalam aspek legalitas dan sertifikasi halal, penguatan identitas produk, serta peningkatan kapasitas pengelola wisata dalam pelayanan dan tata kelola destinasi. Dengan demikian, program Sharia Smart Village mampu membangun fondasi awal pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekosistem desa wisata halal di WAGOS, meskipun dampak jangka panjang terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pendapatan masyarakat masih memerlukan monitoring lanjutan.