Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Customer Satisfaction Based on Marketing Mix Strategy (7P) at PT Tirta Perkasa Sejahtera Bondowoso Inge Cellianada Cahyono; Dani Kurniawan; Indri Agustin; Arik Muji Winarni; Setiyo Budi Tripriyono; Maghfur El Muhammady; Nurul Qomariah; Nursaid Nursaid; Mu’ah Mu’ah
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 5 No. 2 (2025): July - December 2025
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v5i2.6087

Abstract

This study aims to describe customer satisfaction based on the marketing mix strategy (7Ps) which includes product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence at PT Tirta Perkasa Sejahtera Bondowoso. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data were obtained through in-depth interviews, direct observation, and documentation related to the company's service and marketing activities. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the marketing mix strategy (7Ps) has been consistently implemented by the company and contributes to the level of customer satisfaction. Customers consider product quality, ease of service access (place), and fast and responsive service processes to be the aspects that most influence their satisfaction. Meanwhile, the promotion strategy and physical evidence elements are considered to still have room for improvement to strengthen the overall customer experience. This study provides an in-depth overview of how the implementation of the 7Ps can increase customer satisfaction and serve as a reference for improvement for companies in designing more effective marketing strategies.
Studi Netnografi: Financial Well-Being (FWB) pada Ibu Rumah Tangga di Aplikasi Komunitas Tiktok Inge Cellianada Cahyono; Dwi Cahyono; Budi Santoso
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 22 No 2 (2026): Juli - Desember
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v22i2.1867

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana komunitas TikTok memengaruhi kesejahteraan finansial (FWB) ibu rumah tangga Indonesia melalui analisis netnografi, mengatasi kesenjangan pemahaman interaksi sosial digital dalam keuangan pribadi. Menggunakan pendekatan netnografi kualitatif berbasis grounded theory, penelitian menganalisis 25 transkrip komentar TikTok dari video tentang topik keuangan seperti menabung, belanja, dan investasi. Data dikumpulkan melalui tangkapan layar, dikodekan secara induktif (open, axial, selective), dan diintegrasikan menggunakan memo writing untuk mengidentifikasi pola dan tema. Temuan menunjukkan TikTok sebagai ruang sosialisasi finansial informal dan dukungan sosial, membentuk FWB melalui bentuk seperti tabungan kecil dan investasi aman, dinamika solidaritas komunitas, serta faktor psikologis, sosial, dan digital. Ibu rumah tangga merundingkan makna FWB (misalnya kecukupan, keamanan, stres, pemberdayaan) melalui narasi pribadi, simbol visual (emoji, tabel), dan praktik komunikasi, mengubah tantangan individu menjadi resiliensi kolektif. Implikasi praktis: Pembuat kebijakan dan lembaga keuangan dapat memanfaatkan TikTok untuk program edukasi keuangan sensitif gender, merancang aplikasi inklusif dan kampanye yang mempromosikan dukungan rekan untuk meningkatkan FWB. Implikasi sosial: Studi ini meningkatkan kesadaran FWB dalam konteks digital, memperkuat solidaritas perempuan, dan mengurangi stres finansial di kelompok rentan, berkontribusi pada kesetaraan gender dan kesejahteraan mental di rumah tangga Indonesia. Originalitas: Penelitian ini memelopori eksplorasi netnografi FWB di ruang digital, fokus pada ibu rumah tangga Indonesia, menjembatani kesenjangan kualitatif dalam literatur yang didominasi kuantitatif dan menyoroti peran TikTok dalam pemberdayaan finansial informal.