Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Cendikia

DATA WAREHOUSE MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES UNTUK MENUNJANG ANALISIS DIVISI MARKETING DI PERUSAHAAN MULTIFINANCE Suhari Pratama; Rinto Priambodo
Jurnal Cendikia Vol 17 No 1 April (2019)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.999 KB)

Abstract

Divisi Marketing pada sebuah perusahaan multifinance membuat laporan berkala dengan cara mengunduh beberapa laporan rinci dari sistem berjalan, kemudian diolah atau dikombinasikan untuk menghasilkan ringkasan laporan sebagai bahan analisis dalam menentukan strategi penjualan. Namun demikian laporan yang ada saat ini belum menggunakan metode tertentu untuk menghasilkan forecasting yang bertujuan untuk memprediksi penjualan berdasarkan dimensi struktur pembiayaan, jenis aset yang dibiayai dan profil debitur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan data warehouse sebagai solusi untuk pembuatan analisis forecasting dari beberapa klasifikasi dimensi data sebagai bahan analisis pada Divisi Marketing. Penelitian ini akan menghasilkan data warehouse yang akan digunakan untuk pembuatan laporan forecasting dari beberapa dimensi yang bisa dipilih untuk dibandingkan secara fleksibel dan dikalkulasi dengan algoritma Naive Bayes sehingga diperoleh prediksi data yang akurat sebagai referensi untuk Divisi Marketing dalam menentukan kriteria produk yang akan dijual berdasarkan histori data penjualan dari suatu periode. Dengan pemanfaatan data warehouse, penyajian data akan lebih cepat dan ringkas karena informasi dari beberapa sumber data sudah dikonversi secara otomatis oleh sistem berbasis OLTP (OnLine Transaction Processing) untuk menghasilkan data OLAP (OnLine Analytical Processing). Dengan pemanfaatan OLAP, data dalam jumlah besar bisa dianalisis dengan proses yang cepat dan akurat.
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM RESEP OBAT MENGGUNAKAN ALGORITMA SHORTEST JOB FIRST Kusmiati Kusmiati; Rinto Priambodo
Jurnal Cendikia Vol 18 No 1 (2019)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.679 KB)

Abstract

Masalah antrian dapat terjadi di banyak kasus, di antaranya terdapat dalam proses pengambilan obat di rumah sakit oleh pasien. Pengambilan obat di bagian farmasi Rumah Sakit XYZ mengalami antrian yang cukup lama dengan rentang waktu yang terlalu jauh. Pasien seringkali harus menunggu dalam waktu yang tidak pasti dan bahkan harus menunggu seharian sampai obat yang di tunggu dapat diambil. Penelitian ini bertujuan untuk membuat analisa dan perancangan sistem resep obat untuk mengatasi masalah antrian tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode algoritma Shortest Job First (SJF), yaitu algoritma penjadwalan proses yang ada di CPU di mana proses yang membutuhkan waktu layanan terkecil akan di proses terlebih dahulu. Walau sebelumnya ada proses yang belum selesai namun jika ada waktu layanan yang lebih kecil tiba maka waktu layanan yang sedang di jalankan proses tersebut langsung beralih pada waktu layanan yang lebih kecil. Sehingga akan menghasilkan waktu layanan rata-rata menjadi lebih kecil dan pendek untuk keseluruhan antrian. Dengan demikian maka algoritma SJF ini bisa dikatakan menjadi algoritma yang optimal untuk kebutuhan penjadwalan. Dalam penelitian dihasilkan sebuah analisa dan perancangan sistem resep obat yang menggunakan algoritma SJF. Hasil rancangan tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan sistem resep obat di rumah sakit.
PENENTUAN KLIEN PRIORITAS DENGAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN PROMETHEE DI PT XYZ Supriyadi Supriyadi; Rinto Priambodo
Jurnal Cendikia Vol 18 No 1 (2019)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.981 KB)

Abstract

PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang layanan jasa registrasi nama domain, sewa hosting, virtual private server (VPS), dedicated server dan colocation service. Dalam beberapa tahun belakangan ini perusahaan tersebut mengalami penurunan pendapatan dan sistem penjualan saat ini dianggap masih kurang efektif untuk meningkatkan penjualan. Data yang dimiliki perusahaan menunjukkan semakin banyaknya pelanggan yang berhenti berlangganan dan kurangnya pertumbuhan pelanggan baru. Faktor kurangnya peminat pelanggan baru dan berhentinya pelanggan lama dimulai dari alasan terlalu mahal produk yang ditawarkan, masalah-masalah hosting atau server pelanggan sampai kurangnya aktivitas pemasaran di Divisi Sales. Analythic Hierarchy Process (AHP) dan PROMETHEE adalah metode pengambilan keputusan multi-kriteria yang dapat digunakan untuk memberikan rekomendasi bagi divisi Sales untuk menentukan klien mana yang harus diprioritaskan berdasarkan data-data yang dimiliki oleh perusahaan. Data-data yang dapat digunakan untuk pemilihan kriteria dalam penentuan klien prioritas tersebut meliputi jenis paket, billing cycle, lama berlanggan, nominal pembayaran, histori pembayaran, dan total pembayaran. Dalam penelitian ini, AHP digunakan untuk mendapatkan bobot kriteria dari data-data yang telah dikumpulkan kemudian setelah itu metode PROMETHEE dijalankan untuk menentukan urutan prioritas. Sehingga kombinasi dari kedua metode tersebut akan menghasilkan daftar klien prioritas yang dapat menjadi panduan bagi Divisi Sales dalam mengembangkan strategi pemasaran dan mengatasi permasalahan yang ada. Hasil perangkingan dapat diketahui klien 4 mempunyai nilai tertinggi yang artinya klien 4 masuk dalam klien prioritas dengan peringkat .
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PRIORITAS PROGRAM KERJA DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Neneng Hasanah; Rinto Priambodo
Jurnal Cendikia Vol 18 No 1 (2019)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.279 KB)

Abstract

Rencana Kerja Anggaran Program (RKAP) pada PT. XYZ di Divisi Network Program Budgeting merupakan dasar pelaksanaan seluruh aktifitas usaha selama periode satu tahun. Proses pengambilan keputusan untuk persetujuan RKAP dilihat dari aspek biaya (cost) dan keuntungan (benefit). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendukung pengambilan keputusan untuk persetujuan RKAP dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan menghitung pembobotan beberapa kriteria dari aspek biaya (cost) dan aspek keuntungan (benefit). Kriteria keuntungan digunakan ketika mempertimbangkan aspek pengambilan keputusan keuntungan maksimal. Sedangkan kriteria biaya adalah aspek pengambilan keputusan keuntungan minimal, kemudian akan dibuat parameter rekomendasi sesuai dengan nilai pembobotan yang didapat. Penelitian ini menghasilkan rancangan sistem pendukung pengambilan keputusan untuk persetujuan RKAP dengan menghasilkan nilai kelayakan setiap jenis RKAP yang diajukan sehingga bisa ditentukan jenjang persetujuan sesuai dengan batas penyimpangan para pengambil keputusan yang berlaku di perusahaan. Fitur yang akan dibuat dapat digunakan untuk menghitung kelayakan pengajuan RKAP secara satuan atau pengajuan beberapa RKAP secara bersamaan dengan menggunakan template upload sehingga rekomendasi peniaian kelayakan RKAP bisa didapat dengan cepat dan lebih akurat. Perhitungan kelayakan RKAP bisa langsung diketahui lebih awal oleh pihak yang mengajukan ke pihak management.