Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Phytochemical profiling and in vitro biological evaluation of white dragon fruit (Hylocereus undatus) peel fractions toward HeLa cell line Krisridwany, Annisa; Sari, Sindi Novita; Winanta, Aji; Heresmita, Perdana Priya; Febriansah, Rifki
Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 22 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jif.vol22.iss1.art9

Abstract

Background: Cancer is a complex disease characterized by dysregulated cell growth and the potential to invade surrounding tissues. Current therapeutic approaches continue to expand, including increasing interest in bioactive compounds derived from natural products. This study aims to evaluate the biological activity of ethanol, n-hexane, and ethyl acetate fractions of Hylocereus undatus (white dragon fruit) peel extract against the HeLa cervical cancer cell line.Method: The extraction process was performed using the maceration method, and phytochemical screening was conducted using stain reagents. The cytotoxicity test was carried out using the MTT assay with concentrations of 1000, 500, 250, 125, 62.5, and 31.25 µg/mL, while morphological changes were observed under an inverted microscope.Results: The phytochemical screening indicated that alkaloids, steroids, and triterpenoids were present in the n-hexane fraction; flavonoids and tannins in the ethanol fraction; and flavonoids, alkaloids, and tannins in the ethyl acetate fraction. The highest IC50 value (311.27 µg/mL) was observed on the n-hexane fraction compared to the other fractions. The HeLa cell line showed shrinkage after treatment with all fractions. Conclusion: Of the three tested fractions, cytotoxicity was observed solely in the n-hexane fraction, whereas the ethyl acetate and ethanol fractions remained inactive against HeLa cells.
Potensi Pemanfaatan Umbi Bit (Beta vulgaris) Sebagai Imunomodulator dalam Meningkatkan Fagositosis Makrofag dan Proliferasi Limfosit Winanta, Aji; Haresmita, Perdana Priya; Merilla, Seputri
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.71696

Abstract

Tanaman Bit (Beta vulgaris L) merupakan salah satu tanaman yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia yaitu sebagai bahan pangan yang kaya vitamin dan mineral. Pigmen merah yang ada di dalam tanaman bit merupakan senyawa nitrogen dengan aktivitas antioksidan tinggi. Senyawa kimia sebagai antioksidan dalam umbi bit polifenol, betalain, dan flavonoid. Berbagai jenis patogen seperti bakteri, virus, protozoa, dan parasit banyak ditemukan di lingkungan sekitar sehingga dapat menimbulkan berbagai infeksi pada manusia. Mekanisme pertahanan diri dalam tubuh manusia merupakan komponen dalam melawan senyawa patogen tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa flavonoid dalam ekstrak etanol umbi bit, menentukan kadar flavonoid total ekstrak etanol umbi bit dan menentukan aktivitas imunomodulator ekstrak etanol umbi bit secara in vitro. Ekstraksi umbi bit dipilih metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan analisis kualitatif dipilih metode kromatografi lapis tipis (KLT). Analisis kuantitatif penentuan kadar flavonoid total dilaksanakan dengan metode kolorimetri dan penentuan aktivitas imunomodulator secara in vitro dilakukan dengan parameter indeks fagositosis, kapasitas fagositosis serta indeks stimulasi proliferasi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol umbi bit mengandung flavonoid. Nilai kadar flavonoid total yang diperoleh dari ekstrak etanol umbi bit adalah sebesar 1,43 mgEK/g ekstrak. Penentuan aktivitas imunomodulator ekstrak etanol umbi bit menunjukkan aktivitas fagositosis makrofag yang berbeda secara bermakna dibandingkan dengan kontrol sel. Konsentrasi 500 μg/mL menunjukkan aktivitas paling tinggi yaitu kapasitas fagositosis 82% ± 0,03 dan indeks fagositosis 4,46 ± 0,31 namun tidak memiliki aktivitas dalam meningkatkan proliferasi limfosit. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol umbi bit mempunyai potensi sebagai imumodulator kuat.