Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Modeling and Optimization of Service Investigation Services: Empirical Study Using Pop-Hrm Approach at Head of Private Smk School in Bogor District, Indonesia Andi Hermawan; A. Muwahid Muhammadi; Briliantina Indrati
International Journal of Business and Social Science Research Vol. 4 No. 9 (2023): Vol. 4 No. 9 (2023): September (IJBSSR)
Publisher : The Institute of Academic Research and Publication (IARP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47742/ijbssr.v4n9p2

Abstract

The Head of School as head of the school is a contributing factor to success in efforts to strengthen governance, accountability, and public image. This success is not independent of competence and ability in tasks, roles, and functions. Providing primary service to all school citizens, optimizing the empowerment and development of the school citizen, focusing on performance and growth, and impacting school progress and society, this leadership is called serving leadership. Based on preliminary research, it is known that the head of a private SMK school in the Bogor district has not optimally demonstrated serving leadership. This research aims to produce ways and strategies for strengthening leadership serves by analyzing the influence of positive and dominant influence variables on serving leadership. The research uses the POP-HRM approach (Modeling and Management Resource Enhancement Optimization) with SITOREM analysis to produce optimal solutions from existing solutions. Implications of the research are, that if serving leadership wants to be empowered then it requires the development of adversity intelligence, proactive personality, teamwork, and increased commitment to the organization, as well as work motivation.
Optimasi Peningkatan Engagement Guru Melalui Penguatan Efikasi Diri, Komunikasi Interpersonal, Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja Andi Hermawan; A. Muwahid Muhammadi; Ahmad Fatih Gozali
Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v4i10.943

Abstract

Kesenyawaan guru dengan organisasi tempatnya bekerja dimana guru merasa memiliki organisasi serta menikmati kondisi organisasi dan pekerjaannya bukan hanya secara fisik tetapi juga secara rasional, emosional dan normatif, sehingga guru tersebut merasa puas dan setia bekerja dalam organisasinya disebut dengan engagement guru. Perilaku engagement guru yang optimal akan berdampak positif terhadap kinerja pekerjaannya dan lembaga madrasahnya, dengan rasa cinta terhadap pekerjaan dan lembaganya maka guru dalam melaksanakan pekerjaannya bekerja tanpa mengenal waktu dan sepenuhnya menginvenstasikan diri dan energi guru karena bukan lagi melaksanakan kewajiban, tetapi profesi guru sudah menjadi pengabdian dalam hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan Strategi dan Cara peningkatan engagement guru dengan cara melakukan penelitian pengaruh antara variabel efikasi diri, komunikasi interpersonal, dukungan organisasi dan kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur (path analysis) untuk mengetahui pengaruh antar variabel yang diteliti dan metode SITOREM untuk analisis indikator guna memperoleh solusi optimal peningkatan engagement guru.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Olahan Makanan di Kelurahan Abadijaya Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Hermawan, Andi; Murdiono, Shodik; Indrati, Briliantina; Rusnadi, Sains; Sujai, Ahmad; S, Sumiati; Muhammadi, A. Muwahid
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i1.18452

Abstract

Pengolahan makanan adalah upaya untuk memanfaatkan makanan secara sehat dan hygienis dengan pemanfaatan teknologi, warga masyarakat belum optimal memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah dan inovasi olahan makanan. Terkait hal demikian itu, maka perlu adanya sebuah pelatihan dan bimbingan untuk meningkatkan nilai manfaat dan nilai kesehatan bagi masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan optimalisasi olahan produk kepada warga kelurahan abadijaya agar mitra lebih produktif dan mampu memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar mereka. Kegiatan ini menggunakan metode penelitian tindakan partisipatif atau Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan kelompok masyarakat. PAR dilaksanakan secara parsipatif dalam kelompok masyarakat bertujuan mendapatkan pengetahuan praktis untuk perubahan hidup yang lebih baik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah produksi makanan olahan yang sehat dan hygienis. Dari evaluasi kemampuan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan mengolah makanan menjadi sebuah inovasi produk. Respon masyarakat terhadap pelatihan keterampilan pengolahan makanan adalah baik dan menyatakan bahwa produk tersebut layak untuk dikembangkan, bukan saja karena bahannya mudah diperoleh, akan tetapi juga mudah proses pembuatannya. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat karena memiliki kemampuan untuk mengolah makanan menjadi olahan  aneka kue yang cantik, sekaligus mendorong jiwa wirausaha mitra agar lebih produktif sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Revitalisasi Kegiatan Kemasyarakatan di Kelurahan Abadijaya Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Hermawan, Andi; Murdiono, Shodik; Indrati, Briliantina; Rusnadi, Sains; Sujai, Ahmad; Sumiati, Sumiati; Muhammadi, A. Muwahid
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v5i1.18449

Abstract

Revitalisasi kegiatan kemasyarakatan adalah upaya nyata dalam meningkatkan efektivitas kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh masyarakat, adapun kegiatan tersebut meliputi pelatihan kepemimpinan dan kepeloporan, pelatihan teknologi tepat guna, optimalisasi POSYANDU dan PAUD dalam penyelenggaraan pendidikan. Revitalisasi ini perlu dilaksanakan seiring program pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang sejahterah, berdasarkan fakta di lapangan peran warga masyarakat belum optimal dalam pelaksanaan kegiatan. Terkait hal demikian itu, maka perlu adanya sebuah pelatihan dan bimbingan untuk revitalisasi kegiatan sosial bagi masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan optimalisasi kegiatan sosial kepada warga kelurahan abadijaya agar mampu memberikan layanan sosial khusus nya bagi kader penggerak. Kegiatan ini menggunakan metode penelitian tindakan partisipatif atau Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan kelompok masyarakat. PAR dilaksanakan secara parsipatif dalam kelompok masyarakat bertujuan mendapatkan pengetahuan praktis untuk perubahan hidup yang lebih baik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan dan kompetensi kader penggerak, Efektivitas kegiatan pelatihan kepemimpinan dan kepeloporan, pelatihan teknologi tepat guna, optimalisasi POSYANDU dan PAUD dalam penyelenggaraan pendidikan yang diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan warga kelurahan abadijaya.
Pelatihan Pengelolaan Manajemen Penerimaan Santri Baru di Pesantren Murottal Depok Su'ud, Su'ud; Huda, Miftahul; Muhammadi, Acep Muwahid; Fauzi, Ikbar; Hasanah, Neneng; Haryanti, Ely; Fatwanti, Devi
Sewagati Vol 9 No 4 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i4.4676

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengelolaan manajemen penerimaan santri baru di Pesantren Murottal Depok. Metode pengabdian yang difokuskan pada pembuatan dan pelaksanaan program pelatihan yang ekstensif bagi panitia penerimaan santri baru dan staff manajemen pesantren. Strategi ini terdiri dari evaluasi awal untuk menentukan kebutuhan pesantren, perancangan program pelatihan yang sesuai dengan lingkungan setempat, serta pelaksanaan dan pengawasan yang berkelanjutan selama dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pengelolaan manajemen penerimaan santri baru efektif dalam meningkatkan manajemen pesantren dalam penerimaan santri baru. Dengan adanya monitoring berkelanjutan selama dua bulan menunjukkan adanya peningkatan dalam perencanaan manajemen penerimaan santri baru, promosi dan sosialisasi pesantren, seperti pembuatan brosur, spanduk, video profil pesantren, alur dan prosedur pendaftaran pesantren, tes calon peserta santri baru, daftar ulang, media promosi yang efektif baik online maupun offline, membangun relasi sekolah dan tokoh lokal, program referral dan beasiswa, evaluasi dan analisis, branding dan mapping data santri, dan grafik tren penerimaan santri. Penelitian ini berkontribusi pada literatur mengenai manajemen penerimaan santri baru serta memiliki implikasi di dunia nyata bagi pengembangan kebijakan dan strategi penerimaan santri baru yang berkelanjutan. Dengan demikian diharapkan dengan adanya pengabdian ini dapat menjadi kunci sukses dalam optimalisasi kuota dalam penerimaan santri baru di Pesantren Murottal Depok.
TRANSFORMATION OF ISLAMIC DA'WAH IN THE DIGITAL ERA AND ITS INFLUENCE ON THE RELIGIOUS LITERACY OF MUSLIM MILLENNIALS A Muwahid Muhammadi; Muammar Zulfiqri; Muhammad Aunurrochim
Karimiyah: Journal of Islamic Literature and Muslim Society Vol. 6 No. 1 (2026): Karimiyah: Journal of Islamic Literature and Muslim Society
Publisher : Universitas Islam Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59623/07fvxy33

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed Islamic da'wah, particularly in the ways religious messages are created, distributed, and consumed. This article examines the transformation of Islamic da'wah in the digital era and its influence on the religious literacy of Muslim millennials, a generation closely connected to digital media. Using a systematic review of empirical and theoretical studies published between 2021 and 2025, the research analyzes how platforms such as YouTube, Instagram, TikTok, and other social media channels have reshaped traditional models of Islamic preaching, religious authority, and communal learning. The findings reveal that digital da'wah has expanded access to Islamic knowledge and increased millennials’ engagement with religious content, contributing positively to religious awareness and worship practices. However, the study also identifies several challenges, including the spread of superficial interpretations, ideological fragmentation, and exposure to radical or decontextualized teachings. The abundance of competing online religious narratives may also create confusion among users in understanding authentic Islamic teachings. The article concludes by proposing the importance of developing critical, moderate, and context-based digital religious literacy to ensure that digital da'wah contributes positively to the intellectual and spiritual development of Muslim millennials.