Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN PRODUK HIJAU, IKLAN HIJAU, DAN KEPERCAYAAN HIJAU DALAM MENDORONG NIAT BELI AIR MINUM KEMASAN Annisa Cahya Aprilia; Hartono; May Roni; Dadang Karya Bakti
Jurnal Perspektif Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Perspektif Bisnis
Publisher : Jurusan Administrasi Bisnis, FISIP, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpb.v9i1.234

Abstract

Konsumen kini mulai memilih produk yang lebih ramah lingkungan, salah satunya Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap masalah lingkungan. Tujuan dari studi ini adalah untuk melihat bagaimana produk hijau, iklan hijau, dan kepercayaan hijau memengaruhi niat pembelian hijau konsumen AMDK Cleo di Bandar Lampung. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang merupakan model penelitian explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap seratus responden menggunakan teknik purposive sampling. Kemudian, dengan bantuan SPSS 27, Data diuji dengan regresi linier berganda. Penelitian membuktikan bahwa produk hijau, iklan hijau, dan kepercayaan hijau memengaruhi niat pembelian hijau secara positif dan signifikan. Oleh karena itu, menggunakan pendekatan pemasaran yang menekankan hal-hal yang ramah lingkungan dan meningkatkan kepercayaan pelanggan dapat meningkatkan keinginan pelanggan untuk membeli produk AMDK Cleo.
MODEL RANTAI PASOK KOMODITAS KELAPA SAWIT DI KABUPATEN TULANG BAWANG DARI HULU MENUJU PRODUKSI CRUDE PALM OIL (CPO) Callisa Arsadianis Kansarima; Hartono; May Roni; Dadang Karya Bakti
Jurnal Perspektif Bisnis Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Perspektif Bisnis
Publisher : Jurusan Administrasi Bisnis, FISIP, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpb.v9i1.239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model rantai pasok komoditas kelapa sawit di Kabupaten Tulang Bawang dari hulu hinggaproduksi Crude Palm Oil (CPO) dengan fokus pada struktur rantai pasok, tahapan operasional, serta tantangan yang dihadapi oleh para pelaku. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan petani, pengepul, dan pihak pabrik kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok melibatkan tiga aktor utama, yaitu petani sebagai produsen Tandan Buah Segar (TBS), pengepul sebagai perantara distribusi, dan pabrik sebagai pengolah menjadi CPO, dengan tahapan meliputi produksi, pengumpulan dan distribusi, serta pengolahan. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kendala seperti kualitas TBS yang belum optimal, keterbatasan transportasi, infrastruktur yang kurang memadai, serta kapasitas penyimpanan yang terbatas. Berdasarkan analisis Food Supply Chain Network (FSCN), rantai pasok belum sepenuhnya terintegrasi, terutama dalam aliran informasi dan koordinasi antar pelaku, serta terdapat ketimpangan posisi tawar.Oleh karena itu, diperlukan model rantai pasok yang lebih efektif melalui peningkatan koordinasi, kualitas sumber daya, serta perbaikan infrastruktur dan sistem distribusi.
Stakeholder Capacity Building For Sustainable Tourism In Lumbok Seminung, West Lampung Dedy Hermawan; Rahayu Sulistiowati; Nana Mulyana; Meiliyana; Susana Indriyati Caturiani; Dewie Brima Atika; Suprihatin Ali; Dadang Karya Bakti; Anisa Utami S.
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i02.4725

Abstract

This community service activity aims to enhance stakeholder capacity particularly youth in Lumbok Seminung District, West Lampung Regency, in the areas of administrative management, sustainable tourism management, and digital marketing to support the development of the Lumbok Seminung Thematic Market. The main partner problems include weak administrative systems, limited understanding of sustainable tourism principles, and low utilization of digital technology for promotion. The activity was implemented through three stages: preparation (literature review and initial observation), implementation (training and mentoring), and evaluation and reporting. Training materials encompassed business administration, entrepreneurship, leadership, and practical digital marketing content creation. Results indicate improved participant understanding and skills in managing thematic market administration and utilizing digital platforms for tourism promotion. A multi-stakeholder collaborative approach involving higher education institutions, local government, and local communities proved effective in building stakeholder capacity for sustainable tourism development in the Lumbok Seminung area.
Fostering Sustainable Tourism in West Lampung: A Community Service Initiative Strengthening University–Local Government Collaboration Feni Rosalia; Yuni Ratnasari; Maulana Agung Pratama; Suprihatin Ali; Dadang Karya Bakti; Rahayu Sulistiowati
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2026): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i02.4736

Abstract

West Lampung Regency possesses substantial ecotourism, geotourism, and cultural-tourism assets, yet their development is constrained by damaged road accessibility, persistent illegal levies, a tourism workforce with limited entrepreneurial readiness, and inadequate budget and supporting facilities. This community service initiative aimed to strengthen collaboration between Universitas Lampung and the local government in advancing sustainable tourism, taking the IDR 70 billion Lake Ranau Lumbok Seminung Thematic Tourism Market as its empirical anchor. The activity was carried out through a Focus Group Discussion (FGD) involving public servants of the Office of Cooperatives, Small and Medium Enterprises, Industry and Trade (Koperindag) of West Lampung and a multidisciplinary team of Universitas Lampung lecturers, organised in three stages: pre-activity preparation, the discussion itself, and post-activity evaluation. Four thematic streams were examined: the role of local government, sociological dimensions, community and start-up empowerment, and digital marketing support. The findings show that the local government has actively supported sustainable tourism through the development of creative-economy partners, particularly micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and through emerging institutional coordination. Nevertheless, funding limitations, uneven community awareness, and infrastructure gaps remain salient barriers. The initiative confirms that multi-actor collaboration among universities, government, the private sector, and the media is a prerequisite for translating tourism potential into inclusive and resilient local development. The study recommends institutionalising participatory governance, embedding carrying-capacity assessment, and scaling digital promotion to increase visitor arrivals while safeguarding ecological and cultural integrity.
OPTIMALISASI PERAN MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS LAPORAN KEUANGAN BUMDES DAN UMKM Jamingatun Hasanah; Dadang Karya Bakti; Diang Adistya; Yosby Dwi Armanza; Lisa Kurniati; Matasya Adelia Fatarani Karim; Muhammad Tauriq Shidqi Pratama; Napsiah; Sayidatina Sarah
Jurnal Mitrawarga Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v5i1.128

Abstract

The Business Administration Student Association of Lampung University conducted a community service activity in Sinar Rejeki Village, Jati Agung District, South Lampung Regency, with the aim of improving the capacity of Village-Owned Enterprises (BUMDes) and Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in preparing transparent and accountable financial reports. The main problems encountered were low financial literacy among the community and BUMDes management that was mostly done manually and did not comply with accounting principles. The implementation method was carried out through a field study approach, literature study, Participatory Action Research (PAR), interactive discussions, and evaluation with pre-tests and post-tests. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding, especially regarding the importance of accountability, the preparation of simple financial reports, and the use of financial reports as a basis for business decision-making. The average increase exceeded 50% on all indicators measured. Thus, this activity succeeded in having a positive impact on the community's financial literacy and encouraged the establishment of better village financial management.
STRATEGI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA SISWA SDN 1 SINAR REZEKI MELALUI PENDEKATAN STORY TELLING BERGAMBAR Dadang Karya Bakti; Jamingatun Hasanah; Diang Adistya; Yosby Dwi Armanza; Ariel Dira Witantra; Kiki Novilia Andrianes Putri; Prajna Aura Dzikriya Alunda; Mutiara Zahara; Ayu Natasya
Jurnal Mitrawarga Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v5i1.131

Abstract

Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Lampung melakukan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat dengan menggunakan program literasi berbasis media bergambar untuk menyelesaikan masalah minimnya tingkat literasi siswa sekolah dasar di SDN 1 Sinar Rejeki, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Metode pelaksanaan terdiri dari pre-test untuk mengukur kemampuan awal siswa, pendampingan membaca dengan buku cerita bergambar, diskusi interaktif dan post-test untuk mengevaluasi perubahan kemampuan dan minat siswa dalam membaca. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih tertarik untuk membaca dan memiliki preferensi yang lebih besar untuk buku bergambar dan membaca cerita. Program ini terbukti membantu memperkuat kemampuan dan minat literasi dasar siswa dan membangun kerja sama antara siswa, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan budaya literasi yang berkelanjutan. Kata kunci: Literasi Membaca, Pengabdian Mahasiswa, Sekolah Dasar; Media Bergambar