Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita Dengan Edukasi Pentingnya Posyandu Di Pekon Blitarejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Abdullah; Masayu Dian Khairani; Amir Syaifurrohman; Dera Elva Junita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i2.1366

Abstract

Upaya kesehatan yang bersifat promotif dan preventif salah satunya adalah pos pelayanan terpadu (Posyandu). Tujuan penelitian adalah meningkatkan pemahaman pentingnya keaktifan ibu balita ke posyandu, dampak/efek tidak aktif ke posyandu, pentingnya Kartu Menuju Sehat (KMS) dan alasan pentingnya penimbangan balita ke posyandu. Penelitian dilakukan di posyandu Aster III Pekon Blitarejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu dalam bentuk penyuluhan peningkatan pengetahuan/edukasi tentang pentingnya posyandu pada balita. Waktu pelaksanaan, hari Rabu, 16 November 2022. Sasaran kegiatan adalah ibu balita. Hasil penelitian; edukasi berjalan dengan baik dengan materi yaitu; 1) Pentingnya membawa balita ke posyandu setiap bulan, 2) Ibu balita harus aktif ke posyandu 3) Dampak/efek tidak aktif ke posyandu, 4) Pentingnya KMS, 5). Pentingnya menimbang balita ke posyandu setiap bulan, 6) Edukasi dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita yaitu dengan diberikan pre-test dan post-test. Hasil tes (pre-test) menunjukkan tingkat pengetahuan ibu balita di Posyandu Aster III Pekon Blitarejo meningkat. Kesimpulan; 1) kegiatan edukasi pentingnya ke posyandu diselenggarakan dengan lancar, 2) Adanya peningkatan pengetahuan ibu balita setelah menerima edukasi.
DARI TILAWAH KE PEMANTIK PERUBAHAN AWAL: DAMPAK QUR'AN CAMP INTENSIF TERHADAP LITERASI QUR'ANI MAHASISWA MELALUI DESAIN PRE-TEST–POST-TEST amir syaifurrohman; Fina Aulika Lestari; Nisa Nurrohmah
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 9 No 1 (2026): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/m0hrxh39

Abstract

Rendahnya Rendahnya literasi Al-Qur'an mahasiswa tidak hanya mencerminkan masalah kemampuan membaca, tetapi juga defisit afektif dan spiritual yang jarang diukur secara terstruktur. Penelitian ini menawarkan kerangka evaluasi multidimensional yang mengukur dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara simultan melalui program Qur'an Camp intensif tiga hari berbasis small-group mentoring di perguruan tinggi kesehatan. Menggunakan desain pre-eksperimental one-group pre-test dan post-test, penelitian melibatkan 194 mahasiswa semester II dari sembilan program studi di Universitas Aisyah Pringsewu. Instrumen meliputi kuesioner self-assessment skala Likert enam item, tes kognitif pilihan ganda dan uraian terbuka, serta analisis kualitatif keterlibatan reflektif, yang dianalisis menggunakan paired sample t-test, uji Wilcoxon signed-rank, dan Cohen's d. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada dimensi afektif (self-efficacy) (d = 0,156), terutama pada pemahaman kandungan Juz Amma dan penerapan tajwid. Dimensi kognitif menunjukkan penguasaan materi faktual yang baik, namun masih terdapat kesenjangan pada konsep tajwid yang kompleks. Dimensi spiritual menunjukkan indikasi awal pendalaman refleksi melalui sesi tadabbur, meski masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dengan instrumen yang lebih sistematis. Peserta dengan baseline rendah memperoleh manfaat terbesar, mengonfirmasi hipotesis ceiling effect. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model micro-intervention dalam pendidikan Islam di perguruan tinggi serta memperluas asesmen holistik literasi Al-Qur'an di luar pendekatan teknis semata.
PERAN TEKNOLOGI DALAM PEMBENTUKAN WUJUD KEBUDAYAAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA laila rahmadona; Amir Syaifurrohman
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/diteksi.v5i1.2238

Abstract

Kajian ini bertujuan menganalisis peran teknologi dalam memengaruhi tiga wujud kebudayaan (gagasan, perilaku, dan benda) pada siswa SMP melalui metode Tinjauan Pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi memiliki peran ganda yang signifikan dalam membentuk budaya baru, seperti budaya media dan pola hidup pragmatis. Dalam wujud gagasan, teknologi membentuk nilai-nilai yang cenderung instan, sedangkan dalam wujud perilaku, teknologi menyebarkan tren melalui media sosial dengan cepat. Sekolah merupakan lingkungan yang efektif untuk mengarahkan siswa yang berada di pusaran teknologi ini agar dapat memanfaatkan perangkat digital secara bertanggung jawab dan memperkuat karakter.
PENERAPAN METODE DIGITAL STORYTELLING PADA PEMBELAJARAN DAN MEMBENTUK KARAKTER SISWA: Indonesia Fina Aulika Lestari; Nisa Nurrohmah; Amir Syaifurrohman; Gama Setyazi
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/diteksi.v5i1.2363

Abstract

Abstrak Seiring dengan perkembangan zaman, dunia pendidikan saat ini berada dalam era revolusi digital yang secara signifikan mengubah cara pandang dan pola belajar peserta didik. Ketertarikan terhadap penggunaan media digital meningkat ketika model pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik dan profil peserta didik melalui pemanfaatan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan digital storytelling pada pembelajaran dan membentuk karakter siswa.. metode penelitian ini adalah literature review menggunakan analisis deskriptif berdasarkan publikasi jurnal nasional tentang digital storytelling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa digital storytelling merupakan metode pembelajaran yang efektif karena mampu meningkatkan minat literasi, mengembangkan aspek afektif dan sikap siswa, melatih keterampilan abad ke-21, serta membentuk karakter peserta didik secara holistik. Penggunaan metode digital storytelling merupakan salah satu bentuk inovasi guru dalam memanfaatkan teknologi di dunia pendidikan agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak menimbulkan kejenuhan di dalam kelas. Penggunaan digital storytelling tidak hanya meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, tetapi juga menyediakan media yang kontekstual dan menarik untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif.