S. Nudia Mastur
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mobile-Integrated Smart School Management Ecosystem Model (SiPPKe) for the Prevention and Intervention of School-Based Violence Evitha Soraya; Supadi; Tarma; S. Nudia Mastur; Winda Dewi Listyasari
Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jsmp.v10i1.16392

Abstract

The escalating prevalence of school-based violence underscores a critical systemic failure in safeguarding student welfare at the secondary level. This research addresses this exigency by developing SiPPKe (School Violence Prevention and Intervention System), an Android-based framework that operationalizes a multi-dimensional approach (encompassing proactive early detection, pedagogical intervention, and a streamlined reporting to resolution protocol) to ensure a responsive, effective, and digitally-integrated institutional environment. The research employed a Research and Development (R&D) approach adapting the Borg and Gall framework, conducted across 48 State Senior High Schools in East Jakarta. The study involved IT management experts alongside quota-sampled teachers and students. The development lifecycle followed five systematic stages: preliminary analysis, initial model construction, expert validation, limited-scale field trials, and large-scale testing with iterative revisions. Data were acquired through a triangulation of literature reviews, interviews, and questionnaires, utilizing descriptive statistics for quantitative analysis and the Miles and Huberman interactive model for qualitative interpretation. Instrument validation confirmed high reliability, while SiPPKe effectively integrated risk mapping, digital education, and rapid-response reporting. Findings reveal that user engagement significantly correlates with TPPK strategy effectiveness. Conclusively, SiPPKe optimizes violence management by streamlining bureaucratic reporting, transforming reactive handling into a proactive, technology-driven safeguarding framework in schools.
PENINGKATAN PEMAHAMAN GURU TENTANG PROGRAM KOKURIKULER MELALUI PENDAMPINGAN DEEP LEARNING DI SDN BEKASI JAYA XI S. Nudia Mastur; Agustian Ramadana Putera; Cynthia Mayang Sari; Syafa’at Ariful Huda; Ulya Amelia
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kokurikuler menjadi bagian penting dalam Kurikulum Merdeka. Program ini juga menjadi wadah utama penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Padahal, banyak guru sekolah dasar masih kesulitan menyusun program kokurikuler yang bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru tentang program kokurikuler. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Mitra utama kegiatan adalah guru SD Negeri Bekasi Jaya IX, Kota Bekasi, bersama guru SD Negeri Bekasi Jaya XIII. Kegiatan berlangsung pada 23 Mei 2026 dan diikuti puluhan guru. Metode kegiatan berupa pendampingan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Pelaksanaan berisi penyampaian materi, diskusi, dan praktik penyusunan program kokurikuler. Materi pertama membahas kedudukan kokurikuler sebagai inti pembelajaran mendalam. Materi kedua membahas tahapan menyusun kegiatan kokurikuler yang bermakna. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan, angket pemahaman, dan angket kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang program kokurikuler. Guru menunjukkan keaktifan dan kepuasan yang tinggi selama kegiatan. Kegiatan ini memperkuat kerja sama antara dosen dan guru. Kerja sama ini diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.