Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Edukasi dan Gizi Seimbang dalam Peningkatan Kesehatan Warga Masyarakat di Desa Sajira, Kabupaten Lebak Mardhiyah Lestari; Hernawati Sihombing; Nova Listya Wahananingtyas; Adhwa Khailillah; Sahara Ameria
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.8085

Abstract

Gizi seimbang berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, masih banyak warga masyarakat yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai prinsip dan penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga masyarakat tentang gizi seimbang sebagai upaya peningkatan kesehatan. Metode Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi kesehatan berupa penyuluhan gizi seimbang yang disertai diskusi interaktif dan pembagian leaflet. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 November 2025 di Desa Sajira, Kabupaten Lebak dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang warga masyarakat. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan warga masyarakat, dimana sebelum edukasi sebanyak 45,0% peserta memiliki pengetahuan baik dan setelah edukasi meningkat menjadi 85,0%.Edukasi gizi seimbang terbukti berperan dalam meningkatkan pengetahuan warga masyarakat dan berpotensi mendorong penerapan pola hidup sehat.
Pengaruh Hydrotherapy dengan Campuran Garam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Ade Komariah; Riki Ukhtul Fitri; Rastia Ningsih; Fevi Padhila; Rachmad Aprilio; Nova Listya Wahananingtyas
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 4 (2025): Agustus 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i4.8

Abstract

Hipertensi atau yang di kenal dengan istilah the silent killer merupakan penyakit yang mematikan, penyakit ini dapat menyerang siapa saja. Hipertensi biasa di sebabkan oleh kelainan jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Hipertensi merupakan keadaan perubahan dimana tekanan darah meningkat secara kronis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hydrotherapy dengan campuran garam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi desa kubangsari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dengan desain pra eksprement dengan rancangan one group pretest posttest. Penelitian ini tidak memiliki kelompok pembandingan (kontrol), tetapi terlebih dahulu dilakukan observasi pertama (pretest) yang memungkinkan menguji perubahan - perubahan yang terjadi setelah adanya eksperimen (program) yang di lakukan selama 1 minggu dengan frekuensi pemberian intervensi 1x sehari. Pengumpulan data dilakukan denggan mengukukur tekanan darah menggunakan alat tensimeter dan data di uji menggunakan uji Wilcoxon (Signed Ranks Test).Hasil penelitian di ketahui hydrotherapy dengan campuran garam dijelaskan bahwa dua puluh responden setelah dilakukan rendam kaki dengan campuran garam mengalami penurunan tekanan darah dengan presentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh hydrotherapy dengan campuran garam di desa kubangsari.
Manajemen Perawatan Pasien Diabetes Mellitus dengan Resiko Neuropati Perifer : A Case Study Fevi Padhila; Nova Listya Wahananingtyas; Reni Muhka; Risnadhia Risnadhia; Rachmad Aprilio
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1388

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia sehingga menyebabkan neuropati perifer. Neuropati perifer ditandai dengan penurunan sensasi protektif pada ekstremitas bawah sehingga meningkatkan gangguan integritas kulit, ulkus diabetik, hingga amputasi. Menurut WHO, jumlah penderita diabetes melitus di Indonesia diperkirakan akan melebihi 21 juta jiwa pada tahun 2030. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan risiko neuropati perifer dalam upaya mencegah cedera dan mempertahankan integritas kulit. Metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian adalah seorang pasien laki-laki berusia 58 tahun dengan diagnosis Diabetes Melitus Tipe 2 dan risiko neuropati perifer. Pengumpulan data didapatkan dengan menerapkan prinsip etik tindakan keperawatan yaitu confidentiality dengan anamnesa, klasifikasi data, perencanaan, implemantasi, observasi, dan dokumentasi. Hasil Interevensi pemeriksaan tes monofilamen pad Tn. A menunjukkan penurunan sensasi pada 4 dari 10 titik, mengindikasikan gangguan fungsi saraf perifer. Hiperglikemia yang tidak terkontrol (GDS 265 mg/dL dan HbA1c 9,2%) menjadi faktor terjadinya kerusakan saraf. Pasien menunjukkan perilaku manajemen kesehatan yang tidak efektif.
Perbandingan Lama Rawat Inap Pasien di Rumah Sakit Syariah dan Non Syariah Risnadhia Risnadhia; Reni Muhka; Fevi Padhila; Rachmad Aprilio; Nova Listya Wahananingtyas
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1482

Abstract

Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang bergerak dibidang kesehatan perorangan. Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduknya beragama islam. Hal ini menyebabkan meningkatnya pertumbuhan Rumah Sakit Islam meningkat. Dengan adanya peningkatan tersebut maka MUI membentuk fatwa terkait Rumah Sakit Islam Syariah pada fatwa MUI No 107/DSNMUI/X/2016 yang mengatur tentang syarat dan kriteria Rumah Sakit Islam Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingan Lama rawat inap pasien di Rumah Sakit Islam Syariah dan Non Syariah. Penelitian ini adalah penelitian kuantitative deskriptif. Responden penelitian adalah data Rekam Medis pasien dengan diagnosis appenditomi di Rumah Sakit Syariah dan Non Syariah pada tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu rekam medis di rumah sakit syariah dan non syariah pada tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis Univariat untuk melihat lama rawat inap pasien dan Analisis bivariat dilakukan dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas menggunakan uji kolmogorov-smirnov dengan hasil nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) yang dapat diartikan data tidak terdistribusi normal dan Uji homogenitas menggunakan uji levene dengan hasil signifikansi 0,118 (p>0,05) yang berarti data homogen. Dari hasil uji normalitas dan uji homogenitas maka uji yang digunakan adalah uji Mann Whitney test. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik responden di kedua Rumah Sakit perempuan dengan mayoritas kelas III dengan rata rata lama rawat inap selama 2.31 dan 2.51. Berdasarkan uji mannwhitney beda mean kedua rumah sakit adalah 0.2 dengan nilai pvalue sebesar 0.29. Apabila dilihat dari beda mean maka Rumah Sakit Syariah cenderung lebih cepat dalam proses penyembuhan. Namun apabila dilihat dari uji mann-whitney maka tidak ada nilai yang signifikan antara lama rawat inap di Rumah Sakit Syariah dan Non Syariah.
Optimalisasi Perilaku Hidup Sehat Melalui Edukasi Dan Praktik Senam Pada Masyarakat Reni Muhka; Rachmad Aprilio; Risnadhia; Nova Listya Wahananingtyas; Sari Wulan Asih; Fevi Padhila; Muhammad Alghifari Budiman
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1: Forthcoming Issue
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v4i1.375

Abstract

Kurangnya kebiasaan aktivitas fisik secara rutin di tingkat komunitas berkontribusi pada tingginya risiko penyakit tidak menular. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, serta keterampilan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat melalui edukasi kesehatan dan praktik senam bersama. Kegiatan dilaksanakan di RT 03/RW 05 Kampung Cigintung, Kelurahan Gelam, Kota Serang, dengan menggunakan metode Participatory Learning and Action (PLA) yang mengintegrasikan penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil pengkajian awal menunjukkan 36% masyarakat masih memiliki kebiasaan hidup sehat pada kategori kurang hingga sangat kurang. Setelah intervensi dilakukan, terdapat peningkatan pengetahuan peserta dari 58,4 pada pre-test menjadi 84,2 pada post-test. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan senam meningkat secara aktif baik secara individu maupun kelompok. Kombinasi edukasi dan praktik senam terbukti efektif mendorong budaya hidup sehat serta memperkuat implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di tingkat lokal.
Efektivitas Latihan Aerobik dan Exergaming terhadap Kemampuan Kognitif Anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Literatur Review Sabrina Rahmatillah Azhar; Dewi Aisyah Nanda; Nova Listya Wahananingtyas; Erni Setiyorini
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v4i3.2185

Abstract

Background: Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) is a neurodevelopmental disorder characterized by inattention, hyperactivity, and impulsivity. It can affect children’s cognitive and executive function. ADHD management generally involves pharmacological and non-pharmacological approaches. Non-pharmacological approaches such as aerobic exercise and exergaming are gaining increasing attention as promising alternative interventions. Objective: To analyze the effectiveness of aerobic exercise and exergaming in improving cognitive abilities in children with ADHD. Methods: This study employed a literature review design using the PICO approach. Articles were searched for on Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and PLOS One, covering publications from 2016 to 2026. Articles meeting the inclusion criteria consisted of RCTs or experimental studies involving children under 18 years of age diagnosed with ADHD; from these articles meeting the inclusion criteria, 9 were selected for further analysis. Conclusion:  Eight of the nine studies that were further examined reported significant improvements following the intervention. Aerobic exercise was found to improve executive function and working memory, while exergaming interventions showed broader and more consistent effects because it combines physical and cognitive stimulation simultaneously. Aerobic exercise also remains relevant as an affordable and easily accessible intervention. A combination of the two has the potential to provide the most comprehensive benefits for children with ADHD.