Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Latihan Bola Gantung dan Drill Lempar Bola Terhadap Kemampuan Smash Voli Pada Siswa Putra Ekstrakurikuler Bola Voli SMP Kebangkitan Bangsa Nur Hasim; Joan Siswoyo; Alifia Ramadhina Putri; Candra Kurniawan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Penjaskesrek
Publisher : Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan bola gantung dan drill lempar bola terhadap kemampuan smash voli pada siswa putra ekstrakurikuler bola voli SMP Kebangkitan Bangsa. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen, dengan pengambilan data menggunakan tes kemampuan smash. Subjek penelitian terdiri dari 26 siswa putra yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMP Kebangkitan Bangsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada pengaruh latihan bola gantung terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangsaan Bangsa dengan peningkatan sebesar 28,10 %. 2) ada pengaruh latihan drill lempar bola terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa dengan peningkatan rata-rata sebesar 27,18 %. 3) tidak ada perbedaan yang antara latihan bola gantung dan latihan drill lempar bola terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa dengan selisih rata-rata 0,54. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ada pengaruh latihan bola gantung terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa, ada pengaruh latihan drill lempar bola terhadap kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa, dan tidak ada perbedaan antara latihan bola gantung dan latihan drill lempar bola terhadap  kemampuan smash bola voli siswa putra ekstrakurikuler SMP Kebangkitan Bangsa.Kata Kunci: bola gantung, drill lempar bola, smash 
Kaji Eksperimental Efek Kecepatan Sirkulasi Udara Dan Waktu Pembakaran Terhadap Performa Pembakaran Kompor Bio Massa Nur Hasim; Muhamad Safii; Althesa Androva; Suheri Suheri
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i2.7321

Abstract

Indonesia is currently facing a significant challenge in managing its growing energy demands, driven by rapid population growth and accelerating economic development. This rising dependency on fossil-based fuels if left unaddressed poses serious environmental and social risks, including pollution, greenhouse gas emissions, and long-term energy insecurity. As a result, biomass has emerged as one of the most promising renewable energy alternatives, particularly for household and community cooking needs. This study investigates the combustion performance of biomass-based biopellets, formulated from a balanced blend of sawdust waste and rice bran, as the primary fuel source. Combustion experiments were carried out inside a purpose-built biomass stove with dimensions of 520 × 250 × 190 mm. To evaluate how airflow intensity and burning duration influence thermal output, three air velocity settings were applied 3 m/s, 6 m/s, and 9 m/s delivered through a controlled blower system. Combustion duration was systematically extended across ten intervals ranging from 60 seconds up to 600 seconds, allowing a detailed characterization of both combustion and thermal efficiency at each stage. Experimental results revealed that the highest thermal efficiency was consistently achieved at an air velocity of 9 m/s combined with a combustion duration of 600 seconds, yielding 46.349% for biopellets and 41.381% for wood. These figures demonstrate a clear positive relationship between increased airflow and prolonged burning time with overall energy conversion performance. The outcomes of this research are intended to serve as a practical engineering reference for designing next-generation biomass stoves that are both energy-efficient and environmentally responsible. Specifically, an air velocity of 9 m/s and a 600-second combustion window are strongly recommended as the benchmark operating parameters for optimal biomass stove performance in real-world applications.