Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembentukan Sikap Sosial Peserta Didik dalam Pembelajaran PPKn di MTs Al-Hidayah Sadeng, Kota Semarang Zulkifli Alamsah Sutanto; Agustinus Sugeng Priyanto; Ade Sopyan Hadi; Cici Fitri Bety
Integralistik Vol. 36 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/integralistik.v36i2.10023

Abstract

The research aims to determine: (1) the formation of students' social attitudes in Civics Education (PPKn) learning at MTs Al-Hidayah Sadeng, Semarang City; (2) the role of Civics Education teachers in forming students' social attitudes related to PPKn learning at MTs Al-Hidayah Sadeng, Semarang City; (3) the impact of forming students' social attitudes in PPKn learning at MTs Al-Hidayah Sadeng, Semarang City. The research uses a case study method with a qualitative approach. The research targets include class IX A students, PPKn teachers, the school principal, and the student affairs vice-principal at the school. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Validity testing uses source and technique triangulation. The data analysis techniques used are data reduction, data display, and conclusion drawing/verifying. The research results indicate that in the formation of students' social attitudes in PPKn learning. There are indicators, including honesty, discipline, tolerance, and politeness. Furthermore, the role of Civics Education teachers is crucial in forming social attitudes by guiding, fostering, and educating students. This will influence the impact of social attitude formation, including psychological and social impacts. The research suggestions are: (1) students should practice making social attitude indicator tables in their respective classes after implementing social attitude formation; (2) PPKn teachers should be more active in creating assessment sheets related to social attitude formation indicators in PPKn learning; (3) schools should support, facilitate, and establish regulations related to the formation of social attitudes for both students and PPKn teachers in the school environment.
Perbandingan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan Di Indonesia, Amerika Serikat, Kosta Rika, Republik Irlandia, Australia, Dan Malawi: Papua, Sulawesi Tengah, Bengkulu Ade Hadi; Zulkifli Alamsah Sutanto; Anisia Nur Mitha Sari
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v5i2.8746

Abstract

Berbagai problematika yang ada pada berbagai negara seperti di Indonesia terjadi konflik Sampit. Kasus rasisme di Amerika serikat. Adanya angka pembunuhan tertinggi tahun 2023 di Kosta Rika, Adanya warga Finlandia bergabung dengan ISIS. Masalah imigrasi di Australia. Selain itu terdapat masalah perbedaan sudut pandang warga negara di Malawi terkait pengiriman tenaga kerja ke Israel. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kepustakaan. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan data bahwa pada bangsa Indonesia dan  negara Inggris tujuan utama pendidikan kewarganegaraan yaitu untuk menjadikan warga negara yang baik, pada negara Kosta Rika pendidikan kewarganegaraannya mengajarkan penghormatan terhadap hak asasi manusia, pada negara Republik Irlandia pendidikan agama dan pendidikan kewarganegaraan menyatu meresapi setiap pengajaran, pada negara Australia pendidikan kewarganegaraan sebagai alat mengembangkan pengetahuan siswa, pada negara Malawi  pendidikan kewarganegaraan memegang peran dalam mempersatukan bangsa.   Kata Kunci: Perbandingan, Pendidikan Kewarganegaraan, Indonesia
Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Pencegahan Diskriminasi Dan Membangun Kesadaran Inklusivitas Pada Mahasiswa Di Perguruan Tinggi: Sulawesi Tengah, Papua, Jawa Barat Zulkifli Alamsah Sutanto; Sunarto Amus; Ade Sopyan Hadi; Faisal Yusuf Fadhilah; Ibmasiah Wardatun Islamiyah
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v6i2.11922

Abstract

Perkembangan yang pesat sering kali menjadi faktor utama dalam potensi diskriminasi, lemahnya moral dan belum terbentuknya karakter, serta banyaknya perpecahan karena perbedaan pandangan. Sehingga perlunya pencegahan dan membangun kesadaran inklusivitas pada setiap individu, tak terkecuali mahasiswa. Penting dan perlunya mata kuliah Pendidikan kewarganegaraan sebagai pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam pencegahan diskriminasi dan membangun kesadaran inklusivitas pada mahassiswa di peeguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan atau literature research. Teknik pengumpulan data dalam penelitian berupa tahapan pencarian sumber artikel dan buku berdasarkan topik garis besar pada artikel, pengelompokkan artikel terbagi atas hubungan dengan topik dan tahun penelitian dan pengurutan tentang struktur penjelasan serta perbandingan data yang terkait dengan artikel. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yaitu mengkondensasi data (data condensation), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukan bahwa diskriminasi masih sering terjadi dalam lingkungan kampus, sehingga diperlukan pencegahan untuk mengatasi hal tersebut, yaitu dengan melalui identitas dan integrasi nasional dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Dalam Pendidikan Kewarganegaraan mengajarkan agar setiap manusia menjunjung tinggi toleransi dan anti diskriminasi. membangun kesadaran inklusivitas dengan menghargai perbedaan dan mempererat persaudaraan dengan mengimplementasikan bahan ajar pada pembelajaran. Kata Kunci: Diskriminasi, Inklusivitas, Pendidikan Kewarganegaraan