Aulia Rahmi Putri
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Historical Trace of Francis Bacon’s Concept of “Knowledge Is Power” and Its Relevance to the Development of Social Sciences Aulia Rahmi Putri; Siti Fatimah; Syafri Anwar
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 7, No 2 (2025): November 2025
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v7i2.12978

Abstract

This article examines the historical traces and epistemological relevance of Francis Bacon’s foundational concept, “knowledge is power”, to the development of Social Sciences. This study adresses need to understand the philosophical roots of modern social inquiry and its implications for contemporary educational practice. This research uses a qualitative approach with a historical and philosophical literature study method. The data sources consist of Francis Bacon's major works, including The Advancement of Learning, Novum Organum, and The New Atlantis. Data analysis was utilized using content analysis techniques with stages of data reduction, concept grouping, and theoretical synthesis. The results demonstrate that Bacon’s thought about knowledge established a critical framework emphasizing empiricism, inductive reasoning, and the systematic deconstruction of cognitive biases. which significantly contributed to the formation of social studies methodology through the use of empirical data and a problem-solving orientation. Ultimately, these findings confirm that Bacon’s epistemology remains highly relevant in the 21st century, particularly in fostering inquiry-based learning, problem-based learning, and critical literacy to develop students who are analytical, reflective, and capable of navigating complex social dynamics.
Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran IPS: Peluang Mewujudkan Pembelajaran Kontekstual Aulia Rahmi Putri; Wirdanengsih Wirdanengsih; Erianjoni Erianjoni; Azmi Fitrisia
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v16i1.14024

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SD/MI pada hakikatnya bertujuan membantu peserta didik memahami realitas sosial di lingkungan sekitarnya. Namun, pembelajaran IPS masih sering bersifat teoritis dan kurang kontekstual sehingga materi sulit dipahami peserta didik secara bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber belajar dalam pembelajaran IPS di SD/MI serta relevansinya dengan pembelajaran kontekstual dan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis berbagai penelitian terkait pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menghadirkan realitas sosial secara konkret melalui budaya, tradisi, dan praktik kehidupan masyarakat yang dekat dengan pengalaman peserta didik. Pemanfaatan kearifan lokal juga mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, serta mampu meningkatkan pemahaman sosial, keterlibatan belajar, dan penguatan karakter peserta didik. Selain itu, Kurikulum Merdeka memberikan peluang bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran berbasis proyek dan lingkungan sosial budaya sekitar. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan pada kemampuan guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal dengan konsep-konsep IPS secara tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi sumber belajar kontekstual yang relevan untuk mendukung pembelajaran IPS yang bermakna dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di sekolah dasar.