Program revitalisasi Sekolah Luar Biasa merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan inklusif. Dalam pelaksanaannya, satuan pendidikan sering menghadapi keterbatasan dalam melakukan pengendalian mutu dan monitoring pekerjaan konstruksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan toilet di SKh Al Khairiyah Cilegon dalam program revitalisasi SLB. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan secara berkala, verifikasi kesesuaian pekerjaan terhadap dokumen perencanaan, serta penyusunan rekomendasi teknis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan berjalan dengan baik dan cenderung lebih cepat dibandingkan rencana. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian teknis seperti pemasangan elemen aksesibilitas yang belum sesuai standar serta kualitas finishing yang belum optimal. Pendampingan yang dilakukan mampu membantu pihak sekolah dalam mengidentifikasi permasalahan serta melakukan perbaikan secara langsung.