Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MEMAHAMI PRAKTIK ETNOGRAFI KOMUNIKASI KADER PPKBD DENGAN AKSEPTOR KB DESA KARANGRAU, BANYUMAS Almira Yoshe Alodia; Ulfah Rosyidah; Resya Nur Intan Putri; Wafirotul Masfuah; King Anugrah Wiguna
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v9i2.27390

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) vital bagi kesejahteraan keluarga. Namun, partisipasi masyarakat di beberapa daerah seperti Desa Karangrau, Kabupaten Banyumas, diasumsikan masih menjadi tantangan. Menggunakan pendekatan etnografi komunikasi, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pola interaksi dan aktivitas komunikasi kader mempengaruhi partisipasi masyarakat Desa Karangrau sebagai akseptor KB. Melalui metode kualitatif yang melibatkan observasi, wawancara, dam Focus Group Discussion (FGD), serta analisis dokumen, penelitian ini menggali cara pesan KB disampaikan, diterima, dan dimaknai oleh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dan kesadaran masyarakat Desa Karangrau terhadap program KB ternyata cukup tinggi. Keberhasilan ini didorong oleh strategi komunikasi yang efektif dari kader dan bidan desa, yang mengutamakan pendekatan antar pribadi secara tatap muka dari rumah ke rumah. Penggunaan bahasa daerah (Jawa) juga terbukti membangun kedekatan dan kepercayaan, didukung pula oleh pemanfaatan media digital seperti WhatsApp serta forum warga yang mendorong informasi dapat diterima secara maksimal. Meski demikian, keputusan ber-KB masih didominasi oleh inisiatif perempuan demi kesejahteraan keluarga, sementara partisipasi pria terhambat oleh faktor budaya seperti kekhawatiran terhadap vitalitas dan ketakutan akan perselingkuhan. Secara keseluruhan, kesuksesan program KB di Desa Karangrau tercapai berkat komunikasi yang proaktif dan peka budaya, namun tantangan terkait norma gender masih perlu diatasi untuk mencapai partisipasi yang setara.
Peningkatan Skill Literasi Digital Kepada Content Creator Binaan Tampil Warta Norma Amalia; Muhammad Syaiful Aliim; Resya Nur Intan Putri; Muhammad Syah Fibrika Ramadhan; Agung Mubyarto; Hari Siswantoro; Wiwin Rosmawati
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): October
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v5i2.137

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital bagi para content creator binaan Tampil Warta melalui pelatihan empat pilar literasi digital. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan interaktif, diskusi, simulasi kasus, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Sasaran peserta adalah para content creator yang tergabung dalam program pembinaan Tampil Warta sebanyak 10 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada keempat aspek literasi digital, yaitu digital culture, digital skills, digital ethics, dan digital safety. Berdasarkan analisis data, terjadi penambahan skor rata-rata pada setiap instrumen penilaian sebesar 80% dibandingkan skor awal, yang menunjukkan keberhasilan proses transfer pengetahuan selama pelatihan. Kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat kapasitas content creator dalam menghadapi tantangan dunia digital dan mendorong terbentuknya ekosistem digital yang lebih aman, etis, dan produktif.
Employee Advocacy : Strategi Branding Kontemporer dalam Membangun Brand Image Resya Nur Intan Putri; Ulfah Rosyidah; Almira Yoshe Alodia
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 22, No 1 (2025): MAJALAH ILMIAH DINAMIKA ADMINISTRASI (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v22i1.435

Abstract

The advancement of digital technology has driven organizations to integrate communication strategies that engage employees as agents in shaping the company’s image and reputation. This study aims to analyze the role of Corporate Public Relations (PR) practitioners in promoting and managing employee advocacy in the digital era, using a case study of Java Heritage Hotel Purwokerto. A qualitative approach was employed through in-depth interviews with four informants exhibiting diverse levels of digital engagement, including activities on personal social media and participation in the company’s official content. The findings indicate that Corporate PR practitioners play a strategic role in fostering participatory internal communication and empowering employees to contribute to the development and dissemination of content that supports brand narratives. Employee advocacy manifested in two primary forms: (1) personal expressions shared by employees on their social media accounts, and (2) employee involvement as key figures in official content produced by the PR team. This phenomenon is exemplified by the active participation of individuals on their personal social media, and person who featured in official company content that attracted millions of viewers on TikTok. The findings align with strategic communication theories, including PR Excellence Theory, Networked Publics Theory, and Impression Management Theory. In addition to enhancing digital engagement, the employee advocacy strategy implemented by Java Heritage Hotel successfully strengthened the company’s image and reputation in the digital sphere. This study contributes theoretically by expanding the understanding of structured and managed models of employee advocacy and offers practical implications for the development of corporate communication strategies in the social media era.