Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Challenges and Strategies of Hospitality EFL Lecturers in Implementing Industry-Based Learning within ESP Courses Faradillah Saputri; Ratna Ratna
ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education Vol. 10 No. 1 May (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/ef.v10i1 May.14994

Abstract

The rapid transformation of the hospitality industry in response to globalization and sustainability demands has placed new expectations on English for Specific Purposes (ESP) education. Within this evolving context, English as a Foreign Language (EFL) lecturers are required to bridge academic learning with professional practice through Industry-Based Learning (IBL). This study explored the challenges and strategies of hospitality EFL lecturers in implementing IBL within ESP courses in two Indonesian tourism polytechnics. Employing a qualitative descriptive approach, data were gathered through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis involving six EFL lecturers with direct experience in hospitality-based teaching. Thematic analysis revealed four interrelated themes: limited student readiness and linguistic confidence, inconsistent industry collaboration on sustainable practices, time constraints restricting learning depth, and pedagogical adaptation through scaffolding and reflection. These findings indicate that lecturers’ experiences are shaped by a continuous negotiation between institutional structures, industry realities, and the socio-emotional dimensions of teaching. The study highlights that successful IBL implementation depends not only on curriculum design but also on lecturers’ reflective and adaptive agency in managing authentic learning environments. Theoretically, the research contributes to the understanding of experiential and constructivist learning in vocational English contexts, while practically, it provides insights for strengthening collaboration among lecturers, institutions, and industry partners toward sustainable and contextually grounded hospitality education.
Pelatihan Inventarisir Produk Wisata di Desa Wisata Sangbua, Rantepao Toraja Utara Berbasis Platform Google Dharma Kuba; Margaretha Wadid Rante; Faradillah Saputri
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku4341

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Sangbua, Toraja Utara, dalam inventarisasi produk wisata berbasis digital menggunakan platform Google Workspace. Kegiatan pelatihan yang melibatkan perangkat desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, dan pemuda desa dilaksanakan selama dua hari dengan metode ceramah, simulasi, diskusi, dan praktik lapangan. Hasilnya, peserta mampu menginventarisasi dan mendokumentasikan 12 lokasi wisata alam, 5 lokasi wisata budaya, 15 pelaku UMKM, dan 3 event budaya secara sistematis dan digital. Data tersebut berhasil diolah dan dipetakan menggunakan Google Maps, membangun sistem manajemen informasi wisata yang partisipatif dan kolaboratif. Pengabdian ini meningkatkan literasi digital dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumentasi wisata sebagai dasar pengembangan promosi dan pengelolaan destinasi. Kontribusi kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing desa wisata secara berkelanjutan dan mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang adaptif terhadap kemajuan teknologi informasi.