Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

A Typology of Syekh Yusuf Al-Makassari's Ethical Thought (Perspective of Majid Fakhry's Islamic Ethics Theory) Muh. Bahrul Afif; Abdul Malik; Abd. Rahman
Journal Analytica Islamica Vol 13, No 2 (2024): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v13i2.20537

Abstract

Deep reflection on the teachings and moral views in the Quran and Hadith has been done by many Islamic scholars and thinkers. From this reflective activity, they produce concepts of Islamic ethics with various typologies depending on the style of thinking. Fakhry through his research classified the typology of Islamic ethics in four categories: scriptural morality; theological ethics; philosophical ethics; and religious ethics, and established each of their exponents. However, the scope of his study is still limited to the Arab-Persian region and its figures who lived up to XIII century. This research seeks to go beyond that by focusing on Syekh Yusuf al-Makassari-a major Nusantara figure who lived in the XVII century-and determining the typology of his ethical thought. By utilising Fakhry's view on the typology of Islamic ethics as the theoretical basis, the results of this study demonstrate that Syekh Yusuf's ethical thinking belongs to the typology of religious ethics. This is because it contains various aspects that are the main components of religious ethics, namely aspects of the Quran and Hadith, theology, philosophy, and Sufism.
PENANAMAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMBELAJARAN ENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMPN 01 MAMASA Andi Abid; Abdul Latief; Abd. Rahman
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penanaman karakter tanggung jawab melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMP Negeri 01 Mamasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru PPKn, peserta didik, dan pihak sekolah yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman karakter tanggung jawab dilakukan melalui tiga strategi utama, yaitu pembiasaan perilaku disiplin dan tanggung jawab dalam kegiatan sekolah, integrasi nilai karakter dalam materi dan aktivitas pembelajaran, serta keteladanan guru dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, dukungan sekolah, dan lingkungan belajar yang kondusif. Adapun faktor penghambat mencakup kurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya tanggung jawab, rendahnya keterlibatan orang tua, serta pengaruh lingkungan luar sekolah yang kurang positif.Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa pembelajaran PPKn memiliki peran strategis dalam membentuk karakter tanggung jawab siswa, terutama apabila dilaksanakan secara konsisten dan didukung oleh semua pihak di lingkungan pendidikan.
Kolaborasi Pemerintah Dengan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Di Kabupaten Polewali Mandar Abd. Rahman; Hamdan Hamdan; Mukhlis Hannan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan dinamika kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Polewali Mandar. Masalah pengelolaan sampah menjadi isu penting yang memerlukan pendekatan lintas aktor agar penanganannya efektif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat pemerintah daerah tokoh masyarakat, serta pengelola bank sampah dan komunitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terjadi dalam berbagai bentuk antara lain pelibatan masyarakat dalam program pemberdayaan lingkungan, penyediaan fasilitas pengelolaan sampah oleh pemerintah serta penguatan regulasi melalui peraturan daerah. Pemerintah berperan sebagai regulator dan penyedia layanan, sementara masyarakat terlibat sebagai pelaksana dan penggerak di tingkat akar rumput. Teknik pemetaan aktor melalui metode Net Map menunjukkan bahwa kolaborasi ini melibatkan hubungan kompleks dengan tingkat pengaruh yang bervariasi antarpelaku. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran rendahnya kesadaran masyarakat serta lemahnya koordinasi lintas sektor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pengelolaan sampah. Diperlukan komitmen bersama, distribusi peran yang jelas, serta dukungan kebijakan yang konsisten untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di tingkat lokal.
PENGARUH IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA TERHADAP KOMPETENSI GURU SMP Sri Ratna DP; Abdul Latief; Abd. Rahman
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan Kurikulum Merdeka terhadap peningkatan kompetensi profesional guru di SMPS Cahaya Clara Mamasa. Kurikulum Merdeka yang diusung oleh Kemendikbudristek memberikan keleluasaan bagi pendidik dalam merancang pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik secara lebih fleksibel dan adaptif. Dalam konteks ini, kompetensi guru menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan pelaksanaan kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional yang berfokus pada hubungan antara variabel implementasi kurikulum dan kompetensi guru. Data diperoleh melalui angket tertutup dan wawancara mendalam kepada seluruh guru di SMPS Cahaya Clara Mamasa. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara penerapan Kurikulum Merdeka dan kompetensi guru, dengan nilai korelasi 0,634 dan kontribusi pengaruh sebesar 40,2%. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya dukungan kebijakan sekolah dan pelatihan berkelanjutan untuk tenaga pendidik guna membantu keberhasilan implementasi kurikulum yang lebih optimal. Penelitian ini juga merekomendasikan penguatan koordinasi antara pihak sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya untuk mencapai tujuan pendidikan nasional