Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peran Pemerintah Terhadap Pengelolaan Arsip Di Kantor Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar A.Sari Indra Dewi; Rustan IR; Mukhlis Hannan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 2 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.2, Nopember 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.45 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i2.1575

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana Peran Pemerintah Terhadap Pengelolaan Arsip diDinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Polewali Mandar dan mengetahui bagaimana sistem pengelolaan Arsip demi tercapainya tertib administrasi diKantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Polewali Mandar.Informan penelitian yakni: Kepala Dinas Selaku Informan Kunci, Kepala Bidang Kearsipan, Keapala Seksi Pembinaan Arsip, Kepala Seksi Pengelolaan Arsip, beserta Staf Pengelolaan Arsip.Hasil diperoleh dari penelitian menunjukkan Peran pemerintah terhadap pengelolaan arsip diKantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar kurang perhatian dari pemerintah karena kurangnya anggaran beberapa tahun terakhir jadi tidak banyak kegiatan untuk perpustakaan terutama pengelolaan dan pembenahan kearsipan43, Proses administrasi berjalan baik sesuai dengan aturan, klarifikasi arsip dan aturan kepegawaian, beberapa proses kearsipan sudah sesuai dengan PP nomor 43 tahun 2009 dansudah lama diterapkan dikantor tersebut ruang arsip belum memadai karna banyak arsip ditumpuk diatas meja, lemari dan tidak disimpan pada rak arsip, Pengelolaan arsip menggunakan sistem manual setiap arsip yang masuk kedalam komputer. 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELUARGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SARUNG SAMBU’ DI DESA OSANGO KECAMATAN MAMASA KABUPATEN MAMASA Sambolempan Sambolempan; Mukhlis Hannan; Munawi Gay
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 2 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.2, Nopember 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.213 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i2.1513

Abstract

Tujuan penelitian pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah proses untuk mendayagunakan sesuatu. Maka dari itu Penulis mengambil judul penelitian “Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Melalui Pembuatan Sarung Sambu’ Di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa”. Dengan rumusan masalahnya adalah bagaimana pelaksanaan pemberdayaaan masyarakat dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan keluarga pengrajin di Desa Osango, dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemberdayaaan masyarakat desa dan peningkatan kesejahteraan keluarga pengrajin sambu’ di Desa Osango. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Landasan teori yang digunakan pada penelitian ini teori menurut Singer dengan indikator kesadaran komersial, ialah memiliki naluri bisnis yang tajam, komunikasi, baik verbal atau juga tertulis, dan sebuah kerjasama tim. Dalam hasil penelitian yang dilakukan, maka disimpulkan pertama Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat di Desa Osango melalui pelatihan dan dapat membantu dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kedua faktor penghambat adalah kurangnya modal usaha dan kurangnya sarana prasarana dalam pembuatan sarung sambu’ di Desa Osango.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN LANTORA KABUPATEN POLEWALI MANDAR Nabila Nabila; Mukhlis Hannan; Muhammad Syaeba
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 2, No 2 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.2, Nopember 2020
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.935 KB) | DOI: 10.35329/jp.v2i2.1384

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahuai: 1). Agar bisa mengetahui Implementasi Kebijakan Pelayanan Publik di Kelurahan Lantora Kabupaten Polewali Mandar2). Agar dapat mendeteksi Faktor Pendukung dan Penghambat Kualitas Pelayanan Birokrasi di Kelurahan Lantora Kabupaten Polewali Mandar dan dalam penelitian ini mengunaka metode kualitatif.Otonom memiliki kebebasan luas dalam mengatur serta mengurus berbagai kepentingan  masyarakat demi mendapat layanan public byang berkualitas serta terus meningkat dari tahun ke tahun, tuntutan yang  terus bertambah seiring denga menigkatnya pemahaman masyarakat bahwa memereka mempunyai hak melayani serta berkewajiban dalam menyediakan keperluan tersebut.Dari hasil penelitian terhadap implementasi kebijakan pelayan public di kelurahan lantora peneliti mengambil kesimpulan bahwa factor yang mendukung implementasi kebijakan pelayanan publik yang ada di kantor kelurahan lantora saling mendukung satu sama lain, meski ada factor yang belum terlaksana dengan baik namun kinerja para pegawai tersebut berjalan dengan baik dan memenuhi tujuan dari organisasinya.
PERANAN KEPALA DESA TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN Andi Muhammad Amin; Mukhlis Hannan
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2019): MITZAL, Volume 4, Nomor 2, Nopember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.587 KB) | DOI: 10.35329/mitzal.v4i2.460

Abstract

This study aims to determine the role of the Village Head Against Community Participation in the Development of South Aralle Village, MAMASA Regency. This is a descriptive study using a qualitative approach. Data collection techniques are done by observation, interview, and documentation. The research informants in this study were 1 Head of South Aralle Village as a key informant, Secretary of South Aralle Village and Chair of BPD South Aralle Village. Services as supporting informants. The data analysis technique used is an interactive model. Checking the validity of the data is done by triangulating sources and methods. From the results of the study showed that the Role of the Village Head Against Community Participation in the Development of South Aralle Village Mamasa Regency. seen from several aspects namely (Facilitator), (Mediator), and (Motivator).
Kolaborasi Pemerintah Dengan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Di Kabupaten Polewali Mandar Abd. Rahman; Hamdan Hamdan; Mukhlis Hannan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan dinamika kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Polewali Mandar. Masalah pengelolaan sampah menjadi isu penting yang memerlukan pendekatan lintas aktor agar penanganannya efektif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat pemerintah daerah tokoh masyarakat, serta pengelola bank sampah dan komunitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terjadi dalam berbagai bentuk antara lain pelibatan masyarakat dalam program pemberdayaan lingkungan, penyediaan fasilitas pengelolaan sampah oleh pemerintah serta penguatan regulasi melalui peraturan daerah. Pemerintah berperan sebagai regulator dan penyedia layanan, sementara masyarakat terlibat sebagai pelaksana dan penggerak di tingkat akar rumput. Teknik pemetaan aktor melalui metode Net Map menunjukkan bahwa kolaborasi ini melibatkan hubungan kompleks dengan tingkat pengaruh yang bervariasi antarpelaku. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran rendahnya kesadaran masyarakat serta lemahnya koordinasi lintas sektor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pengelolaan sampah. Diperlukan komitmen bersama, distribusi peran yang jelas, serta dukungan kebijakan yang konsisten untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di tingkat lokal.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 POLEWALI Dea Angraini; Rahmi Permatasari; Mukhlis Hannan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.6578

Abstract

Siswa sering kali terjebak dalam pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur, bahkan sampai mengalami gangguan pola makan. Gangguan pola makan dikarenakan disibukkan dengan penugasan sekolah dan beban hidup lainnya, membuat mereka cenderung mengalami masalah lambung yaitu maag atau gastritis. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian gastritis pada siswa SMA Negeri 3 Polewali. Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, dimana data yang menyangkut variabel bebas (independen) dan variabel terikat (dependen) diteliti secara bersamaan. Sampel dalam penelitian ini yaitu 134 orang siswa. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian diperoleh pola makan buruk sebanyak 84 orang (62,7%) dan kejadian gastritis positif sebanyak 82 orang (61,2%). Berdasarkan hasil uji Chi-square, diperoleh nilai p-value sebesar 0,000, yang berada di bawah ambang batas signifikansi 0,05. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara pola makan dan kejadian gastritis. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pola makan yang tidak
Pengaruh Pola Asuh dan Status Ekonomi Pada Balita BGM di Wilayah Kerja Puskesmas Rantebulahan Timur Astuti Abdullah; Yuni Alpriani; Mukhlis Hannan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6514

Abstract

Anak balita dengan gangguan perkembangan akibat kekurangan gizi sering mengalami kondisi yang dikenal sebagai Bawah Garis Merah (BGM). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor seperti pola asuh dan status sosial ekonomi yang menyebabkan anak kekurangan berat badan di wilayah layanan Puskesmas Rantebulahan Timur.Penelitian ini bersifat potong lintang dan observasional analitis. Formula Slovin digunakan untuk mengambil sampel, dan 70 orang dipilih sebagai responden. Data primer dan sekunder digunakan dalam proses pengumpulan data. Uji chi-square diterapkan dalam teknik analisis data univariat dan bivariat.Dengan nilai signifikan di bawah 0,05, penelitian ini menunjukkan bahwa gaya pengasuhan dan posisi ekonomi berdampak pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rantebulahan Timur. Posisi ekonomi memiliki nilai signifikan 0,004, sementara gaya pengasuhan otoriter memiliki nilai signifikan 0,34, gaya pengasuhan demokratis memiliki nilai 0,002, dan gaya pengasuhan permisif memiliki nilai 0,001.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh memiliki pengaruh terhadap balita yang berada dalam kategori Bawah Garis Merah (BGM), begitu pula dengan status ekonomi yang turut berkontribusi terhadap kondisi tersebut di wilayah kerja Puskesmas Rantebulahan Timur.
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PUNCAK LEMO NIPI DESA BULO KECAMATAN BULO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Khusnul Khotimah; Mukhlis Hannan; Abdul Khalik
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 2 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v3i2.2421

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengembangan objek wisata Puncak Lemo Nipi yang ada di Desa Bulo dan bagaimana dampak pengembangan objek wisata puncak Lemo Nipi serta faktor pendorong dan faktor penghambat pengembangan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan mengamati secara dekat objek penelitian yaitu objek wisata Lemo Nipi di Desa Bulo. Data primer dalam penelitian ini di dapat dari hasil wawancara di lapangan yang dilakukan dengan orang-orang yang dianggap mampu memberikan informasi yang akurat yaitu dari Dinas Pariwisata, Kepala Desa, pengelolah objek wisata 2 orang, masyarakat 4 orang serta pengunjung objek wisata 3 orang, sedangkan data sekunder diperoleh melalui beberapa artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan tempat wisata Puncak Lemo Nipi belum mencapai kondisi terbaik terutama dari segi sarana dan prasarana, serta kunjungan ke objek wisata yang masih perlu ditingkatkan. Pemerintah daerah, pemerintah desa dan swasta (investor). Selain itu terdapat dua faktor dalam pengembangan objek wisata Puncak Lemo Nipi yaitu Faktor Pendorong dan Faktor Penghambat. Dalam setiap pengembangan pada suatu objek wisata apabila dikembangkan dengan baik pasti akan memberikan dampak yang positif pula, begitupun dengan objek wisata Puncak Lemo Nipi. Tetapi sampai saat ini belum ada dampak yang signifikan yang dirasakan oleh masyarakat setempat dengan adanya objek wisata Puncak Lemo Nipi dikarenakan belum maksimalnya pengembangan di objek wisata ini.
Implementasi Program Bantuan Modal Usaha Tenaga Kerja Mandiri Dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Di Kecamatan Polewali Andriani Andriani; Sahrul Sahrul; Mukhlis Hannan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program Bantuan Modal Usaha Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di Kecamatan Polewali. Program ini merupakan inisiatif pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian bantuan modal kepada kelompok tenaga kerja mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program berjalan cukup efektif dalam meningkatkan kapasitas usaha para penerima bantuan. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan pendampingan, kurangnya pelatihan kewirausahaan lanjutan, serta tantangan pemasaran produk. Meskipun demikian, sebagian besar penerima bantuan menyatakan bahwa program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi mereka. Diperlukan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, pelaku usaha lokal, dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program dan peningkatan hasil yang lebih optimal.
MOTIVASI KERJA PERANGKAT DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI DESA TAAN KECAMATAN TAPALANG Masdianto Masdianto; Mukhlis Hannan; Mohammad Arfandi Adnan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 2 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v3i2.2368

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1). Untuk mengetahui bagaimanakah motivasi kerja perangkat desa dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Taan Kecamatan Tapalang ; (2). Untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang  mempengaruhi motivasi kerja perangkat desa dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Taan Kecamatan Tapalang. Penelitian  ini  menggunakan  metode  kualitatif  dimana  pengumpulan datanya  dilakukan  dengan  wawancara  sehingga  mampu  menggali  lebih  dalam profesi perangkat desa di Kecamatan Tapalang  Sebagai objek dalam penelitian ini adalah perangkat desa yang berstatus non-pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di berbagai daerah di wilayah  Kecamatan tapalang Kabupaten Mamuju.  Hasil  yang  diperoleh  dari  penelitian  ini  adalah motivasi kerja perangkat desa dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Taan Kecamatan Tapalang yitu tanggung jawab dalam melakukan kerja, prestasi yang dicapai, pengembangan diri,kemandirian dalam bertindak. Kemudian factor yang mempengaruhi motivasi kerja perangkat Desa Taan Kecamatan Tapalang adalah factor internal dan eksternal