Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Dan Optimasi Laju Penetrasi Pemboran Berbasis Mechanical Specific Energy Pada Sumur YN-01: Analysis and Optimization of Drilling Rate of Penetration Based on Mechanical Specific Energy in Well YN-01 Yudit Sirupang; Joko Wiyono; Rohima Sera Afifah
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (On Progress)
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i2.1268

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi dan mengoptimalkan parameter operasi pemboran yang memengaruhi laju penetrasi (ROP) dengan metode Mechanical Specific Energy (MSE) pada Sumur YN-01 Lapangan XN. ROP merupakan indikator penting yang menentukan efisiensi waktu dan biaya pemboran, namun data lapangan menunjukkan penurunan signifikan terutama pada interval shale–sandstone kedalaman 4.973,75 hingga 6.961,94 ft. Penelitian ini menggunakan data operasi pemboran (WOB, RPM, torsi, laju alir), interpretasi litologi, serta perhitungan MSE untuk menilai efisiensi mekanik proses pemboran dan mengidentifikasi penyebab slow ROP. Hasil menunjukkan nilai MSE tinggi (hingga 2.197.126 psi) yang menandakan inefisiensi energi akibat keausan bit, pemilihan parameter yang kurang tepat, serta kecenderungan shale menyebabkan bit balling. Optimasi berdasarkan MSE menunjukkan peningkatan ROP yang signifikan: dari 30,54 menjadi 53,84 ft/hr; 59,77 menjadi 76,92 ft/hr; 20,99 menjadi 49,52 ft/hr; 20,01 menjadi 62,34 ft/hr; 9,32 menjadi 85,51 ft/hr; dan 11,25 menjadi 81,39 ft/hr. Temuan ini membuktikan bahwa kombinasi WOB, RPM, dan kondisi hidraulika yang tepat dapat mengurangi inefisiensi mekanik serta meningkatkan kinerja pemboran. Penelitian ini memberikan panduan aplikatif untuk optimasi parameter pemboran pada kondisi geologi serupa.
Analisis Pengaruh Penambahan Serat Polypropylene Terhadap Retak Mikro Pada Semen Sumur Migas Chris Leonardi Purba; Deny Fatryanto Edyzoh Eko Widodo; Markus Lumbaa; Rohima Sera Afifah; Yuniarti Yuniarti
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i2.3989

Abstract

Semen sumur migas berperan penting dalam menjaga integritas sumur melalui fungsi isolasi zonal, penopang casing, serta pencegahan migrasi fluida antar formasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat polypropylene terhadap waktu pengikatan, kekuatan tekan, dan pembentukan retak mikro pada semen sumur migas API Class G. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan variasi penambahan serat polypropylene sebesar 0%, 0,5%, dan 1% dari berat semen. Pengujian yang dilakukan meliputi Initial Setting Time (IST) dan Final Setting Time (FST) menggunakan alat Vicat, pengujian compressive strength menggunakan hydraulic press. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat polypropylene mempercepat waktu pengikatan semen, ditandai dengan penurunan nilai IST dan FST seiring meningkatnya persentase serat. Nilai compressive strength juga mengalami peningkatan signifikan dari 1091,9 psi pada semen tanpa serat menjadi 1415,3 psi pada penambahan 0,5% serat dan mencapai 1565,1 psi pada penambahan 1% serat. Pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa semen tanpa serat mengalami retak mikro yang berkembang bebas, sedangkan semen dengan serat polypropylene menunjukkan mekanisme bridging, debonding, dan pull-out yang efektif menghambat penyebaran retak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan serat polypropylene mampu meningkatkan kekuatan mekanik dan ketahanan semen terhadap retak mikro, sehingga berpotensi meningkatkan keandalan dan umur semen sumur migas.
Optimasi Electrical Submersible Pump (ESP) Pada Sumur MFR-21 Berdasarkan Keadaan Sumur di Masa Depan Abdi Suprayitno; Muhammad Fauzi Ramadhan; Rohima Sera Afifah
Jurnal Offshore: Oil, Production Facilities and Renewable Energy Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Offshore: Oil, Production Facilities and Renewable Energy
Publisher : Universitas Proklamasi 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jo.v8i1.1888

Abstract

When wells are produced continuously, the reservoir pressure will continue to decrease resulting in decreased production performance from the well. To optimally increase the rate of production, optimization is carried out using an Artificial Lift Electrical Submersible Pump. Based on data from the journal, "MFR-21" well had previously been installed Electrical Submersible Pump but was no longer functioning due to the condition of ESP pump not running or dead due to damage, so the author's goal is to optimize the pump and predict the condition of the well in the future until when the pump is no longer optimal by using Wiggins 3 Phase IPR and carrying out a scenario of decreasing reservoir pressure to predict the Future IPR "MFR-21" well. The results of 3 Phase Wiggins IPR curve analysis obtained a total production rate (Qt/Qmax) 6257 bfpd. Obtained a target production rate of 5005.6 bfpd it is recommended to use the ESP design with the Centrilift GC-8200 pump which has a production recommendation 4400 – 10000 bfpd with a number of stages 168, Horse Power 281 HP, and pump efficiency 69%. As well as using the Future IPR method to reduce 3 reservoir pressures, namely 1750, 1000, 500. When the reservoir pressure reaches 1000 and 500 psia the pump is no longer optimum because the target Q at reservoir pressure is not included in the pump production recommendations. So at reservoir pressure 1000 and 500 psia it is necessary to re-optimize the pump again according to the condition of well.
Pengaruh Penambahan Tea Powder terhadap Sifat Rheology pada Lumpur Pemboran Berbasis Air Muh Ilham A Parumba; Rohima Sera Afifah; Teddy Kurniawan
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4273

Abstract

Lumpur pemboran berbasis air (Water-Based Mud) merupakan fluida yang berperan penting dalam menjaga stabilitas lubang bor, mengangkut cutting, serta mengendalikan kehilangan filtrat selama proses pemboran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Tea Powder terhadap sifat reologi dan filtration loss pada lumpur pemboran berbasis air serta menentukan konsentrasi optimum yang memberikan kinerja terbaik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan variasi konsentrasi Tea Powder sebesar 2 gr, 4 gr, 6 gr, dan 8 gr pada 350 ml lumpur dasar. Pengujian dilakukan berdasarkan standar API 13A yang meliputi mud weight, plastic viscosity (PV), yield point (YP), gel strength, pH, dan filtration loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Tea Powder memengaruhi karakteristik lumpur pemboran berbasis air. Nilai mud weight, PV, YP, dan gel strength meningkat, sedangkan nilai pH menurun secara bertahap namun tetap berada pada kondisi basa sesuai standar API 13A. Nilai filtration loss menurun hingga mencapai 6,92 ml/30 menit pada penambahan 6 gr Tea Powder, kemudian meningkat menjadi 11,30 ml/30 menit pada konsentrasi 8 gr. Pada konsentrasi 6 gr diperoleh nilai mud weight sebesar 9,8 ppg, PV sebesar 31 cP, YP sebesar 43 lb/100 ft², gel strength 10 detik sebesar 26 lb/100 ft², gel strength 10 menit sebesar 37 lb/100 ft², dan pH sebesar 8,85. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan Tea Powder berpengaruh terhadap sifat reologi dan filtration loss lumpur pemboran berbasis air. Konsentrasi optimum diperoleh pada penambahan 6 gr Tea Powder karena memberikan keseimbangan terbaik antara peningkatan sifat reologi dan penurunan filtration loss.