I Nyoman Tri Esaputra
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Pokdarwis Telaga Sari dalam Mengembangkan Keterampilan Komunikasi Bisnis dan Hospitality I Wayan Sadyana; Made Aryawan Adijaya; I Nyoman Tri Esaputra; I Gusti Agung Ayu Putu Listyana
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.103351

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui sektor pariwisata masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan keterampilan komunikasi bisnis, rendahnya penguasaan bahasa asing, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam promosi destinasi. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya saing dan keberlanjutan pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan melalui penguatan kapasitas komunikasi bisnis dan hospitality, workshop pemasaran digital, serta pendampingan manajemen pariwisata berbasis budaya lokal. Kegiatan ini menggunakan desain kualitatif partisipatif dengan model pemberdayaan berbasis masyarakat. Subjek kegiatan adalah 25 anggota Pokdarwis Telaga Sari Desa Wisata Pedawa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta pretest–posttest dengan instrumen berupa lembar observasi, pedoman wawancara, dan soal tes kompetensi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk data kualitatif dan analisis kuantitatif sederhana untuk membandingkan hasil pretest–posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan komunikasi, pemahaman hospitality, pengelolaan pemasaran digital, serta perbaikan manajemen usaha pariwisata. Dalam enam bulan setelah pelatihan, terjadi peningkatan interaksi media sosial yang ditandai dengan kenaikan jumlah pengikut, komentar, dan frekuensi unggahan promosi. Simpulan pengabdian ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif berbasis budaya lokal efektif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat kelembagaan desa wisata.
Peran Adat dan Persepsi Gender Menentukan Keterlibatan Perempuan Bali dalam Aktivitas Sosial Adat I Nyoman Tri Esaputra; I Gusti Agung Ayu Wulandari; She Fira Azka Arifin; I Gede Wahyu Suwela Antara
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v6i1.104800

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara idealitas kesetaraan gender dan kenyataan keterlibatan perempuan dalam aktivitas sosial adat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran adat dan persepsi gender terhadap keterlibatan perempuan dalam aktivitas sosial adat. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional kuantitatif, dengan subjek penelitian berupa perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial adat. Sampel ditentukan melalui proportional stratified random sampling, dan data dikumpulkan menggunakan angket berbasis skala Likert yang telah divalidasi melalui ahli dan uji reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, setelah memenuhi prasyarat analisis termasuk normalitas, multikolinearitas, dan homoskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran adat dan persepsi gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan perempuan, baik secara parsial maupun simultan. Perempuan yang memperoleh ruang peran dalam struktur adat dan didukung oleh persepsi masyarakat yang setara cenderung memiliki partisipasi lebih tinggi dalam aktivitas sosial adat. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa interaksi antara struktur budaya tradisional dan konstruksi sosial gender menjadi faktor utama dalam membentuk partisipasi perempuan. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya strategi pemberdayaan perempuan yang mempertimbangkan kedua aspek tersebut secara seimbang, sehingga perempuan dapat berkontribusi secara aktif dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat tanpa mengurangi nilai-nilai adat. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan teori partisipasi sosial dan kesetaraan gender berbasis budaya.