I Gusti Agung Ayu Wulandari
Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DITINJAU DARI PERAN ORANG TUA DALAM MENGONTROL PENGGUNAAN GADGET Dewa Ayu Widiyanti; I Gusti Agung Ayu Wulandari; I Wayan Wiarta
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v4i2.2493

Abstract

The development of technology makes gadget users not only come from adults but also children, who utilize gadgets in their daily activities. However, the use of gadgets among children without parental supervision has a negative influence on children, thus impacting their discipline, especially on children's learning discipline at school and home. This study aims to determine the discipline of student learning due to the use of gadgets in daily life and the role of parents in controlling the use of gadgets in grade IV students of Elementary School Cluster III, Susut District, Bangli Regency. This research uses a qualitative approach with a descriptive type of research. The subjects in this study were as many as ten parents and grade IV elementary school students in Elementary School Cluster III, Susut District, Bangli Regency. Data collection uses non-test methods through questionnaires, interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques use descriptive qualitative and statistical analysis techniques. The results of data analysis in this study showed a percentage of 38.58% in student learning disciplines with low categories. Meanwhile, the results of data analysis on the role of parents in controlling the use of gadgets showed a percentage of 39.37% where these results were categorized as low category.
Media Komik Digital Berbasis Problem Based Learning Muatan IPA (Ekosistem) Kelas V Sekolah Dasar I Dewa Ayu Tria Waisakanitri; Ni Nyoman Ganing; I Gusti Agung Ayu Wulandari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.58651

Abstract

Kurangnya pemanfaatan media penunjang pembelajaran berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang sudah dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media komik digital berbasis problem based learning pada muatan IPA (ekosistem) kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE terdiri dari analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, serta evaluasi. Subjek uji pada penelitian pengembangan ini terdiri dari 1 ahli isi/materi pelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 orang siswa untuk uji coba perorangan, dan 9 orang siswa untuk uji coba kelompok kecil. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil uji ahli rancang bangun sebesar 90,9% (sangat baik), uji ahli isi/materi pelajaran sebesar 93,3% (sangat baik), uji ahli desain pembelajaran sebesar 90,9%, uji ahli media pembelajaran sebesar 90% (sangat baik), uji coba perorangan sebesar 95,83% (sangat baik), dan uji coba kelompok kecil 91,1% (sangat baik). Berdasarkan hasil uji-t diperoleh nilai thitung sama dengan 3,69, sedangkan ttabel dengan taraf signifikansi 5% diperoleh hasil sebesar 2,021. Hal ini berarti thitung lebih dari ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media komik digital berbasis model problem based learning efektif diterapkan pada muatan IPA (ekosistem) kelas V.
Video Kenampakan Alam Berbasis Kearifan Lokal sebagai Media Pembelajaran bagi Siswa Siswa Sekolah Dasar Made Yuni Candrasiwi; I Komang Ngurah Wiyasa; I Gusti Agung Ayu Wulandari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i2.60956

Abstract

Minimnya pemanfaatan media, teknologi, dan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media video pembelajaran pada muatan IPS materi kenampakan alam berbasis kearifan lokal di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Metode pengumpulan data yaitu kuesioner dan tes. Subjek penelitian yaitu para ahli dan siswa kelas V. Uji coba produk meliputi uji ahli (ahli rancang bangun, ahli isi mata pelajaran, ahli desain intruksional, dan ahli media), uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji efektivitas. Analisis yang digunakan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian didapatkan persentase 90% untuk rancang bangun, 90% ahli isi, 92% ahli desain, 90% ahli media, 93% uji perorangan, dan 95% kelompok kecil. berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa nilai thitung  sama dengan 6,574 sedangkan ttabel dengan taraf signifikasi 5% dengan dk sama dengan 62 diperoleh ttabel sebesar 1,990 hal ini berarti thitung  lebih dari ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran kenampakan alam berbasis kearifan lokal dinyatakan valid, praktis, efektif, dan layak diterapkan pada muatan IPS untuk siswa kelas V sekolah dasar.
Steam-Based Interactive Teaching Media in IPS Lessons for V SD Students Ni Putu Ashya Paramitha Sari; I Gusti Agung Ayu Wulandari; Gusti Ngurah Sastra Agustika
Journal of Innovation and Learning Vol. 1 No. 1 (2022): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jil.v1i1.44996

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran IPS karena media ajar yang tersedia sangat terbatas. Didalam pembelajaran jarak jauh seperti ini sangat diperlukannya media ajar yang interaktif dan dapat meningkatkan pembelajaran yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media ajar interaktif berbasis STEAM pada pelajaran IPS siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang ahli isi mata pelajaran, 1 orang ahli desain dan media pembelajaran dan siswa kelas V yang berjumlah 25 orang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes yaitu tes objektif dan non tes yaitu angket kuisioner. Hasil penelitian didapatkan dari hasil uji ahli isi mata pelajaran yaitu 89.58%, uji desain pembelajaran 96.42%, uji ahli media pembelajaran 93.75%. uji perorangan 92.5%, uji kelompok kecil 91.66%, dan uji lapangan 86.1%. Dari hasil penelitian, media ajar berbasis STEAM baik digunakan dalam pembelajaran IPS siswa kelas V SD. Penelitian ini menghasilkan media ajar interaktif berbasis STEAM untuk dapat meningkatkan pembelajaran yang baik.
Pengaruh Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak di TK Jembatan Budaya Ni Putu Mei Anggreni; I Wayan Widiana; I Gusti Agung Ayu Wulandari
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis anak di TK Jembatan Budaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kritis sejak usia dini sebagai salah satu keterampilan dasar dalam proses pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak pada kelas B di TK Jembatan Budaya yang berjumlah 34 anak, yang terdiri atas kelas B1 dan B2, masing-masing berjumlah 17 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji linearitas. Setelah data berdistribusi normal dan linier maka selanjutnya dilakukan analisis Somers’ d dengan bantuan program SPSS versi 22 untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel X terhadap Variabel Y. Berdasarkan hasil analisis Somers’ d diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dengan nilai koefisien sebesar 0,501 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis anak. Dengan demikian, penerapan Project Based Learning terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak di TK Jembatan Budaya.
STAD Learning Model Assisted by 3D Natural Features Learning Media on the Cognitive Competence Ni Kadek Michella Devayani; Kadek Suranata; I Gusti Agung Ayu Wulandari
International Journal of Natural Science and Engineering Vol. 10 No. 1 (2026): April - INPRESS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijnse.v10i1.111602

Abstract

The low cognitive competence in Science and Social Studies (IPAS) among elementary school students remains a significant issue, primarily caused by teacher-centered instruction, limited variation in teaching methods, and the minimal use of concrete learning media. These conditions make it difficult for students to understand abstract concepts, particularly those related to natural landscape features. This study aimed to examine the effect of the Student Teams Achievement Divisions (STAD) learning model assisted by 3D Natural Landscape Features learning media on students' cognitive competence in IPAS. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental pretest–posttest control group design. The participants were fourth-grade elementary school students assigned to an experimental group and a control group. Data were collected through multiple-choice tests and analyzed using descriptive and inferential statistics. The results revealed a significant difference in mean scores between the experimental group (85.5) and the control group (67.2), indicating a substantial improvement in the cognitive competence of students who received instruction through the STAD learning model supported by 3D Natural Landscape Features learning media. The mean difference of 18.3 points reflects a meaningful academic gain, suggesting that the instructional intervention had a strong positive impact on students’ mastery of IPAS concepts. It can be concluded that the STAD learning model assisted by 3D Natural Landscape Features learning media is effective in enhancing the cognitive competence of elementary school students in IPAS learning.
Peran Adat dan Persepsi Gender Menentukan Keterlibatan Perempuan Bali dalam Aktivitas Sosial Adat I Nyoman Tri Esaputra; I Gusti Agung Ayu Wulandari; She Fira Azka Arifin; I Gede Wahyu Suwela Antara
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v6i1.104800

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara idealitas kesetaraan gender dan kenyataan keterlibatan perempuan dalam aktivitas sosial adat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran adat dan persepsi gender terhadap keterlibatan perempuan dalam aktivitas sosial adat. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional kuantitatif, dengan subjek penelitian berupa perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial adat. Sampel ditentukan melalui proportional stratified random sampling, dan data dikumpulkan menggunakan angket berbasis skala Likert yang telah divalidasi melalui ahli dan uji reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, setelah memenuhi prasyarat analisis termasuk normalitas, multikolinearitas, dan homoskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran adat dan persepsi gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan perempuan, baik secara parsial maupun simultan. Perempuan yang memperoleh ruang peran dalam struktur adat dan didukung oleh persepsi masyarakat yang setara cenderung memiliki partisipasi lebih tinggi dalam aktivitas sosial adat. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa interaksi antara struktur budaya tradisional dan konstruksi sosial gender menjadi faktor utama dalam membentuk partisipasi perempuan. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya strategi pemberdayaan perempuan yang mempertimbangkan kedua aspek tersebut secara seimbang, sehingga perempuan dapat berkontribusi secara aktif dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat tanpa mengurangi nilai-nilai adat. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan teori partisipasi sosial dan kesetaraan gender berbasis budaya.