Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Relationship Between Mothers' Knowledge Level and Community Nurse Support with the Incidence of Stunting in Early Childhood Rismanudin; Fitrah Ramadani; Ismiati Hi. yusuf; Fitria M radjak; Fani Fionita; Wahyuni
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 5 No. 1 (2026): March-August
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v5i1.1960

Abstract

Stunting is still a major health issue that influences children’s physical growth and development in Indonesia. Insufficient maternal knowledge and inadequate support from community nurses are factors that may increase the risk of stunting among young children. This study aimed to analyze the relationship between maternal knowledge and community nurse support with stunting incidence in early childhood. A quantitative cross-sectional design was applied involving 42 respondents selected through simple random sampling. Data collection used questionnaires and anthropometric measurements of height-for-age. Statistical analysis was performed using the Chi-Square test. The findings revealed that 38.1% of children were stunted, while 61.9% had normal growth status. Significant associations were identified between maternal knowledge and stunting occurrence, as well as between community nurse support and stunting incidence. Better maternal understanding and stronger nurse support were associated with lower stunting rates. Health education and community nursing services should therefore be strengthened to reduce stunting prevalence.
Gerakan Cegah Hipertensi melalui Pemeriksaan Tekanan Darah dan Konseling Kesehatan Rismanudin Rismanudin; Suparman Suparman; Indiriadi Indiriadi; Muhammad Evendi Halulanga; Ernawati Ernawati; Cicci Chairunisa Masum; Fani Fionita; Wahyuni Wahyuni; Wiwiek Hidayati Jaya
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i3.925

Abstract

Introduction: Hypertension is a major public health problem that often occurs without symptoms and may cause serious complications such as stroke, heart disease, and kidney failure. Low awareness of regular blood pressure monitoring contributes to delayed detection and treatment. Objective: This community service program aimed to improve public knowledge regarding hypertension, conduct early detection through blood pressure screening, and encourage healthy lifestyle practices. Method: The program used promotive, preventive, educational, and direct screening approaches among adults and older adults. Activities included registration, pre-test, blood pressure examination, health education, individual counseling, post-test, and program evaluation. Result: The program involved 65 participants consisting of 40 women and 25 men. Blood pressure examination showed that 43.1% had normal blood pressure, 30.8% were pre-hypertensive, and 26.1% had grade 1–2 hypertension. Participants demonstrated improved understanding of hypertension prevention and expressed willingness to adopt healthier lifestyles. Conclusion: Blood pressure screening and health counseling effectively improved early detection, knowledge, awareness, and healthy lifestyle behaviors related to hypertension prevention.
Program Edukasi dan Skrining Tekanan Darah dalam Pencegahan Hipertensi di Desa Palakka Rahmat Hidayat; Faisal; Robertus Masyhuri; Fani Fionita; Regina Margaretha Lefteuw
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7651

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Penyakit ini dikenal sebagai silent killer karena sering kali tidak menunjukkan gejala hingga terjadi komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung koroner, gagal ginjal, dan kematian. Tingginya prevalensi hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, merokok, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan dan deteksi dini hipertensi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi, faktor risiko, pencegahan, serta deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah di Desa Palakka. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 82 peserta yang terdiri atas 35 laki-laki dan 47 perempuan. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan tentang hipertensi, penyuluhan faktor risiko hipertensi, skrining tekanan darah, konseling hasil pemeriksaan, dan pembagian media edukasi kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 61,4 sebelum edukasi menjadi 84,2 setelah edukasi. Hasil skrining tekanan darah menunjukkan bahwa 34 peserta (41,5%) memiliki tekanan darah normal, 26 peserta (31,7%) termasuk kategori pra hipertensi, dan 22 peserta (26,8%) termasuk kategori hipertensi. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi dan mendukung deteksi dini tekanan darah tinggi. Edukasi kesehatan dan skrining tekanan darah dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam mendukung pengendalian hipertensi berbasis masyarakat.