Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Peluang dan Ancaman Ekspor Kacang Hijau: Studi Kasus Indonesia dan Filipina Tahun 2025 Anisa Fitriani
Journal of Business Economics and Management | E-ISSN : 3063-8968 Vol. 3 No. 1 (2026): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the opportunities and threats of mung bean export from Indonesia to Filipina in 2025. Mung bean is a strategic agricultural commodity with high nutritional and economic value, contributing to both domestic consumption and international trade. This research applies a descriptive method using a mixed approach, combining quantitative data from Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian and qualitative analysis through literature review. The findings reveal that the Philippines presents significant export opportunities due to high domestic demand, limited local production, and growing food consumption, supported by regional cooperation within ASEAN, geographical proximity, and similar consumption patterns. However, challenges such as intense competition from other exporting countries, non-tariff barriers, price sensitivity, and inefficiencies in Indonesia’s supply chain remain critical constraints. In addition, global price fluctuations and changing trade policies contribute to export uncertainty. Therefore, improving productivity, product quality, supply chain efficiency, and market diversification is essential to enhance Indonesia’s competitiveness and sustain its agricultural exports in the regional market.
Manajemen Risiko Valuta Asing melalui Rekayasa Finansial: Studi Kasus Kerugian Kurs PT Garuda Indonesia Muhamad Syahwildan; Anisa Fitriani; Wini Nur Optaviani; Aminah Aminah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan nilai tukar valuta asing merupakan sumber risiko keuangan utama bagi perusahaan yang menjalankan aktivitas internasional, termasuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang memiliki eksposur valuta asing tinggi pada pendapatan, biaya operasional, dan kewajiban pembiayaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan risiko nilai tukar melalui rekayasa finansial dengan mengidentifikasi berbagai bentuk exposure serta dampak fluktuasi kurs terhadap kerugian selisih kurs. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa depresiasi nilai tukar domestik meningkatkan beban dan kewajiban valuta asing sehingga menekan kinerja keuangan. Penerapan instrumen rekayasa finansial mampu mengurangi volatilitas dan risiko nilai tukar, meskipun belum mencakup seluruh eksposur. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen risiko valuta asing yang terstruktur dan berkelanjutan.
Analisis Peluang, Ancaman, dan Solusi Perdagangan Internasional Indonesia di Sektor Perkebunan (Studi Kasus Indonesia dan China) Anisa Fitriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdagangan internasional Indonesia, khususnya ekspor komoditas perkebunan ke China, memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian dan pendapatan negara. China menjadi salah satu pasar utama karena tingginya kebutuhan bahan baku industri dan pangan, dengan kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) sebagai komoditas unggulan yang permintaannya terus meningkat di pasar global. Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan ekspor CPO ke China didukung oleh ketersediaan sumber daya, biaya produksi yang relatif efisien, serta kerja sama perdagangan seperti ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) yang mempermudah akses pasar. Namun, ekspor kelapa sawit juga menghadapi berbagai tantangan, seperti standar kualitas yang semakin ketat, isu lingkungan, fluktuasi harga global, dan persaingan dengan negara lain. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis berupa peningkatan kualitas produk, pemenuhan standar keberlanjutan, pengembangan produk turunan, serta penguatan kerja sama perdagangan agar Indonesia dapat tetap bersaing dan memanfaatkan peluang secara optimal.
Dari Sampah Menjadi Berkah melalui Gerakan Sedekah Sampah Berbasis SDGs untuk Mewujudkan Lingkungan Berkelanjutan Sri Wahyuningsih; Anisa Fitriani; Dika Febrianto; Deni Sasmita Nugraha; Eka Maulana; Sutisno .; Indra Permana; Nani Sa’idatul Maulida; Andreas Fajar Purba; Damar Reymoza; Syalaysha Sekar Al Fatiha; Fuzi Febriani; Nanda Anggria Rahayu; Seni Aprilia; Nabila Nurfitria; Cherisa Zirly Fera
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 4 No 1 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Household waste with resale value in Kampung Pasir Randu RT 006/RW 003, Sukasari Village, Serang Baru Sub-district, has not yet been managed in an organised manner. Plans to establish a conventional waste bank have been hampered by the lack of suitable storage facilities, meaning residents have had to rely on garages or makeshift empty buildings, even though such facilities are crucial to the sustainability of waste management. These constraints on land and budget have led to the need for a more streamlined management model, one that can operate without large-scale facilities whilst still fostering community participation. This issue has become increasingly urgent because final disposal sites frequently receive unsorted waste due to weaknesses in the upstream system; consequently, a participatory model based on neighbourhood units (RTs) has become an urgent priority that requires an immediate response, whilst also serving as a tangible manifestation of the Tri Dharma of Higher Education in community service. This community service initiative aims to design and implement a waste-for-charity model that is adaptable to the limited resources and budget in Pasir Randu Village, to encourage residents’ participation in sorting and collecting waste of economic value, and to evaluate the effectiveness of this scheme as an alternative to conventional waste banks. The method used was descriptive qualitative research employing a participatory action research approach, with Community Service Programme (KKN) students acting as facilitators who supported residents from problem identification through to evaluation. Data was collected through participatory observation, interviews and documentation, covering seven stages ranging from problem identification, scheme formulation, coordination with vendors, community outreach and education, determination of collection points, Excel-based record-keeping and a trial of collective sales, to final evaluation and documentation. The targeted outcomes include the establishment of a waste-for-charity model based on collection points without permanent storage facilities; the agreement of waste criteria and prices with vendors; increased active participation by residents in sorting and collecting waste; the provision of a transparent and easily replicable Excel recording system; and the completion of at least one collective sales transaction. This initiative also aims to produce a final report and a scientific article to serve as material for evaluating sustainability and as a basis for replicating the programme in other RT/RW areas facing similar constraints in terms of facilities.